UM Turun Menjadi Peringkat 19 Indonesia Menurut LCWCU

Pada tanggal 31 Juli 2009 Webometrics menempatkan UM pada peringkat ke-13 Indonesia. Tanggal 24 September 2009, Learning Center for Word Class University (LCWCU) menghitung menurut metode Webometrics dan menghasilkan bahwa UM turun menjadi peringkat 19 Indonesia.

Metode Webometrics yang digunakan sebagai berikut.

  1. Memperoleh indikator size ((jumlah halaman) dari mesin pencari Google (google.com), Yahoo (siteexplorer.search.yahoo.com), Bing (bing.com), dan Exalead (exalead.com/search). Untuk setiap mesin pencari, hasilnya dinormalisasi ke 1 terhadap nilai tertinggi. Untuk setiap domain, hasil yang tertinggi dan terendah dibuang, kemudian dirata-ratakan.
  2. Memperoleh indikator visibility (jumlah link dari luar) dari mesin pencari Yahoo (siteexplorer.search.yahoo.com). Hasilnya dinormalisasi ke 1 terhadap nilai tertinggi.
  3. Memperoleh indikator rich files (dokumen) dari mesin pencari Google (google.com) untuk file  bertype .pdf,  .ps,  .doc, dan .ppt. Hasilnya dijumlahkan kemudian dinormalisasi ke 1 terhadap nilai tertinggi.
  4. Memperoleh indikator scholar (jumlah karya ilmiah) dari Google Scholar (scholar.google.com) dengan pilihan tahun mulai 1990. Hasilnya dinormalisasi ke 1 terhadap nilai tertinggi.
  5. Menghitung jumlah nilai dengan cara: 20% x size + 50% x visibility + 15% x rich files + 15% x scholar. Kemudian membuat peringkat dari besar ke kecil menurut jumlah nilai.

Hasil penerapannya untuk 50 perguruan tinggi Indonesia sebagai berikut.

