Mengapa S2?

Sebenarnya isu tentang seorang dosen harus memiliki kualifikasi S2 (akademik) telah lama dibincangkan. Di negara-negara yang lebih maju, bahkan katakanlah di negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, sejak lama para pengajar universitas harus bergelar S2 akademik.

Mengapa dosen harus memiliki kualifikasi minimum S2 (sebagaimana tertuang di dalam Undang-undang RI tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pasal 46 ayat 2)? Karena peningkatan mutu mahasiswa harus terus ditingkatkan semakin baik dari tahun ke tahun. Adalah menyedihkan di kala kita ingin melakukan persaingan global, mutu mahasiswa dalam masa berpuluh tahun tidak meningkat untuk ukuran nasional apalagi berdasarkan ukuran internasional. Pada masa lalu, prinsip diadakannya Akta V adalah berdasarkan rumus: pengajar S1 haruslah dosen yang serendah-rendahnya berkualifikasi S1 + delta. Pada masa itu deltanya adalah Akta V. Masa sekarang, dengan lebih mudahnya mengakses pendidikan S2, maka delta itu tergantikan oleh pendidikan lanjut yang bernama S2 dan S3. Oleh sebab itu mau tak mau persyaratan untuk menjadi dosen terasa lebih berat bagi sarjana S1 karena mereka diharuskan memiliki gelar akademik minimum S2.

Tentulah bagi para ‘dosen’ yang memang benar-benar bertekad menjadi dosen (suatu bidang kerja yang mulia dan cukup tinggi kedudukannya di mata masyarakat), harus bersiap-siap berangkat melanjutkan studi mereka ke S2 dan kemudian terus ke S3. Perhatikan juga linearitasnya, yakni kompetensi ilmu yang diambil supaya linear dengan S1 dan seterusnya. Hal ini penting karena dosen pada puncak karir fungsionalnya adalah memperoleh gelar Profesor atau Guru Besar. Seorang Guru Besar tentu adalah akademisi senior yang jelas keahlian akademiknya di bidang ilmu tertentu yang juga harus jelas dan kuat akar ilmunya. Demikian, selamat menjadi dosen dan ilmuwan sejati. (MENGINGAT SEBENTAR LAGI UM AKAN MENGADAKAN TES CPNS UNTUK PARA CALON-CALON DOSEN).

13 comments to Mengapa S2?

  • pada akhirnya kualifikasi S2 tidak lagi menjadi hal yang aneh … cuma untuk jurusan tertentu (misal jurusan sastra jerman, sastra jawa) masih sangat langka sehingga kualifikasi S1 pun masih harus dipertimbangkan…

  • @Johanis Rampisela

    hehehe..
    Ampun deh pak.. ic pak
    kalau saya sih masih mendingan pak.. tuh ada papan pengumuman di gedung teknik yang baru menulis Fakultas tehnik (tulisan segede gaban masih salah), mestinya kan Teknik, pake k.. :)

    Ok pak, saya fa da fitur edit.. kalo ada pasti da ta edit Pak Jo

    btw, posting nunggu ketikan benar, ntar ane malah ga jadi posting lo..
    kaya mau KRIPSI aja :) )

    ganti aja pak peraturannya dengan “pake akhlak yang baik”

  • @syamsul
    CATATAN REDAKSI
    Kata “di” pada “di larang” bukan menunjuk tempat tetapi merupakan awalan karena itu ditulis “dilarang”.

  • @Cak Imam
    Entah kita nyadar atau tidak ..

    Sekarang malah ada fenomena baru..

    Gaji guru/dosen cukup tinggi.. akhirnya banyak ORANG KAYA yang menyarankan anaknya untuk memilih jurusan pendidikan (calon guru). Akhirnya yang dahulunya orang kaya banyak memilih jurusan kedokteran, teknik sekarang pun merambah untuk mempertahankan dinasti kekayaannya melalui jalur pendidikan.

    Masalahnya kalau kapasitas sebagai orang yang ekonominya mapan dan mempunyai hubungan erat dengan prestasi belajar, dipergunakan untuk bisnis.. :(

    Padahal dari jaman dulu guru merupakan pilihan kalangan menengah ke bawah..

    Jadi, orang miskin selain di larang sekolah, di larang sakit, sekarang di larang untuk kaya

  • Cak Imam

    Ilmu itu pada dasarnya “murah”, dahulu para pendahulu kita menuntut ilmu dengan biaya “murah” terciptalah generasi yang brillian, seperti disampaikan saudara Samsul: MAMPU melahirkan Ibnu Sina, Imam Maliki, Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi . Dengan kapitalisme sekarang ini diciptakan sistem bahwa yang kaya, yang punya duit, yang punya koneksi yang bisa sekolah. Diciptakannya “SBI” (Sekolah Bertarif Internasional). Jargon “sekolah itu butuh biaya” menjadi kedok untuk mencekik kalangan yang tidak mampu. Kalo gak punya duit jangan sekolah. Yang pasti sekarang ini “ijazah itu butuh biaya”.

