Mampukah “Kerja Gila” UPT Perpustakaan Mempertahankan Peringkat Webometrics UM?

Sejak Juli 2009 sampai dengan Juli 2011, UM berhasil meraih peringkat 6 sampai 13 di Indonesia. Prestasi selengkapnya  sebagai berikut.

Rencananya 31 Januari 2012, pemeringkatan Webometrics akan mengumumkan edisi Januari 2012. Bagaimanakah peluang UM dalam edisi ini?

Pemeringkatan kali ini sungguh sangat sulit diukur. Hal ini disebabkan karena beberapa hal yaitu:

  1. Pengukur indikator inlink yaitu Yahoo Inlink sudah ditiadakan oleh Yahoo sedangkan pihak Webometrics belum mengumumkan pengukur penggantinya.
  2. Pihak Webometrics juga pernah mengumumkan akan menggunakan Bing untuk mengukur inlink dan rich files tetapi hasil pengamatan saya menunjukkan hasil pengukuran yang tidak meyakinkan.
  3. Peran Google Scholar menjadi semakin kecil karena adanya subindikator Scimago Institutions Rankings (SIR) yang memiliki bobot yang sama.

Kondisi UM

  1. Sejumlah subdomain seperti berkarya, suara, sastra, kemahasiswaan, fe, dll masih tetap berjalan dengan normal.
  2. Ada sejumlah subdomain yang mati yang akan sangat mengurangi jumlah file. Subdomain yang berpengaruh antara lain: musik, software, blogs, dan buku.
  3. Ada sejumlah subdomain (misalnya blogs) yang pernah diserang hacker sehingga puluhan ribu file menjadi hilang.
  4. Ada kemungkinan hilangnya sejumlah besar inlink karena matinya sejumlah subdomain sehingga inlink kehilangan tautannya.
  5. Secara diam-diam Perpustakaan UM bekerja keras untuk mengatasi hal tersebut dengan menambahkan 200 ribu file pdf, 150 ribu file ps, dan 600 ribu file doc. Mudah-mudahan Pak Darmono sebagai Kepala Perpustakaan sanggup mencarikan uang lelah bagi teman-teman di Perpustakaan yang sudah demikian banyak sumbangannya.
  6. Sayangnya jumlah file ppt merosot drastis. Perpustakaan sudah mencoba menambah file jenis ini tetapi sayangnya masih ada kendala teknis pada servernya sehingga hasilnya masih kacau. Sebelumnya UM telah mengkoleksi sampai dengan 10 ribuan file dan sekarang merosot ke jumlah yang sangat kecil yaitu 207. Hal ini disebabkan matinya sejumlah domain dan serangan hacker yang menghapus file.
  7. Pusat TIK telah berusaha mengembangkan blog.um.ac.id tetapi sumbangannya masih sangat kecil yaitu 18 ribu size dari 1,5 juta size yang sudah dimiliki UM.

PREDIKSI

UM kemungkinan besar akan turun minimum 2 peringkat karena (1) meroketnya UMM, (2) karena turunnya ppt dan kehilangan inlink.

Mungkin untuk pertama kalinya dalam sejarah Webometrics UM, kita dengan tulus hati mengangkat dua jempol untuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) karena berhasil melampaui UM dan mungkin masuk ke dalam 5 besar Indonesia.

Ada sejumlah teman yang sangat pesimis dan kuatir UM terlempar di luar sepuluh besar. Saya mencoba menenangkan mereka bahwa masih ada harapan mengingat “kerja gila pahlawan tanpa tanda jasa dengan sumbangan ratusan ribu file”.

Walaupun demikian sesungguhnya saya cemas mengamati pengelolaan informasi website UM yang tanpa visi. Pengelolaan informasi website UM seharusnya dibangun dengan kerja sama banyak pihak, keterbukaan menerima kritik, dan kemauan melakukan perbaikan, bukan dibangun berdasarkan monopoli, ketertutupan, dan kediktatoran. Mudah-mudahan hal ini bisa segera diperbaiki.

Kita tunggu tanggal 31 Januari 2012, bersabarlah.

.

Malang, 28 Januari 2012

Johanis Rampisela (Dosen UM)

 

 

 

Apakah Kiat Dahlan Iskan Bisa Diterapkan di UM?

