BAAKPSI Merencanakan NIM Baru

Kamis, 14 Januari 2010,  ada undangan via telepon dari Bu Mimin Kabag PK untuk menyiapkan PMDK Online sekaligus merencanakan NIM baru. Diskusi dihadiri oleh Pak Amin Sidiq (Ka BAAKPSI), Bu Mimin (Kabag PK), Pak Noor Farochi (Kasubag RS), Pak Dwi (Kasubag PE), Pak Jo (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK) , dan Mas Rijal (Staf Pusat TIK). Disain perubahan NIM dimulai dengan paparan Pak Noor Farochi kemudian ditanggapi oleh peserta lainnya. Dalam suasana diskusi yang bersemangat dan menyenangkan berhasil dicapai kesepakatan sebagai berikut:

NIM mahasiswa terdiri dari TT-FFJPJ-UUUUU

  • TT: dua digit untuk tahun masuk
  • FF: dua digit untuk kode fakultas
  • J: digit pertama untuk kode jurusan
  • P: satu digit untuk kode prodi
  • J: satu digit untuk jenjang
  • UUUUU: 5 digit untuk nomor urut di universitas (akan direset ke nomor 00001 setiap awal tahun ajaran).

Perubahan NIM ini perlu segera ditindaklanjuti dengan membuat aplikasi-aplikasi baru dalam sistem informasi akademik.  Waktu yang tersedia sangat singkat hanya bulan Februari sampai dengan Juni 2010.

FORUM UM Ditata Kembali

Forum UM di http://forum.um.ac.id ditata kembali. Luangkan waktu berkunjung ke Forum UM, beberapa forum yang disediakan:

  • Humor: Abunawas, Nasrudin Hoja, Kabayan, dll.
  • Tokoh: Bung Hatta, Gus Dur, Yusuf Kalla, dll.
  • Pandangan hidup (kisah inspiratif yang bisa membawa sudut pandang baru): Gede Prama, Mario Teguh, Andrie Wongso, dll.
  • Beasiswa dan program kreativitas.
  • Teknologi informasi dan komunikasi: Web, Disain Komunikasi Visual, Software & Programming, Hardware & Jaringan, Open Source, Handphone.
  • Teropong: Pendidikan, Sampah, Nasional, Internasional, dll
  • Link ke Website Lain:
    • Pengetahuan: National Geographic Indonesiam National Geographic Kids, Green Peace Indonesia, Mind Map Buzan.
    • Kehidupan: Kick Andy, Oprah Winfrey.
    • Keluarga: Femina, Gadis, Hai, Yahoo Kids.
    • Harian: Kompas, Tempo, Jawa Pos, Surya.
    • Televisi: Metro TV, tvOne, TVRI, Indosiar, RCTI, SCTV, ANTV.
    • Pengasah Otak: Tic Tac Toe, Menara Hanoi, Kapal Perang, Tiang, Sudoku, Tangram, Catur.

    forum-humor

    Beberapa perbaikan:

    • Dipilih beberapa moderator untuk mengurus forum.
    • Partisipasi dalam forum dimungkinkan dengan mendaftar dan tanpa mendaftar.
    • Semua posting tanpa moderasi.
    • Selalu terbuka kemungkinan untuk menambah forum baru.

    Malang, 16 Januari 2010

    Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Layanan Validasi Pembayaran SPP Ditingkatkan

Belajar dari layanan validasi pembayaran SPP semester lalu yang kurang memuaskan, Subag DRK mengusahakan peningkatan layanan sebagai berikut:

  • Membeli 2 buah barcode scanner untuk membaca NIM dari kartu mahasiswa. Hasilnya kecepatan melayani per mahasiswa menjadi jauh lebih cepat.
  • Mengevaluasi antrian yang terjadi pada hari Jumat 8 Januari 2010 dan mengatur antrian sebagai berikut:
    • Membuka dua loket dan setiap loket melayani 2 mahasiswa sekaligus.
    • Membuat ruang kosong antara mahasiswa yang sedang dilayani di loket dengan mahasiswa belum dilayani kira-kira 1 meter.
    • Mahasiswa yang belum dilayani diatur dalam 2 antrian.
    • Arah antrian diatur dengan menggunakan garis, tanda panah, dan tulisan (laminating) yang ditempelkan di lantai.
    • Membuka loket ke tiga (tanpa barcode scanner) jika antrian sangat panjang.
    • Menggunakan pengeras suara dan 3 satpam untuk mengatur agar antrian tertib, menjaga pintu masuk, dan menjaga pintu keluar.
  • Sejak hari Rabu 13 Januari 2010 ditambahkan kursi lipat sebanyak 80 buah agar mahasiswa bisa antri sambil duduk.
  • Mulai hari Jumat 15 Januari 2010 ditambahkan tenda di  samping gedung untuk menjaga agar mahasiswa tidak kepanasan/kehujanan.

loketsatpam

Hasil pengamatan hari Selasa, Rabu, dan Kamis menunjukkan bahwa:

