Mengapa Pohon di Belakang Gedung A2 Ditebang?

Pagi ini, Rabu 21 Oktober 2009, pukul 06.30, saya memarkir mobil di belakang Gedung A2. Saya terhenyak mendengar bunyi yang bagi saya sangat mengerikan, bunyi chain saw (gergaji berantai). Gergaji itu biasa digunakan untuk memotong pohon besar. Saya sudah sering melihat akibat chain saw saat melakukan jelajah alam. Pohon-pohon berdiameter besar yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun habis dalam waktu cuma 20-30 menit.

Sangat-sangat sedih melihat pohon-pohon di belakang Gedung A2 bertumbangan satu demi satu.

Akan dibuat apakah tempat itu? Mudah-mudahan penggantinya senilai dengan lima pohon besar yang sudah dipotong. Berikut ini beberapa foto yang diambil saat pemotongan.

Penebangan-Pohon

Beberapa jam kemudian saya kembali dan bertanya kepada Pak Kus, Satpam, “Mau dibuat apa Pak?” Pak Kus menjawab “Taman Pak, kalau menurut saya dibuat parkir saja sekalian”. Saya sadar bahwa tiap orang mempunyai cara pandang berbeda.

Mudah-mudahan taman yang akan dibangun mampu mengganti peran pohon. Setelah tamannya jadi akan saya muat berita dan fotonya lagi. Belakangan ini UM memang sedang giat membenahi keindahan lingkungannya semoga bertambah asri, tetapi hendaknya jangan lagi menebang pohon.

Malang, 21 Oktober 2009

Johanis Rampisela

19 comments to Mengapa Pohon di Belakang Gedung A2 Ditebang?

  • WARGA UM SANGAT BANYAK YANG MENANGIS MELIHAT POHON BESAR DAN RINDANG DITEBANGI.

    Tulisan dan komentar-komentar telah dicetak dan diserahkan kepada Pak Muhtarom (Kabag Umum, Hukum, Tata Laksana, dan Perlengkapan) untuk menjadi masukan.

  • mb' na

    sebaiknya…..pohon-pohon yang rimbun jangan ditebang,,,,

    malah bikin panas n mahasiswa gag betah di kampus….

    kalopun di tebang, mending di hias dengan pohon-pohon n bunga” yang cantik……

  • mahasiswa kritis

    indah itu bukan berarti harus menebang pohon sembarangan…lebih baek tidak indah tapi bikin bumi sejuk daripada indah tapi bikin bumi menangis…kita cuma berpesan kepada seluruh pimpinan UM marilah kita jaga bumi kita bersama2…cegah pemanasan global…yg kita bicarakan disini bukan soal lampu,bukan soal sandaran…tapi masalah pohon yg ditebang….marilah kita sama2 sadari hal ini tuk kemajuan UM dan kesehatan bumi kita…GO GREEN PEACE…!!!jayalah UM selalu…..

  • airy

    @muladi
    Yang diusulkan Pak Zulkarnaen Nasution adalah perlu lampu, bukan menghilangkan sandaran. Tempat duduk di taman Pascasarjana semuanya malah lebih enak lagi tempat duduk dan sandarannya. Kalau dihilangkan sandarannya dan masih dipakai pacaran … jangan-jangan Pak Muladi memutuskan supaya gazebonya dihilangkan. Saya setuju dipasangi lampu penerangan sekitar gazebo dan dilaporkan ke bagian umum agar perkembangan ini dipantau oleh satpam.

  • @pak zul
    Kami sudah berusaha untuk memperindah halaman Pusat TIK pak. Atas jasa teman-teman di ULPBJ, halaman depan dan belakang sudah dibenahi sekaligus dengan dua gazebo di kanan dan kiri. Tiap hari selalu kami sirami meskipun dengan debit air yang sangat kecil dan oleh karena itu akan kami usahakan agar air untuk menyiram tanaman ini dapat cukup tersedia dengan biaya yang serendah mungkin. Selama ini teman-teman dari bagian taman selalu menyiram tanaman yang dekat jalan (karena selang air terbatas). Menurut saya, usaha yang dilakukan sudah cukup memadai namun hasilnya masih jauh dari memuaskan.
    Sudah lama kami mengamati penggunaan gazebo, baik pada hari kerja maupun hari libur dan beberapa kali pada malam hari. Memang apa yang Bapak katakan itu benar dan oleh karena itu kami akan menghilangkan sandaran duduk di gazebo agar tidak bisa bersandar dan lebih lagi tidak digunakan sebagai “tirai”.
    Terimakasih atas perhatian dan masukan dari Bapak.

  • adi

    waduh .. bisa tambah panas nih UM … semoga cepet dapet gantinya …

  • Sebaiknya yang perlu diperindah lebih dulu itu depan gedung TIK dibuat taman agar lebih asri nan indah, apalagi sudah ada gazebonya, tinggal diberi penataan taman dan jalan setapak serta lampu agar gazebo pada malam hari tidak digunakan untuk berduaan, oke!!