Berikut ini berita yang saya kutip dari TEMPO.CO, Sabtu, 21 Januari 2012 , 08:03 WIB, http://www.tempo.co/read/news/2012/01/21/093378787/Begini-Kiat-Dahlan-Ubah-Pola-Pikir-Karyawan-BUMN
 

Begini Kiat Dahlan Ubah Pola Pikir Karyawan BUMN  

foto

TEMPO.CO, Jakarta – Dahlan Iskan, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), punya cara tersendiri untuk mengubah pola pikir karyawannya agar lebih maju. Salah satunya, mengirimkan pekerja di perusahaannya ke luar negeri. “Mulai dari tukang sapu sampai direksi saya kirim ke luar negeri, tentu saja bertahap,” ujar Dahlan saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jumat, 20 Januari 2012.

Menurut dia, cara itu jauh lebih efektif ketimbang marah-marah. Soalnya, kondisi di negeri orang yang lebih tertib dan tertata membuat mereka malu sendiri dengan kebiasaan buruk di Indonesia. “Iya, Pak, di Singapura itu bersih sekali, ya,” tuturnya menirukan kata-kata karyawannya. Kalau sudah begitu, kata dia, jauh lebih mudah untuk membuat perubahan di perusahaan.

Para karyawan yang sudah merasakan tinggal di luar negeri juga bisa lebih memahami cara kerja dan manajerial yang modern. Soalnya, menurut dia, kualitas tenaga kerja di Indonesia sebetulnya mumpuni. “Kalau dari segi kemampuan, orang Indonesia itu pintar-pintar, lho. Hanya kebiasaan buruknya itu yang sulit dihilangkan,” tutunya. Waktu yang efektif untuk mengubah pola pikir kira-kira dua bulan.

Cara ini juga diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang baru mengirim 20 karyawannya ke Valencia, Spanyol. “Program ini memang sudah beberapa kali dilakukan,” kata Dahlan.

Menurut dia, PT KAI memang sedang gencar mengubah pola pikir karyawannya agar perusahaan bisa semakin maju. Karyawan yang dikirim merupakan pekerja yang sehari-hari mengurusi hal-hal teknis dalam perjalanan kereta. “Di sana karyawan-karyawan belajar bagaimana menjalankan kereta dengan baik dan aman,” tuturnya.

 

UM bisa memulai untuk dosen dan karyawan teladan. Dosen teladan dan karyawan teladan diberi kesempatan untuk tinggal beberapa hari di negara yang sangat disiplin dan bersih seperti Singapura? Mereka kemudian diwajibkan membagikan pengalamannya dalam bentuk tulisan dan foto di Blog Berkarya ini.

 

Malang, 22 Januari 2012

Johanis Rampisela (Dosen Fisika FMIPA UM)

Apa yang belum dimiliki oleh UM?

Universitas Negeri Malang sudah memiliki fasilitas pendukung perkuliahan dan perkantoran yang sangat lengkap, antara lain kolam renang, Graha Cakrawala (tempat wisuda dll.), lapangan tenis yang modern, gedung rektorat yang modern (sedang dibangun) dan lain-lain. Tidak menutup kemungkinan suatu ketika nanti UM akan memiliki hotel yang “sangat strategis”. Dimana? Wisma IKIP/UM (yang sudah tidak dipakai) di Jalan Tumapel Malang yang terletak di sebelah barat Kantor Walikota/Balai Kota Malang.

Setelah kita mengetahui hal-hal tersebut maka pertanyaannya adalah apa yang belum dimiliki oleh UM? Pada kesempatan ini penulis tidak ingin membicarakan fasilitas  yang bersifat fisik tetapi pada layanan administrasi akademik dan administrasi umum.

Legalisasi Fotokopi Ijazah dll. Secara Online

Sesuai dengan Pedoman Pendidikan UM Edisi 2011 BAB XII, Pasal 85, Ayat (10), Butir h s.d. k tentang pejabat yang melegalisasi “salinan” ijazah, transkrip dan sertifikat pendidik. Dalam kesempatan ini tidak akan mempersoalkan substansi dari pasal tersebut tetapi dari aspek implementasi yang bersifat teknis/operasional.  Selama ini para lulusan UM atau orang yang mewakilinya  bila datang ke UM untuk keperluan legalisasi dokumen “belum tentu” 1(satu) hari selesai. Bagaimana bila legalisasi tersebut sangat diperlukan dan waktunya sangat mepet? Bagaimana bila yang bersangkutan rumahnya sangat jauh dan keuangannya sangat terbatas?