  • Jeffry Handhika

    Konsep linieritas masih menjadi perdebatan sampai sekarang, ada yang menganut linieritas bidang keilmuan, linieritas mata kuliah, dan linieritas prodi (tergantung kebutuhan kampus). Terkait matematika yang mau ambil pendidikan matematika, menurut saya “go ahead” ada matrikulasi nanti.

  • afrina

    Jika kita ingin mengambil kuliah S2 ilmu yang diambil harus linear harus dengan S1. Yg mau saya tanyakan jika kita pada saat kuliah S1 mengambil murni dan S2 mengambil pendidikan apakah bisa???
    Contoh : S1 Matematika dan S2 mengambil Pendidikan Matematika. Mohon bantuannya!!!

  • Saya senang jika UM memberikan kesempatan & prioritas kepada Alumni S1 UM untuk mengikuti S2 di UM. Tapi mengapa UM justru membatasi dengan usia 35 th untuk S2? Yang perlu dipikirkan UM itu adalah alumni yang dari UM utamanya yang masih GTT. Kalau GTT ditinggal S2, keluarga yang di rumah mau dikasih makan apa?

  • Nice Info..

    Btw, cuma pertanyaan saya, kenapa tatkala pendidikan masih murah bahkan dikatakan gratis asal murid mau menerima apa adanya MAMPU melahirkan Ibnu Sina, Imam Maliki, Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi dan banyak tokoh terdahulu dengan karyanya yang mengagumkan tidak terjadi pada masa sekarang yang notabene lebih maju, lebih hebat dan lebih segalanya dibandingkan sistem yang orang dahulu pakai. Tanya mengapa? Karena uang tidak ada di kepala mereka kali.. :( (

    Makan tu persaingan global

  • Ngangsu Kaweruh

    Pak Martin Kapan “Living Cost” mhs S2 kerjasama depag 2009, diberikan. Kami yang mahasiswa berasal dari guru honorer sudah gelisah nie pak. Uang saku yang dibawa dari Kampung sudah habis, Mau cari utangan bingung dg siapa… Lagian kami di sini nggak ada sanak saudara. Mohon Pak Martin, segera pak ditindak lanjuti permohonan kami ini.
    Terima kasih.

  • Karena trus mengejar ilmu :)
    Ilmu itu penting sekali cuma untuk mendapatkan membutuhkan ongkos yang mahal :(

  • mohammad

    Mengapa S2? Saya berharap jawabannya bukan karena kita akan mengajar S1 atau bukan karena kita malu dg title S1 kita, atau bukan juga karena kalau sekolah S2 kita akan tampak lebih berwibawa terhadap mahsiswa dan juga bukan karena sebagai syarat jadi dosen, percuma kalo jawabannya seperti itu, karena yang dibutuhkan para mahasiswa bukan itu tapi sebuah ilmu, ilmu baru, ilmu yang berkembang.percuma nantinya apabila S2 ,S3, dan S4 tapi tidak bisa membantu para mahasiswa untuk berkembang dan kreatif… Karena di sinilah letak sesungguhnya tugas dari seorang guru atau dosen.

Leave a Reply

  

  

  


*

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Aturan Rubrik

Sampaikan pendapat/ide/saran/layanan/kegiatan tentang UM yang sesuai dengan Aturan Rubrik

