Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Menyenangkan

Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Menyenangkan

Oleh:

Santi W; Ajeng M; Okta D; Sabitul K

 

Ujian Nasional (UN) menjadi salah satu “momok” bagi para siswa, salah satunya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Persoalan ini bukan hanya melanda siswa SMP tetapi juga siswa SMA. Siswa cenderung “menyepelekan” mata pelajaran Bahasa Indonesia. Mereka sering menganggap remeh dengan berpikir bahwa Bahasa Indonesia itu mudah. Tapi kenyataannya belum tentu demikian, bahkan nilai kelulusan rata-rata mata pelajaran Bahasa Indonesia termasuk rendah dibandingkan mata pelajaran yang lainnya. Hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah yang terkesan “monoton” dan membosankan. Selain faktor pembelajaran di sekolah, murid menganggap Bahasa Indonesia mudah karena merupakan bahasa nasional yang sudah biasa mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menanggapi hal itu, maka harus ada tindakan nyata untuk mengoptimalkan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas yang salah satunya dapat dilakukan oleh guru.

Pembelajaran yang ada sekarang biasanya bersifat memberi materi saja tanpa memberi kesempatan siswa untuk berdiskusi atau melakukan praktek secara langsung agar mengerti. Siswa akan merasa bosan karena merasa hanya “dijejali” materi yang sering kali diberikan dengan metode ceramah. Sebelum guru memberikan materi, sebaiknya guru menciptakan suasana menyenangkan yang menjadikan siswa menyukai Bahasa Indonesia. Semua hal yang diawali dari senang menjadi suka berakhir dengan pemahaman yang tidak sekadar kewajiban.

Misalnya pada materi puisi, guru mengangkat tema cinta karena pada umumnya siswa sedang dalam masa pubertas. Siswa dipancing membuat puisi menurut pengetahuan mereka tentang cinta, mulai cinta pada keluarga, hingga lawan jenis. Rasa suka tersebut akan mempermudah siswa memahami materi tentang puisi.

Bukan hanya pada puisi, hal yang sama dapat dilakukan pada materi lainnya. Saat menerangkan materi penggunaan di sebagai kata depan atau awalan, guru dapat menggunakan lirik lagu “Di sini senang di sana senang” agar siswa mudah memahami materi. Tentunya siswa akan lebih tertarik belajar Bahasa Indonesia jika mereka juga diajak menyanyi, karena akan menghilangkan kebosanan. Dalam pembelajaran, jika seorang siswa sudah merasa bosan atau bahkan tidak memperhatikan materi yang diajarkan, guru hendaknya melakukan tindakan dengan bertindak kreatif. Tindakan tersebut seperti modifikasi metode pembelajaran, siswa bukan hanya belajar dalam kelas saja tetapi juga di luar kelas, menggunakan media lagu, video, dan gambar emotif,  semua itu akan meningkatkan minat belajar Bahasa Indonesia.

Jika semua guru Bahasa Indonesia dapat melakukan hal-hal yang mengubah paradigma siswa dari Bahasa Indonesia yang membosankan menjadi menyenangkan, maka diharapkan hasil UN Bahasa Indonesia mengalami peningkatan. Sebagai introspeksi, apakah Anda sudah melakukannya?

4 comments to Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Menyenangkan

  • Fadhil Wiku Yudistira

    Ada cara untuk menghapuskan sistem belajar monoton yang baik selain puisi? Saya dan teman-teman saya di sekolah juga mulai merasa kalau puisi sudah menjadi momok.

  • EKO SATURYONO

    Memang benar bahwa pelajaran bahasa indonesia soal-soalnya juga panjang, diantara sekian mapel paling panjang ya pada mapel bahasa indonesia. Khusus untuk Ujian Nasional bahasa indonesia, saya menggunakan kaset program yang berisi soal bahasa indonesia. Satu paket soal sama dengan jumlah soal UN, yaitu 50 soal. Dengan berlatih mengerjakan soal melalui media komputer, siswa rupanya lebih senang dan tidak bosan. Hasil nilai UN 2010-2011 yang lalu juga tidak mengecewakan, walupun nilai terendah masih ada satu orang yang nilainya : 6,80. Ya namanya mencoba dan usaha.
    Kalau ada rekan guru bahasa indonesia khususnya untuk SMP kalau ada trik yang jitu, ayo kita bagi-bagi pengalaman, demi anak didik kita. Wassalam Eko Saturyono Guru SMP Negeri 2 Banyuanyar Kab. Probolinggo Jawa Timur dengan No. HP. 081 252 940 451. Terima kasih.

