IDE KRS (5): Perbaikan Prioritas Antrian

Pada Semester Genap 2010/2011 prioritas antrian dibagi 2 yaitu JATAH (J) dan NONJATAH (N). Prioritas pertama yaitu JATAH diberikan kelas yang bersangkutan,  mahasiswa SPAJ, dan mahasiswa gelar ganda. Sedangkan NONJATAH adalah prioritas kedua untuk mahasiswa yang tidak termasuk jatah.

Untuk semester Ganjil 2011/2012 yang akan datang, prioritas antrian disusun sebagai berikut:

  1. Mahasiswa KELAS SAJIAN,
  2. Mahasiswa SPAJ pada PROGRAM STUDI YANG SAMA,
  3. Mahasiswa SEANGKATAN  pada PROGRAM STUDI YANG SAMA,
  4. Mahasiswa GELAR GANDA pada PROGRAM STUDI YANG SAMA,
  5. Mahasiswa PROGRAM STUDI LAIN pada JURUSAN YANG SAMA,
  6. Mahasiswa JURUSAN LAIN pada FAKULTAS YANG SAMA,
  7. Mahasiswa FAKULTAS LAIN.

Dengan prioritas seperti itu diharapkan pengisian KRS menjadi lebih adil. Perlu diperhatikan bahwa sistem Prioritas hanya dipertahankan selama TAHAP ANTRI.

Pengaturan TAHAP sebagai berikut:

  • Sabtu 10.00 – Minggu – Senin – Selasa 10.00: TAHAP ANTRI,
  • Selasa 10.00-15.00: PROSES ANTRIAN,
  • Selasa 15.00 – Rabu – Kamis – Jumat 06.00: TAHAP BEBAS.

Perubahan waktu ini dilakukan agar semua yang terlibat tidak perlu terganggu jam tidurnya.

.

.

Malang, 24 Januari 2011

Johanis Rampisela

Ketua Divisi Perangkat Lunak

2 comments to IDE KRS (5): Perbaikan Prioritas Antrian

  • @iwantgreen
    1. Terima kasih, akan kami usahakan bisa disediakan fasilitas seperti itu untuk KRS semester depan.
    2. Secara teknis mungkin. Kalau mengintip PT yang sudah maju maka pengambilan matakuliah adalah tanggung jawab mahasiswa karena itu saya cenderung KRS online tidak perlu pengawasan PA.

  • iwantgreen

    1. Sebagai bentuk transparansi pendaftaran matakuliah, barangkali mahasiswa dapat melihat para pendaftar suatu matakuliah dengan nomor urut masuk dan urutan prioritasnya. Mahasiswa dapat mengetahui lebih awal, apakah ia aman, kritis atau sama sekali tak ada harapan dalam antrian dan dapat melakukan langkah-langkah secepatnya untuk mendapatkan matakuliah lain. Hal ini mungkin juga akan mengurangi ‘kemelut’ pada tahap pendaftaran kuliah berikutnya.
    2. Mungkinkah Dosen PA diberi wewenang ‘mengkoreksi’ langsung KRS mahasiswa dibawah kepenasehatannya, sambil memberi catatan yang dapat dilihat mahasiswa ybs ketika membuka KRSnya, mengingat pada waktu melakukan kegiatan pendaftaran kuliah, mahasiswa ‘sudah tidak dalam pengawasan Dosen PA’.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.