Komentar Terbaru

  • BAKAL CALON REKTOR (12)
    • Aisyah Amini: sebagai Mahasiswa, saya berharap untuk kedepannya. UM sebagai universitas yang saat ini unggul dalam mencetak tenaga pendidik profesional, dapat dipimpin oleh seorang rektor yang...
    • Lia Dwi Kristanti: Menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal mudah, karena selain tanggung jawab yang berat, seorang pemimpin sejati harus memiliki tiga kompetensi dasar yang menjadikan seorang...
    • Fitria Anike WIdyawati: Calon Rektor UM ke depannya harus bisa menerapkan kepemimpinan visioner dengan kriteria yaitu: 1. Berwawasan ke masa depan Pemimpin yang mempunyai pandangan yang jelas...
    • FITRIANI HAVIVAH: Nilai keunggulan suatu lembaga pendidikan tinggi sangat bergantung pada kepemimpinan visioner yang harus ada pada jiwa seorang Rektor. Hal tersebut jika dikaitkan dengan visi UM...
    • Cerita Lucu: Saya sependapat seperti mas andrew “Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan...
    • Andrey: Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan kampus bukan karena nyari fulus. Rektor yang...
    • Achmad Supriyanto: Universitas Negeri Malang (UM) adalah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang seharusnya bercirikan antara lain religius, ilmiah, edukatif, dan selalu menggunakan pendekatan...
    • Noor Farochi: Betul pak @ekowahyus… utamanya pada poin 2. semakna dengan maksud tulisan saya
    • budiarto: semua yang disampaikan diatas, saya sangat setuju sekali. Rektor seperti apa yang harus jadi Rektor ? adalah Rektor yang tidak lagi menjadi bagian dari golongan-golongan tertentu,...
    • ekowahyus: Menurut saya…. 1. Memang betul, prinsip tidak memberikan jabatan kepada yang meminta adalah pedoman karena boleh jadi MEMINTA karena mengharapkan sesuatu. 2. Konteks PILREK dengan...
    • mujahidin akbar: Rektor mendatang harus berorientasi melayani, meninggalkan kepentingan-kepentingan golongan dalam merumuskan kebijakan yang dapat menguntungkan bersama. Dalam mengemban tugas...
    • andriyan: Menurut saya bakal calon Rektor harus memenuhi kriteria: 1.Beriman dan Beramal Shaleh 2.Niat yang Lurus 3.Tidak Meminta Jabatan 4.Berpegang pada Hukum Allah 5.Memutuskan Perkara Dengan...
  • Mengapa wanita mudah kesurupan? (5)
    • satrio: klo ada yg blg bhw “siapa pun yg mengaku melihat arwah itu dusta”, mk ia telah mendustakan nabi saw yg melihat arwah d siksa dlm kubur lalu memberi pelepah kurma d atas kubur...
  • KHUTBAH JUM’AT: PEWARTA (1)
    • suhartono: Alhamdulillah tidak meleset apa yang disampaikan Pak Dawud,memang zaman sekarangpun tetap marak jangankan yang masih terhitung muda usianya bahkan yang tuapun bila berjalan tak cukup...
  • Dwi Cahyono: Masa Lalu Sebagai Pengalaman Baru (10)
    • Yudi Widodo: Mas Dwi, karena keterbatasan ilmuwan untuk memahami artefak masa lalu, sehingga muncul katagori prasejarah tatkala sandi & simbol tidak dapat difahami sebagai tulisan untuk...
  • Kekacauan Dunia Terjemahan (7)
    • Arul: Kalo untuk universitas Negeri Malang diterjemahkan The state University of Malang, karena Malang adalah nama dari sebuah kota dimana universitas tersebut berada,biasanya diterjemahkan seperti...
  • BAHASA AREMA YANG HAMPIR PUNAH (25)
    • tri wahyu: Salut buat ebes Djoko. menurut saya sekarang ini memang sudah sedikit kera ngalam yang memakai boso walikan. Memang perlu untuk segera dilestarikan, atau kalo perlu dibuatkan kamus boso...
  • Variabel pada Fotografi (1)
    • Lintas Fakta: informasi yang sangat berguna bagi kami yang photographer
  • LEMBUTKAN HATI DI USIA KRITIS (2)
    • kurniawan: ia benar kita harus permaaantap tiang agama,,,!
    • jasmine: usia kritis sebaiknya perbanyak ibadah , lebih baik kl dari usia muda, krn kita tak tahu umur kita :)
  • PERBEDAAN PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF (5)
    • Djarot: Puyeng ah… Gak ada bedanya tuh. Kadang-kadang dalam deskriptif juga memerlukan analisa data kualitatif. Ada yang lebih sederhana?
  • Hymne Universitas Negeri Malang (3)
    • Tiyayu Hanit: buat download mp3 mars dan hymne um dimana ya min? apa versi mp3nya belum ada ?
  • XANTHOSTEMON CHRYSANTHUS, POHON LINDUNG BERBUNGA (14) (1)
    • willy ginanjar: alangkah indahnya ciptaan tuhan ini ,, kita harus menjaganya jangan hanya bisa merusak
  • SEMOGA TIDAK ADA (LAGI) KEKERASAN DALAM PKPT (2)
    • Noor Farochi: Alhamdulillah…tks Pak, semoga berjalan dengan semestinya