  • riza amelia

    jadi bgmn penilaian yg menyenngkan pak masnur?

  • Gagasan pembelajaran menyenangkan yang dikemas dalam istilah Paikem (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan)sebenarnya sudah lama disosialisasikan ke guru-guru lewat berbagai forum. Hanya penerapannya ke dalam pembelajaran di kelas yang masih maksimal karena dominasi guru dalam kelas masih mewarnai.
    Pada sisi lain, selain ada gagasan “pembelajaran menyenangkan”, mestinya harus diimbangi dengan “penilaian menyenangkan”. Sebab, pelaksanaan penilaian pembelajaran selama ini masih terasa “menyeramkan” bagi anak. Padahal, hak senang anak tidak hanya ketika dalam mengikuti pembelajaran tetapi juga ketika dalam mengikuti penilaian.

Aturan Rubrik

Sampaikan pendapat/ide/saran/layanan/kegiatan tentang UM yang sesuai dengan Aturan Rubrik

Komentar Terbaru

  • BAKAL CALON REKTOR (14)
    • Ngainun Naja: Memimpin merupakan tugas, amanat, dan tanggungjawab yang sangat berat untuk seorang pemimpin. Apalagi memimpin sebuah lembaga yang besar, dan sudah dikenal dikhalayak umum tentu...
    • Rakhmawati Indriani: Kualitas dari lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan Rektor di dalamnya. Untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul dan berkualitas, maka diharapkan...
    • Aisyah Amini: sebagai Mahasiswa, saya berharap untuk kedepannya. UM sebagai universitas yang saat ini unggul dalam mencetak tenaga pendidik profesional, dapat dipimpin oleh seorang rektor yang...
    • Lia Dwi Kristanti: Menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal mudah, karena selain tanggung jawab yang berat, seorang pemimpin sejati harus memiliki tiga kompetensi dasar yang menjadikan seorang...
    • Fitria Anike WIdyawati: Calon Rektor UM ke depannya harus bisa menerapkan kepemimpinan visioner dengan kriteria yaitu: 1. Berwawasan ke masa depan Pemimpin yang mempunyai pandangan yang jelas...
    • FITRIANI HAVIVAH: Nilai keunggulan suatu lembaga pendidikan tinggi sangat bergantung pada kepemimpinan visioner yang harus ada pada jiwa seorang Rektor. Hal tersebut jika dikaitkan dengan visi UM...
    • Cerita Lucu: Saya sependapat seperti mas andrew “Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan...
    • Andrey: Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan kampus bukan karena nyari fulus. Rektor yang...
    • Achmad Supriyanto: Universitas Negeri Malang (UM) adalah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang seharusnya bercirikan antara lain religius, ilmiah, edukatif, dan selalu menggunakan pendekatan...
    • Noor Farochi: Betul pak @ekowahyus… utamanya pada poin 2. semakna dengan maksud tulisan saya
    • budiarto: semua yang disampaikan diatas, saya sangat setuju sekali. Rektor seperti apa yang harus jadi Rektor ? adalah Rektor yang tidak lagi menjadi bagian dari golongan-golongan tertentu,...
    • ekowahyus: Menurut saya…. 1. Memang betul, prinsip tidak memberikan jabatan kepada yang meminta adalah pedoman karena boleh jadi MEMINTA karena mengharapkan sesuatu. 2. Konteks PILREK dengan...
    • mujahidin akbar: Rektor mendatang harus berorientasi melayani, meninggalkan kepentingan-kepentingan golongan dalam merumuskan kebijakan yang dapat menguntungkan bersama. Dalam mengemban tugas...