  • Hargailah setiap makhluk hidup di bumi… mereka juga diciptakan oleh Tuhan untuk hidup di bumi, pohon2 itu telah memberikan keteduhan dan oksigen kepada kita, mengapa harus ditebang begitu saja???? Apakah semua bencana ini belum cukup membuka mata kita, tentang perlunya kita hidup berdampingan dengan alam… apakah kita manusia hanya bisa serakah… tolong direnungkan.. bumi kita sedang sekarat, hanya sikap kita terhadap alam yang bisa mengubahnya, apakah kita ingin anak cucu kita merana?????
    keindahan memang penting tapi tidak harus mengorbankan hak hidup makhluk lainnya..
    SAVE OUR EARTH…….
    SAVE THE CLIMATE….
    marilah kita hormati alam…
    sebelum kita terlambat…
    Let’s join us…
    salam green peace Indonesia….

  • awan

    harusnya um lihat universitas sebelas maret surakarta (UNS) ….Kampus terindang dan terindah di indonesia…..karena kampus disetting seperti hutan dengan pohon2 yang tinggi dan rindang…. apalagi kalau musim pohon berbunga..indah….. banget… belajar pasti menyenangkan…… mau indah tidak perlu membuat taman…..

  • Cak Imam

    Memang sepertinya kita lebih mahir menebang pohon dari pada menanam pohon!

  • Pohon-pohon tersebut tidak pernah berhenti memproduksi oksigen untuk kita hirup dan memberi kesejukan bagi tiap orang yang melintas di bawahnya, mereka tidak pernah mengeluh atas dirinya yang selalu disembur asap polusi kendaraan.
    Di dunia ini berlaku hukum sebab akibat, alam semesta akan membuat perhitungan atas segala perbuatan kita.
    Lokaa samastaa sukhino bhavantu

  • ya,memang sayang pohon di belakang gedung A2 itu di tebang,padahal dilingkungan kampus UM kalo bisa harus banyak menanam pohon,gunanya untuk melindungi bumi UM ini dari lapisan ozon yang sudah menipis ini,

  • rera

    Bukan masalah sebagus apa taman yang akan dibuat, akan tetapi berapa waktu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sebuah pohon yang cukup besar. Negara ini sudah panas karena banyak pohon yang ditebang, tetapi malah menambah jumlah pohon yang ditebang, sungguh disayangkan.

  • phytrie

    Yaaaa…Kenapa harus ditebang??? Padahal pohon juga makhluk hidup, dia sudah berusia/hidup bertahun-tahun. Mungkin umurnya sudah mendekati umur kita. Pohon juga banyak manfaatnya. Apalagi Global Warming seperti ini, pohon banyak membantu kita dan membuat keasrian di lingkungan kita. Saya fikir, perlu adanya penanaman pohon lagi demi masa depan kita dan bumi kita….. Think Green and Be Green….

  • iya

    Kenapa harus ditebang pohonnya? Kalo parkir dan jalan kita kan jadi kepanasan. Padahal dulu awal saya masuk S1 jalan gombong itu sejuk n rindang tapi sekarang panas, eh ini kenapa harus ditebang pohon-pohonnya, kan ada solusi lain yang juga lebih baik, seperti buat taman di bawah pohon besar bisa saja kan liat rumah mewah di Jl Pahlawan Trip ada taman yang ada pohon besar berdampingan.

  • Waduh, padahal udah berapa puluh tahun tuh umurnya….?

  • diaz

    mg2 ja UM tambah asri damai tentram dan sejahtera.
    amiiiiiiiiiiiiiin

  • Menurut saya tanaman yang bagus itu adalah tanaman yang bisa menyejukkan (perindang), bukan taman minimalis yang hanya berisi tanaman mini (mis: gelombang Cinta) memang mahal tapi menurut saya tetap jelek, lawong saya jalan tetap kepanasan.
    Hal ini seperti menjadi trend di lingkungan kampus kita, ada beberapa tempat (salah satu fakultas) malah mengganti taman dengan “tanaman bebas perawatan” (pafing, aspal, keramik, dll).

    Anda merasa gerah/panas beberapa hari ini, nikmati saja, lawong Anda sering nebang pohon!
    Selamat datang Global Warming di UM!

  • Noor Farochi

    Iya Pak, UM kan sudah bisa dibilang usianya tidak muda lagi sehingga perlu bersolek untuk mempercantik diri supaya sedap dipandang. Tapi sayang ya pohon yang bisa untuk menahan air tanah itu dipotong dan mau diganti dengan taman.
    Mudah-mudahan taman itu nantinya benar-benar menyejukkan mata yang memandang dengan tidak lupa untuk peremajaan pengganti pohon-pohon yang ditebang.
    Menurut saya kok lebih baik menanam bermacam-macam pohon buah ya pak, selain untuk kelestarian lingkungan hidup, nanti buahnya kan juga bisa dinikmati oleh warga UM.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.