    • dawud: PAK NOOR, INILAH BEBERAPA KETENTUAN PKPT UM 2013. DENGAN KETENTUAN INI, MESTINYA TIDAK ADA KEKERASAN DALAM PKPT UM 2013 INI. MARI KITA KAWAL BERSAMA-MASA • Seluruh kegiatan PKPT dilaksanakan...
  • UM JUARA UMUM MTQ MAHASISWA TINGKAT NASIONAL XIII TAHUN 2013 DI PADANG (5)
    • bona: Wooooow kalian keren banget! Selamat yaaa
    • Bona: Wow keren! Selamat buat semuanya!!
    • makanja: Selamat! Anda hebat! teruslah berprestasi, harumkan nama bangsa ini!!
    • Makanja: Selamat kepada para juara. Anda hebat! Teruslah berprestasi!!
    • Syamsi Riyadi: selamat buat UM, smoga bisa dipertahankan !!
  • Jurnal Terakreditasi (23)
    • dawud: Anda bisa hubungi Fakultas Sastra UM 0341567475
    • thresia: bagaimana cara berlangganan jurnal TEFLIN dan JIP bu?
  • CERMIN DIRI (4)
    • Noor Farochi: Hahahaha…. pak Kus, saya sudah mengusulkan untuk diberikan pasangan masing-masing shg nantinya bisa berkeluarga besar.
    • kusfian: Wah, Sebaiknya dua ayam jago yang dikurung di gedung A1 dan A2 di lepas saja pak noor, supaya jagonya juga memperoleh kebebasan dan berdoa yang baik.
    • suhartono: Memang ada yang berfikir seperti apa yang dikatakan Pak Noor, dan yang membuat orang salut adalah dia membuktikan ungkapan perasaannya dengan sering membeli burung murahan (setiap ada...
    • Noor Farochi: Wah… ini artinya mereka yang suka memlihara burung utk menikmati suara merdunya termasuk salah satu yang “membuat kerusakan di muka bumi”. Betapa tidak,…...
  • Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Guru non LPTK (1)
    • Ferry Firridla: Berarti lulusan sarjana hukum bisa jd guru PKn gitu… Atau lulusan prodi Geologi bs jd guru geografi gitu… Atau juga lulusan kedokteran, keperawatan, kebidanan bisa jadi...
  • APRIL ISTIMEWA (6)
    • Noor Farochi: Penerapan sehari tanpa kendarangan bermotor yang digasas Ormawa UM sebenarnya dilaksanakan pada hari bumi 22 April, tetapi karena beberapa hal yang tidak bisa dihindari maka ditunda...
    • Eyang Subur: Kami mewakili jajaran Rumah Tangga UM mengucapkan SELAMAT dan Salut buat adik adik dari Ormawa yang telah membuat gebrakan satu hari tanpa asap kendaraan bermotor, meskipun dalam...
    • siti awaliyah: Rasanya hari ini beda sekali, suasana dalam kampus terasa nyaman dan sejuk. Semua orang yang masuk ruang jurusan membicarakan hal tersebut walaupun agak menggerutu karena harus...
    • suhartono: Kondisi peringatan ini cukup bagus namun masih bersifat mikro karena pelaksanaannya intern di UM saja, tapi kenapa mahasiswa dalam penyikapan atau merefleksikannya terhadap hari bumi...
    • ekowahyus: Bagaimana jika seminggu sekali atau paling tidak sebulan sekali diadakan kegiatan Car Free Day di UM … pasti damai sekali rasanya …. ekowahyu.s FIS-UM
    • kusfian: Ya pak Dawud, andaikan hari ini bisa berjalan terus di UM, betapa sehatnya kampus UM dan akan dicatat sebagai kampus pertama yang bebas polusi. UM sudah memprogram jalur lingkar arus...
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (3) (1)
    • kusfian: Di jln merapi juga banyak pohon yang berbunga warna warni pak noor, di jln Ijen sebelah utara akper masih kecil bunganya bagus.
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (2)
    • diding: Setahu saya, pemotongan pohon palem di mulai dari jalan Cakrawala (dahulu Gombong). Berlanjut di jalan kembar sebelah Selatan gedung Perpustakaan, dan yang terkini, di halaman gedung...
    • suhartono: Subhanallah, memang indah walau cuma melihat gambarnya, dan itupun masih salah satu dari ciptaan Yang Maha Indah, kalau yang mengakui fenomena langka itu adalah dari hati tentu kita akan...
  • Kurikulum 2013, Antara Fakta dan Opini (6)
    • haikalbiologi: Sedikit masukan untuk Sdr. Ferril, setelah anda menyajikan fakta dan opini macam di atas, lantas ini maunya apa? Tulisan ini arahnya ke mana? Kesimpulannya apa? Kalau ulasan anda...
    • Boniawan: Saya melihat kok tidak ada perubahan fundamental dalam hal filosofi-ideologinya, prinsip, dan konsep antara KTSP-2006 dengan Draft Kur 2013. Perbedaan signifikan justru pada...
    • zulfikar: anda tidak menerima penolakan karena anda belum memahami, misalkan tulisan anda Opini : Kurikulum 2013 dibuat terlalu tergesa-gesa, untuk proyek. (opini saya : mungkin, karena pelaksanaan...
  • BEASISWA ANUGERAH SOBAT BUMI (1)
    • RISKA: maaf pak/ bu mau tanya, apakah benar proposal yang dimaksud adalah proposal riset skripsi, thesis dan disertasi saja?? berarti beasiswa anugerah sobat bumi ini hanya untuk mahasiswa semester...