IDE: Hapus Antrian di Bank

Akhir-akhir ini saya beberapa kali berkunjung ke Bank BTN dan melihat begitu banyak mahasiswa yang antri. Bagaimana kalau pembayaran SPP dilakukan melalui mekanisme potong tabungan mahasiswa? Bukankah dengan demikian tidak ada antrian?

Bu Fatmawati (Kabag Kemahasiswaan) menyampaikan pengalamannya dalam meminta mahasiswa membuka tabungan di bank untuk keperluan transfer uang beasiswa. Mahasiswa keberatan dengan biaya administrasi tabungan. Biasanya bank memerlukan biaya administrasi karena adanya fasilitas ATM. Kalau begitu mengapa tidak membicarakan dengan bank tentang tabungan tanpa biaya administrasi?

Jumat 29 Januari 2010, sore hari, saya mencoba menanyakan kepada Pak Taufiq (staf BTN Malang), ternyata BTN punya tabungan yang bebas biaya administrasi, setoran pertama Rp 50 ribu dan saldo minimum Rp 10 ribu. Nah, tinggal menanyakan kepada bank-bank lain tentang produk serupa.

Jika mahasiwa baru 2010 diwajibkan memiliki tabungan maka pembayaran SPP akan dilakukan melalui pemotongan tabungan dari tanggal sekian sampai dengan tanggal sekian. Nah antrian akan habis dan tidak akan ada lagi uang masuk dari mahasiswa yang tidak jelas penyetornya.

Efisiensi yang luar biasa: tidak ada biaya transpor, tidak ada antrian, tidak ada biaya parkir, waktu libur yang lebih panjang, semua penyetor jelas. Apalagi jika dikombinasikan dengan otomatisasi data bank ke UM melalui pihak switcher. Mari kita bersama mewujudkan hal ini dalam semester Ganjil 2010/2011.

Malang, 30 januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

IDE: Semester Depan, KRS-an Dimulai Sabtu

Perlu dipertimbangkan memulai KRS-an via Internet pada hari Sabtu-Minggu dan dilanjutkan Senin-Kamis melalui Internet atau intranet. Jumat cetak DHK.

Keuntungannya adalah

1. Mahasiswa tidak berdesakan pada satu tempat karena terdistribusi pada ratusan atau ribuan tempat (warnet, rumah, kampus, dll). Sediakan hotspot outdoor dengan kekuatan yang memadai di kampus.

2. Jaringan kampus dan database bisa digunakan maksimum untuk KRS karena pada hari tersebut karena tidak dipakai untuk pekerjaan rutin.

3. Waktu KRS-an menjadi jauh lebih panjang … Sabtu 24 jam, Minggu 24 jam. Yang cepat bangun dan ada fasilitas Internet bisa memulai pk 00.00 …

4. Jika satu jam menghasilkan 150 KRS maka selama Sabtu dan Minggu akan dihasil 48 x 150 = 7.200 KRS. Hari Senin mestinya tinggal sedikit sekali atau sudah habis, karena berdasarkan pengamatan semester ini, 6.490 mahasiswa yang mengubah KRS via Internet.

Malang, 27 Januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK)

KRS VIA INTERNET UNTUK SEMUA FAKULTAS

Sebenarnya rencana awal, KRS online hanya untuk FIK dan FIS, tetapi pagi ini (Senin 25 Jan 2010), melihat beban server yang sangat tinggi karena banyaknya fakultas yang serempak KRS-an maka diputuskan untuk

membuka KRS via Internet untuk semua fakultas.

Dengan demikian diharapkan waktu pengisian KRS menjadi lebih panjang (karena melalui Internet berarti bisa 24 jam).

Semester depan diharapkan jurusan bisa menyajikan jadwal lebih awal sehingga setelah mahasiswa membayar di bank dan nilai dimasukkan maka mahasiswa bisa KRS via Internet dan tidak ada antrian panjang seperti hari ini (25 Jan 2010).

Malang, 25 Januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK)

UM Memulai KRS Online via Internet untuk FIK dan FIS

UM meningkatkan layanan ke mahasiswa dengan mencoba KRS online via Internet (selama ini via intranet) khusus bagi mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dan FIS (Fakultas Ilmu Sosial). Kedua fakultas ini dipilih dengan pertimbangan karena kedua fakultas baru tersebut masih kekurangan fasilitas komputer sehingga masih kesulitan akses via intranet (dalam kampus).

Mahasiswa FIK dan FIS bisa mengakses KRS melalui internet dan Intranet. Cara menggunakan layanan:

  • Masuk ke alamat http://siakad.um.ac.id
  • Masukkan nama pengguna dan kata sandi
  • Pilih menu KRS Online

Layanan tersebut masih dalam tahap uji coba dan tentunya semester yang akan datang akan diperluas sesuai dengan kemampuan perangkat lunak, perangkat keras, dan jaringan yang ada.

Mohon dukungan dan bantuan semua pihak untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul berkaitan dengan uji coba ini.

Malang, 22 Januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK)

UM Membuat Facebook

UM membuat facebook bertipe group sejak 14 Maret 2009. Pembuatan facebook tersebut ditugaskan kepada Sdr Devid Haryalesmana (mahasiswa PTI). Saat ini 22 Januari 2010, facebook tersebut telah memiliki anggota sebanyak 1.056.

UM dapat memanfaatkan jaringan sosial facebook untuk menyebarkan informasi tentang jadwal registrasi, krs, beasiswa, program kreativitas mahasiswa, kegiatan-kegiatan kemahasiswaan,  mengumpulkan alumni, dll.

Unit-unit yang berkepentingan dan ingin ikut serta mengurus facebook ini dapat diangkat menjadi pengurus. Silahkan mengajukan pada dinding facebook UM.

Silahkan mengunjungi atau mendaftar menjadi anggota Facebook Universitas Negeri Malang (UM) di http://www.facebook.com/group.php?v=wall&gid=68515236409

Malang, 22 Januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.