    • andriyan: Menurut saya bakal calon Rektor harus memenuhi kriteria: 1.Beriman dan Beramal Shaleh 2.Niat yang Lurus 3.Tidak Meminta Jabatan 4.Berpegang pada Hukum Allah 5.Memutuskan Perkara Dengan...
  • Mengapa wanita mudah kesurupan? (5)
    • satrio: klo ada yg blg bhw “siapa pun yg mengaku melihat arwah itu dusta”, mk ia telah mendustakan nabi saw yg melihat arwah d siksa dlm kubur lalu memberi pelepah kurma d atas kubur...
  • KHUTBAH JUM’AT: PEWARTA (1)
    • suhartono: Alhamdulillah tidak meleset apa yang disampaikan Pak Dawud,memang zaman sekarangpun tetap marak jangankan yang masih terhitung muda usianya bahkan yang tuapun bila berjalan tak cukup...
  • Dwi Cahyono: Masa Lalu Sebagai Pengalaman Baru (10)
    • Yudi Widodo: Mas Dwi, karena keterbatasan ilmuwan untuk memahami artefak masa lalu, sehingga muncul katagori prasejarah tatkala sandi & simbol tidak dapat difahami sebagai tulisan untuk...
  • Kekacauan Dunia Terjemahan (7)
    • Arul: Kalo untuk universitas Negeri Malang diterjemahkan The state University of Malang, karena Malang adalah nama dari sebuah kota dimana universitas tersebut berada,biasanya diterjemahkan seperti...
  • BAHASA AREMA YANG HAMPIR PUNAH (25)
    • tri wahyu: Salut buat ebes Djoko. menurut saya sekarang ini memang sudah sedikit kera ngalam yang memakai boso walikan. Memang perlu untuk segera dilestarikan, atau kalo perlu dibuatkan kamus boso...
  • Variabel pada Fotografi (1)
    • Lintas Fakta: informasi yang sangat berguna bagi kami yang photographer
  • LEMBUTKAN HATI DI USIA KRITIS (2)
    • kurniawan: ia benar kita harus permaaantap tiang agama,,,!
    • jasmine: usia kritis sebaiknya perbanyak ibadah , lebih baik kl dari usia muda, krn kita tak tahu umur kita :)
  • PERBEDAAN PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF (5)
    • Djarot: Puyeng ah… Gak ada bedanya tuh. Kadang-kadang dalam deskriptif juga memerlukan analisa data kualitatif. Ada yang lebih sederhana?
  • Hymne Universitas Negeri Malang (3)
    • Tiyayu Hanit: buat download mp3 mars dan hymne um dimana ya min? apa versi mp3nya belum ada ?
  • XANTHOSTEMON CHRYSANTHUS, POHON LINDUNG BERBUNGA (14) (1)
    • willy ginanjar: alangkah indahnya ciptaan tuhan ini ,, kita harus menjaganya jangan hanya bisa merusak
  • SEMOGA TIDAK ADA (LAGI) KEKERASAN DALAM PKPT (2)
    • Noor Farochi: Alhamdulillah…tks Pak, semoga berjalan dengan semestinya
    • dawud: PAK NOOR, INILAH BEBERAPA KETENTUAN PKPT UM 2013. DENGAN KETENTUAN INI, MESTINYA TIDAK ADA KEKERASAN DALAM PKPT UM 2013 INI. MARI KITA KAWAL BERSAMA-MASA • Seluruh kegiatan PKPT dilaksanakan...
  • UM JUARA UMUM MTQ MAHASISWA TINGKAT NASIONAL XIII TAHUN 2013 DI PADANG (5)
    • bona: Wooooow kalian keren banget! Selamat yaaa
    • Bona: Wow keren! Selamat buat semuanya!!
    • makanja: Selamat! Anda hebat! teruslah berprestasi, harumkan nama bangsa ini!!
    • Makanja: Selamat kepada para juara. Anda hebat! Teruslah berprestasi!!
    • Syamsi Riyadi: selamat buat UM, smoga bisa dipertahankan !!
  • Jurnal Terakreditasi (23)
    • dawud: Anda bisa hubungi Fakultas Sastra UM 0341567475
    • thresia: bagaimana cara berlangganan jurnal TEFLIN dan JIP bu?
  • CERMIN DIRI (4)