Salah satu solusinya adalah  UM harus memiliki “layanan terencana dan terpadu” yang dikelola oleh staf layanan umum yang terletak di front office . Layanan apa itu? Di zaman ini kita sudah mengenal layanan online. Apakah mungkin?  Jawabnya mungkin. Apakah tidak takut dengan dokumen asli tapi palsu (aspal)? Kita tidak perlu takut. Rasionalnya bagaimana? Naah…, mari kita mulai dari:

1. Pengguna Layanan

Pengguna layanan diwajibkan mengisi “formulir online” yang telah disediakan oleh Subag Pendidikan dan Evaluasi (PE) BAAKPSI UM. Seperti pendaftaran  mahasiswa baru yang sudah dilakukan oleh UM selama ini, formulir tersebut berisi antara lain (1) bukti setor keuangan untuk pembayaran legalisasi sertifikat pendidik dan transkrip (rekening Rektor), legalisasi ijazah diploma  dan sarjana (rekening Dekan)  dan legalisasi ijazah magister dan doktor (rekening Direktur PPs), (2) bukti setor keuangan untuk  penggandaan dokumen/foto kopi (jumlah eksemplar) dimasukkan di masing-masing rekening sesuai dengan dokumen  yang diminta, (3) identitas yang bersangkutan (KTP/SIM dan Nomor HP) dan (4)   meng upload file pdf dokumen yang diperlukan (ijazah, transkrip dan sertifikat pendidik).

2. Penyedia Layanan

Penyedia layanan adalah Subag PE, Fakultas, PPs dan Staf Layanan Umum. Proses layanan online ini berlangsung 5 (lima) tahap. Ke-1, lampiran file pdf: ijazah, transkrip dan sertifikat  pendidik divalidasi  dahulu dengan “dokumen/duplikat”  yang ada  Subag PE. Ke-2, setelah dinyatakan “valid” maka file pdf tersebut diberi nomor dan tanggal register oleh Subag PE. Ke-3,  transkrip/sertifikat pendidik langsung dicetak dan ditandatangani oleh pejabat di BAAKPSI sedangkan file pdf “ijazah” yang sudah diberi nomor dan tanggal register langsung dikirim ke “jaringan komputer  fakultas/PPs” untuk diproses. Ke-4, legalisasi ijazah, transkrip dan sertifikat pendidik yang sudah dilegalisasi dikirim ke kantor layanan umum (fronf office) untuk diserahkan kepada yang bersangkutan. Ke-5, kantor layanan umum memberi informasi kepada pengguna jasa melalui SMS untuk mengambil dokumen di fronf office dengan membawa persyaratan.

Pengguna layanan mengambil dokumen di kantor layanan umum (front office). Syarat pengambilan legalisasi dokumen: 1) harus menunjukkan dokumen “asli” (ijazah, transkrip, sertifikat pendidik dan KTP/SIM Pengguna Layanan)  untuk menentukan kesesuaian dan keabsahan  dan 2) bukti setor biaya legalisasi dan biaya fotokopi dokumen dari bank yang ditunjuk.

Dari paparan di atas, Alumni UM/pengguna jasa akan memperoleh “Layanan Prima”. Hanya datang 1 (satu) kali dengan waktu layanan 10 menit sudah menerima legalisasi ijazah/transkrip/sertifikat pendidik.  Untuk melaksanakan Layanan Prima tersebut harus diterbitkan SK Rektor UM yang berisi: 1) standar mutu layanan, 2) waktu yang diperlukan untuk memroses, 3) petugas yang melayani di masing-masing unit kerja, dan 4) lain-lain.

 

Bila ide/gagasan ini dianggap berguna bagi kemajuan UM maka yang harus dipersiapkan antara lain adalah 1) tempat dokumen (duplikat ijazah dan transkrip) harus memenuhi syarat ruang dan almari penyimpanan yang sesuai dengan “standar kearsipan”, 2) dokumentasi specimen ijazah dan trankrip dari sejak berdirinya PTPG, IKIP Malang sampai sekarang dan nanti, 3) memilih dan menetapkan petugas validasi  dokumen karena “tidak semua orang” boleh mengeluarkan dan memvalidasi dokumen, dan 4) biaya perawatan dokumen karena masa penyimpanan (inaktif) duplikat ijazah dan transkrip sudah ditetapkan oleh Kearsipan Nasional RI adalah “sepanjang masa”.

Malang, 17 Januari 2012

Djoko Rahardjo, Staf Subag Sardik BAAKPSI UM

 

ALUR  LEGALISASI IJAZAH DLL. SECARA ONLINE
skema

Hymne UM tidak dimuat di Website UM

Banyak mahasiswa bahkan dosen yang tidak hafal lagu Hymne UM, padahal mereka sudah belajar di UM beberapa tahun, tidak salah jika hal tersebut dapat terjadi, sebab dari UM sendiri tidak menampilkan Lagu Hymne UM di website UM.

Peringkat UM Versi 4ICU Tahun 2005-2012

Malang, 15 Januari 2012

Johanis Rampisela

Dosen Fisika FMIPA UM

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.