Sep-09 Jul-09 TOP 50 INDONESIA
1 1 Universitas Gadjah Mada ugm.ac.id
2 2 Institut Teknologi Bandung itb.ac.id
3 4 Universitas Petra petra.ac.id
4 3 Universitas Indonesia ui.ac.id
5 5 Universitas Gunadarma gunadarma.ac.id
6 6 Universitas Sebelas Maret uns.ac.id
7 7 Universitas Airlangga unair.ac.id
8 8 Institut Teknologi Sepuluh Nopember its.ac.id
9 9 Institut Pertanian Bogor ipb.ac.id
10 12 Universitas Diponegoro undip.ac.id
11 16 Universitas Islam Indonesia uii.ac.id
12 18 Universitas Mercu Buana mercubuana.ac.id
13 11 Universitas Muhammadiyah Surakarta ums.ac.id
14 17 Universitas Padjadjaran unpad.ac.id
15 29 Universitas Sriwijaya unsri.ac.id
16 26 Universitas Negeri Lampung unila.ac.id
17 10 Universitas Brawijaya brawijaya.ac.id
18 14 Universitas Pendidikan Indonesia upi.edu
19 13 Universitas Negeri Malang um.ac.id
20 22 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta umy.ac.id
21 30 Universitas Bina Nusantara binus.ac.id
22 21 Universitas Udayana unud.ac.id
23 38 Universitas Negeri Semarang unnes.ac.id
24 31 Universitas Sumatera Utara usu.ac.id
25 25 Universitas Negeri Yogyakarta uny.ac.id
26 15 STT Telkom stttelkom.ac.id
27 20 Universitas Hasanuddin unhas.ac.id
28 19 Electronic Engineering Polytechnic Institute Sur. eepis-its.edu
29 24 Universitas Jember unej.ac.id
30 35 Universitas Riau unri.ac.id
31 32 Universitas Kristen Duta Wacana ukdw.ac.id
32 27 Universitas Katolik Parahyangan unpar.ac.id
33 23 Universitas Atmajaya Yogyakarta uajy.ac.id
34 34 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya atmajaya.ac.id
35 33 Universitas Budi Luhur bl.ac.id
36 Universitas Ahmad Dahlan uad.ac.id
37 39 Universitas Kristen Maranatha maranatha.edu
38 Universitas Surabaya ubaya.ac.id
39 28 Universitas Paramadina paramadina.ac.id
40 37 Universitas Sanata Darma usd.ac.id
41 Universitas Jenderal Soedirman unsoed.ac.id
42 Universitas Trisakti trisakti.ac.id
43 Universitas Andalas unand.ac.id
44 Universitas Negeri Padang unp.ac.id
45 Institut Sains dan Teknologi Akprind akprind.ac.id
46 Universitas Muhammadiyah Malang umm.ac.id
47 Universitas Komputer Indonesia unikom.ac.id
48 Universitas Dian Nuswantoro dinus.ac.id
49 Universitas Negeri Jakarta unj.ac.id
50 Universitas Negeri Makassar unm.ac.id
  • Universitas Gadjah Mada tetap peringkat 1, Institut Teknologi Bandung tetap peringkat 2.
  • Universitas Petra naik ke peringkat 3 (sebelumnya 4).
  • Universitas Indonesia turun ke peringkat 4 (sebelumnya 3).
  • Universitas Gunadarma tetap di peringkat 5, Universitas Sebelas Maret tetap di peringkat 6, Universitas Airlangga tetap di peringkat 7, Institut Teknologi Sepuluh Nop tetap di peringkat 8, Instutut Pertanian Bogor tetap di peringkat 9.
  • Universitas Diponegoro naik ke peringkat 10 (sebelumnya 12).
  • Universitas Islam Indonesia naik ke peringkat 11 (sebelumnya 16).
  • Universitas Mercubuana naik ke peringkat 12 (dari 18) karena kerja kerasnya dalam menambah rich files.
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta turun ke peringkat 13 (sebelumnya 11).
  • Universitas Padjadjaran naik ke peringkat 14 (sebelumnya 17).
  • Universitas Sriwijaya naik ke peringkat 15 (sebelumnya 29) karena kerja kerasnya dalam menambah scholar.
  • Universitas Negeri Lampung naik ke peringkat 16 (sebelumnya 26).
  • Universitas Brawijaya turun ke peringkat 17 (sebelumnya 10).
  • Universitas Pendidikan Indonesia turun ke peringkat 18 (sebelumnya 14).
  • Universitas Negeri Malang turun ke peringkat 19 (sebelumnya 13). Ada penambahan scholar tetapi tidak sanggup mempertahankan peringkat.
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta turun ke peringkat 20 (sebelumnya 22).
  • Universitas Bina Nusantara naik ke peringkat 21 (sebelumnya 30) karena kerja kerasnya dalam menambah rich files.
  • Universitas Udayana turun ke peringkat 22 (sebelumnya 21).
  • Universitas Negeri Semarang naik ke peringkat 23 (sebelumnya 38) karena kerja kerasnya dalam menambah rich files.
  • Universitas Sumatera Utara naik ke peringkat 24 (sebelumnya 31) karena kerja kerasnya dalam menambah size, visibility, dan rich files.
  • Universitas Negeri Yogyakarta tetap di peringkat 25.
  • STT Telkom turun ke peringkat 26 (sebelumnya 15).
  • Universitas Hasanuddin turun ke peringkat 27 (sebelumnya 20).
  • Electronic Engineering Polytechnic Institute Surabaya turun ke peringkat 28 (sebelumnya 19).
  • Universitas Jember turun ke peringkat 29 (sebelumnya 24).
  • Universitas Riau naik ke peringkat 30 (sebelumnya 35).
  • Universitas Kristen Duta Wacana naik ke peringkat 31 (sebelumnya 32).
  • Universitas Katolik Parahyanganturun ke peringkat 32 (sebelumnya 27).
  • Universitas Atmajaya Yogyakarta turun ke peringkat 33 (sebelumnya 23).
  • Universitas Katolik Indonesia Atmajaya tetap di peringkat 34.
  • Universitas Budi Luhur turun ke peringkat 35 (sebelumnya 33).
  • Universitas Ahmad Dahlan masuk ke peringkat 36 (sebelumnya tidak masuk).
  • Universitas Kristen Maranatha naik ke peringkat 37 (sebelumnya 39).
  • Universitas Surabaya masuk ke peringkat 38 (sebelumnya tidak masuk).
  • Universitas Paramadina turun ke peringkat 39 (sebelumnya 28).
  • Universitas Sanata Darma dan STMIK Amikom keluar dari 39 besar.

Rincian hasil perhitungan dapat dilihat pada situs Learning Center for Word Class University.

Malang, 24 September 2009

Johanis Rampisela (Learning Center for World Class University)

6 comments to UM Turun Menjadi Peringkat 19 Indonesia Menurut LCWCU

  • tanpa update info dari pak jo, mungkin peringkat UM akan lebih anjlok. dari info itu setidaknya memacu kita dan agar kita selalu waspada. dukungan dari pimpinan dan sivitas UM sangat diharapkan…. ayo terus berjuang!!!

  • Muladi

    Seperti berkali-kali saya ungkapkan dalam berbagai forum baik dengan unsur pimpinan di tingkat universitas, fakultas, maupun unit bahwa pengembangan situs web UM adalah tanggung jawab bersama. Berkembang dan tidaknya situs ini tergantung dari kontribusi dari kita semua. Pusat TIK mempersiapkan sarana dan prasarana, fakultas/lembaga/biro/unit kerja berkontribusi dalam penyediaan data/informasi/konten dan mengunggahnya ke tempat yang telah disediakan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah sisi pembiayaan yang diperlukan untuk melakukan itu semua. Keberpihakan UM dalam pengembangan situs web dalam rangka menuju WCU tercermin salah satunya dari seberapa banyak dana yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan ini, “jer basuki mawa beya”.
    Terima kasih Pak Dawud dan Pak Darmono atas dukungan dan masukannya, mudah-mudahan ke depan kegiatan pengembangan ini dapat lebih terpadu dan sinergi.