    • Noor Farochi: Hahahaha…. pak Kus, saya sudah mengusulkan untuk diberikan pasangan masing-masing shg nantinya bisa berkeluarga besar.
    • kusfian: Wah, Sebaiknya dua ayam jago yang dikurung di gedung A1 dan A2 di lepas saja pak noor, supaya jagonya juga memperoleh kebebasan dan berdoa yang baik.
    • suhartono: Memang ada yang berfikir seperti apa yang dikatakan Pak Noor, dan yang membuat orang salut adalah dia membuktikan ungkapan perasaannya dengan sering membeli burung murahan (setiap ada...
    • Noor Farochi: Wah… ini artinya mereka yang suka memlihara burung utk menikmati suara merdunya termasuk salah satu yang “membuat kerusakan di muka bumi”. Betapa tidak,…...
  • Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Guru non LPTK (1)
    • Ferry Firridla: Berarti lulusan sarjana hukum bisa jd guru PKn gitu… Atau lulusan prodi Geologi bs jd guru geografi gitu… Atau juga lulusan kedokteran, keperawatan, kebidanan bisa jadi...
  • APRIL ISTIMEWA (6)
    • Noor Farochi: Penerapan sehari tanpa kendarangan bermotor yang digasas Ormawa UM sebenarnya dilaksanakan pada hari bumi 22 April, tetapi karena beberapa hal yang tidak bisa dihindari maka ditunda...
    • Eyang Subur: Kami mewakili jajaran Rumah Tangga UM mengucapkan SELAMAT dan Salut buat adik adik dari Ormawa yang telah membuat gebrakan satu hari tanpa asap kendaraan bermotor, meskipun dalam...
    • siti awaliyah: Rasanya hari ini beda sekali, suasana dalam kampus terasa nyaman dan sejuk. Semua orang yang masuk ruang jurusan membicarakan hal tersebut walaupun agak menggerutu karena harus...
    • suhartono: Kondisi peringatan ini cukup bagus namun masih bersifat mikro karena pelaksanaannya intern di UM saja, tapi kenapa mahasiswa dalam penyikapan atau merefleksikannya terhadap hari bumi...
    • ekowahyus: Bagaimana jika seminggu sekali atau paling tidak sebulan sekali diadakan kegiatan Car Free Day di UM … pasti damai sekali rasanya …. ekowahyu.s FIS-UM
    • kusfian: Ya pak Dawud, andaikan hari ini bisa berjalan terus di UM, betapa sehatnya kampus UM dan akan dicatat sebagai kampus pertama yang bebas polusi. UM sudah memprogram jalur lingkar arus...
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (3) (1)
    • kusfian: Di jln merapi juga banyak pohon yang berbunga warna warni pak noor, di jln Ijen sebelah utara akper masih kecil bunganya bagus.
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (2)
    • diding: Setahu saya, pemotongan pohon palem di mulai dari jalan Cakrawala (dahulu Gombong). Berlanjut di jalan kembar sebelah Selatan gedung Perpustakaan, dan yang terkini, di halaman gedung...
    • suhartono: Subhanallah, memang indah walau cuma melihat gambarnya, dan itupun masih salah satu dari ciptaan Yang Maha Indah, kalau yang mengakui fenomena langka itu adalah dari hati tentu kita akan...
  • Kurikulum 2013, Antara Fakta dan Opini (6)
    • haikalbiologi: Sedikit masukan untuk Sdr. Ferril, setelah anda menyajikan fakta dan opini macam di atas, lantas ini maunya apa? Tulisan ini arahnya ke mana? Kesimpulannya apa? Kalau ulasan anda...
    • Boniawan: Saya melihat kok tidak ada perubahan fundamental dalam hal filosofi-ideologinya, prinsip, dan konsep antara KTSP-2006 dengan Draft Kur 2013. Perbedaan signifikan justru pada...