  1. Semua hasil verifikasi langsung dimasukkan ke basis data sehingga tidak ada kendala sewaktu mahasiswa ke Subag RS. Semester lalu, banyak yang tidak dimasukkan sehingga mahasiswa ditolak di Subag Registrasi dan kembali ke Subag DRK dan semakin menambah antrian.
  2. Jumlah mahasiswa yang dilayani adalah sekitar 1.500 per hari dan antrian sudah berakhir sebelum pk 14.00. Semester lalu, loket terpaksa ditutup pk 15.30 walaupun masih ada antrian.
  3. Petugas bekerja dalam suasana yang sangat tenang dan cukup banyak mahasiswa yang melontarkan komentar “tumben kok cepat ya“.
    Semester yang akan datang, rencananya layanan ini ditiadakan, mahasiswa membayar di bank dan setelah itu melanjutkan dengan pengisian KRS. Jadi tidak perlu lagi ke Subag DRK dan Subag RS.
    Saat ini sedang dipersiapkan kesepakatan dengan pihak penyedia jasa. Untuk semua kemudahan itu direncanakan ada biaya administrasi Rp 2.500. Mudah-mudahan mahasiswa dan semua pihak bisa mengerti dan mendukung hal ini.

    Malang, 14 Januari 2010

    Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

[selesai] Mengenal Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ)

Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) merupakan unit baru yang semula bernama Pelaksana Kegiatan Program Pendidikan Tinggi (PKPPT). Unit ini memiliki tugas untuk menyelenggarakan dan mengkoordinasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa di lingkungan Universitas Negeri Malang. Pembentukan ULPBJ berdasarkan Surat Keputusan Rektor UM no: 081/KEP/H32/HK/2008 tanggal 5 Januari tahun 2008. Pelaksanaan pengadaan barang/jasa di lingkungan Universitas Negeri Malang menggunakan dasar Keppres 80/2003 beserta perubahannya. Dengan landasan tersebut tujuan pengadaan yang lebih efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel akan tercapai. ULPBJ juga berperan untuk menjembatani kepentingan pengguna jasa dengan para penyedia jasa. Kepuasan para pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa menjadi salah satu perhatian bagi unit ini.
Dalam menjalankan tugasnya, unit ini selalu melibatkan para penerima manfaat/pengguna, mulai dari tahap pengusulan barang/jasa, pengadaan, serah terima, sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan. Barang yang berkualitas, sesuai dengan spesifikasi, prosedur yang benar, dan pembelanjaan yang efisien merupakan hal yang selalu ditekankan sehingga tidak merugikan negara. Sebagai unit sentral bagi pengadaan di Universitas Negeri Malang, ULPBJ dituntut untuk dapat melayani semua permintaan pengadaan baik yang bersumber dari dana rupiah murni, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), maupun dana hibah. Pengadaan dari dana hibah yang saat ini sedang berjalan antara lain dari program IMHERE, PHKI, PPG, PSG, dan masih banyak lagi program yang lain. Untuk pengadaan yang berupa jasa konstruksi maupun non konstruksi, ULPBJ disamping bertugas menyeleksi calon penyedia jasa (kontraktor pelaksana, konsultan perencana, konsultan pengawas) juga bertindak selaku technical assistance (tim teknis) mulai dari tahap pengusulan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan. Pembangunan gedung kuliah (FIP, FE, FS, dan FT), gedung Poliklinik, gedung Pusat Bisnis, dan masih banyak lagi pembangunan yang bersifat lanjutan, perbaikan, maupun pembangunan baru menjadi wewenang tim teknis yang berada dalam lingkup ULPBJ.
Kendala yang dihadapi dari unit ini adalah keterbatasan jumlah personil yang tidak seimbang dengan beban dan tanggung jawabnya. Saat ini jumlah personil ULPBJ sebanyak 13 (tiga belas) orang. Dari jumlah tersebut baru 7 (tujuh) orang yang memiliki sertifikat tenaga ahli pengadaan barang/jasa dari Bappenas. Secara keseluruhan, jumlah pegawai UM yang telah memiliki sertifikat baru berjumlah 25 (dua puluh lima) orang. Jumlah yang sangat sedikit apabila dibandingkan dengan jumlah pegawai UM maupun dengan banyaknya kontrak pengadaan yang harus diselesaikan. 2 (dua) orang telah mengikuti pelatihan pengadaan secara elektronik (e-procurement). Tuntutan akan kecepatan penyediaan barang dari para pengguna dan kecepatan dalam hal pencairan dana (termin) dari para penyedia jasa kadang terlambat akibat keterbatasan personil. Tugas dan prosedur pengadaan yang harus dijalani yang kurang dipahami para pengguna jasa menjadi kendala tersendiri yang dapat menghambat proses pengadaan. Dengan keluarnya SK Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) no. 002/PRT/KA/VII/2009 tentang Pedoman pembentukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Pemerintah, ULPBJ UM diharapkan segera melakukan penyesuaian.
Kedepan, ULPBJ dituntut untuk menyelenggarakan pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement). Sampai saat ini kesiapan untuk mendukung penyelengaraan e-procurement baik dukungan software (perangkat lunak) maupun hardware (perangkat keras) serta sumber daya manusia masih dalam tahap persiapan. Namun demikian mulai tahun anggaran 2008, ULPBJ sudah melaksanakan pengadaan secara e-announcement (pengumuman secara elektronik) dan aanwijzing (penjelasan pekerjaan) melalui web site Universitas Negeri Malang. Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan bagi pengembangan ULPBJ kedepan.

Indikator Webometrics Perguruan Tinggi Indonesia (Des 2009)

Indikator Webometrics 2009-12KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT INDIKATOR

Malang, 31 Desember 2009
Johanis Rampisela (http://lcwcu.um.ac.id)

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.