  • Benar Prof. Dawud, ada beberapa unit yang baru mulai berkontribusi dan punya kegunaan dan potensi besar yaitu Kemahasiswaan, Pendidikan dan Kerja Sama, Arsip, tetapi memang masih banyak yang belum berkontribusi dan belum mantap. Saya juga sudah menemukan cara untuk meningkatkan visibility Pak, sudah diuji dan berhasil, perlu dilakukan oleh pengelola internal, nanti akan segera saya informasikan ke Bapak. ULCWCU UM (Learning Center for World Class University of UM) sudah menganalisis tentang sumbangan setiap unit dalam hal webometrics. Bisa dilihat di tulisan “Kontribusi Unit UM dalam Webometrics (25 September 2009)”. Saya mendukung adanya forum pertemuan tersebut Pak, LCWCU siap menyampaikan kontribusi unit dalam setiap pertemuan.

  • Infor dari Pak Jo secara “real time” tentang peringkat web UM ala webo sangat bermanfaat. Peningkatan peringkat sebelumnya dan penurunan peringkat saat ini merupakan indikasi bahwa isian web UM dan subunitnya belum mantap. Pertama, ketidakmantapan itu mungkin disebabkan oleh pengisian web subunit yang belum konsisten dan belum terdistribusi dengan baik. Untuk itu, pemberdayaan pengisian oleh subunit secara konsisten perlu ditingkatkan. Diharapkan, setiap elemen di UM ini dapat berperan sebagai “kontributor” isian web UM. Kedua, semua pengelola web UM perlu memfokuskan diri pada isian yang dapat meningkatkan peringkat itu, setidaknya, tiga indikator sangat bergantung pada kita, pengelola internal, yakni peningkatan size, rich files, dan scholar.
    Saya usul, unsur RAPIM UM dan pengelola bertemu dalam suatu forum: kerja bareng saja. Situs subunit X ditampilkan, kemudian dibahas singkat, disarankan untuk diisi ini dan atau itu. Bahan-bahan yang sudah ada disiapkan, diisikan. Ini kita lakukan dalam jangka waktu 6 bulan, sebulan sekali, cukup 2–3 jam. Jika sudah OK, setelah 6 bulan, biar pengelola mengembangkan sendiri lebih lanjut. Bagaimana Pak JO, setuju?

  • Betul Pak Darmono, kita semua harus segera bekerja bahu-membahu. Yang penting bekerja dan kemudian mengadakan perbaikan. Gunakan dulu dana talangan, kalau menunggu terus, saya kuatir … sampai Desember 2009 nanti belum ada yang dikerjakan, Januari 2010 sudah diperingkat lagi. Saya sudah membuat apa yang harus dikerjakan dan sudah dimulai … nilai bonus pekerjaan sudah ditetapkan, visibility mulai dikerjakan, rich files sudah mulai dimasukkan, scholar tanggung jawabnya Pak Dar (sejauh ini cuma scholar yang terus bertambah secara signifikan Pak, selamat atas pekerjaan UPT Perpustakaan) … uang muka untuk pekerjaan tertentu sudah diserahkan. Setuju Pak, bekerja dan terus bekerja …

  • Salut tuk Pak Jo yang terus dan selalu mengawal peringkat webometrics UM. Informasi ini memang tidak mengejutkan ya Pak. Seperti diskusi informal kita beberapa waktu yang lalu Pak, kita berkesimpulan bahwa peringkat 13 UM untuk WCU versi webometrics memang belum aman. Karena sebaran nilai dari 4 kriteria webo release Juli 2009, UM hanya kuat di Scholar. Sementara itu untuk 3 kriteria yaitu size, visibility dan rich files kita masih perlu peningkatan. Mari Pak Jo, Pak Muladi, dan jajarannya, dan tentunya secara bersama-sama seluruh lini di UM, kita perlu bahu-membahu untuk terus meningkatkan nilai 3 kriteria terakhir tersebut.

    Sepertinya kita juga perlu “mengintip” apa yang telah dilakukan PT lain untuk peningkatan peringkat webo. Seperti Petra, Unsri dan Unila, ketiga PT ini bisa melejit dengan cepat dan konsisten. Hasil sementara ketiga PT tersebut bisa kita lihat dari hasil pantauan Pak Jo.

    Pak Mul, Pak Jo …. Berkarya dan terus berkarya, “sasanti” UM ini semoga terus memberi inspirasi kepada kita untuk … bekerja dan terus bekerja ….

    Salam
    Darmono

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.