Pengawasan Kebijakan dalam Bidang Internet UM

Sejak bulan Maret 2011, tiba-tiba saya merasa perlunya ada pihak yang melakukan pengawasan bidang teknologi informasi dan komunikasi UM. Agar tidak terlalu luas, saya hanya membahas tentang pengawasan internet. Beberapa hal yang perlu pengawasan dalam hal internet.

  • Sewa Bandwidth: lebar, nama produk, campuran/domestik/internasional, nilai kontrak per tahun, tgl mulai kontrak, tgl selesai kontrak, nama penyedia jasa internet, harga perkiraan sendiri (HPS).
  • Pembagian Bandwidth: proporsional terhadap jumlah mahasiswa, alokasi minimum setiap unit.
  • Kebijakan Akses: jaringan sosial, waktu tutup akses, waktu buka akses.
  • Laporan Pemakaian pada Hari Kerja dan Jam Kerja: tanggal, domestik/internasional, akses ke server/akses keluar, rata-rata, maksimum.
  • Laporan Gangguan: tanggal, waktu mulai, waktu akhir, penyebab, total waktu, prosentase.
  • Perencanaan Bandwidth: berdasarkan pemakaian bandwidth harian bulan Juli-November.
  • Pengadaan: dilelang dan ditetapkan dalam bulan Desember, perlu kejelasan dalam spesifikasi teknis.

Pihak yang melakukan pengawasan perlu diberi kewenangan untuk melakukan pengecekan di lapangan baik akses dokumen maupun akses peralatan untuk menjamin bahwa hasil pengawasan adalah benar. Dengan pengawasan ini, diharapkan:

  • Layanan Online (KRS, Pendaftaran, Pembayaran) dapat dilayani tanpa kelambatan.
  • Setiap fakultas memperoleh bandwidth yang proporsional dengan jumlah mahasiswa.
  • Akses internet dapat digunakan secara maksimum untuk kebutuhan akademik dan kerja pada jam kerja.
  • Tidak ada bandwidth yang disewa dari ISP lain tetapi tidak digunakan.
  • Lebar bandwidth yang disewa tidak jauh melampaui kebutuhan.
  • Lebar bandwidth yang diperoleh akan maksimum dengan dana yang ada (berkaitan dengan lebih dari satu penyedia jasa internet).
  • Kualitas layanan penyedia jasa internet dapat dipantau berdasarkan tingkat gangguan yang terjadi.
  • Layanan internet tidak akan terputus karena melewati batas kontrak.

Semoga suatu waktu UM dapat melaksanakan hal ini sehingga pengelolaan Internet di UM menjadi lebih baik.

.

Malang, 6 Februari 2012

Johanis Rampisela (Dosen UM)

Saran: Hapus Moderasi dari Website UM

Sejak tanggal 25 Agustus 2008, warga UM mempunyai tempat menyampaikan keluhan/ucapan selamat/pengumuman di website UM yaitu melalui SUARA KITA (http://suara.um.ac.id). Juga tempat untuk menyampaikan pendapat/prestasi yaitu melalui BERKARYA (http://berkarya.um.ac.id).

Selain website utama UM, SUARA KITA dan BERKARYA menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh warga UM. Sejumlah penulis dan komentator bermunculan. Para penulis BERKARYA antara lain Pak Dawud, Pak Djoko Rahardjo, Mas Ferril, Bu Aminarti Siti Wahyuni, Pak Noor Farochi, Bu Fatmawati, Pak Johanis Rampisela, Mas Michael, Humas PTIK , Pak Karkono, Mbak Eny Erawati, Humas, Mbak Siska Indarwati, dan Mas Devid. Para penulis SUARA KITA antara lain Pak Johanis Rampisela, Humas Pusat TIK, Mas Dedi Mukhlas, Pak Suhartono, Pak Moch Syahri, Mas Michael, Pak Noor Farochi, Bu Siti Awaliyah, Mbak Yolanda, Mas Fa’ul, Pak Djoko Rahardjo, Bu Fatmawati, Pak Nyawa, Pak SuliADi RS.

Tulisan yang langsung muncul membuat para penulis bersemangat. Tulisan yang cepat terbit menyebabkan banyak komentar yang muncul dan saling sahut menyahut karena komentarpun langsung tampil tanpa moderasi.

Sayang sekali masa itu berakhir pada tanggal 18 Agustus 2011. Sehari setelah peringatan Kemerdekaan Indonesia tersebut, subdomain BERKARYA dan SUARA KITA mengalami MODERASI. Semua tulisan dan komentar dimoderasi oleh PUSAT TIK.

AKIBATNYA

  • Para penulis dan komentator menjadi “malas” menulis/berkomentar karena tidak segera tampil tulisan/komentar.
  • Tulisan tidak bisa disisipi gambar/dokumen sehingga tulisan menjadi membosankan.
  • Tulisan/komentar yang ditulis pada Jumat sore baru akan muncul pada Senin pagi.
  • Alexa Traffic Rank UM Januari 2012 turun dari 40.000 (Januari 2011) menjadi 58.460.
  • Peringkat UM di 4ICU Januari 2012 turun dari peringkat 16 ke 24.
  • Peringkat UM di Webometrics Januari 2012 turun dari 6 menjadi 14.

Saya menyarankan agar MASA MODERASI segera diakhiri. Seandainya memang ada tulisan/komentar yang terbit tidak benar maka setelah itu masih bisa dihapus. Sudah banyak penulis dan komentator yang menginginkan hal ini.

.

Malang, 13 Februari 2012

Johanis Rampisela (Penulis dan Komentator BERKARYA dan SUARA KITA)

Peminat Program Studi di UM pada seleksi SNMPTN Jalur Undangan

Jumlah Pendaftar maupun Peminat Program Studi yang ditawarkan di seleksi SNMPTN Jalur Undangan untuk pilihan Universitas Negeri Malang semakin banyak peminatnya. Berikut adalah tabel pilihan program studi yang memilih di Universitas Negeri Malang.

 

SARAN: Ubah Bandwidth Internasional ke Campuran

 

KONDISI PENGADAAN BANDWIDTH UM

  1. Pada tanggal 29 November 2011, UM menetapkan PT Telkom sebagai penyedia bandwidth 32 Mbps campuran (domestik dan internasional) dengan nilai kontrak Rp 660 juta/tahun. Kondisi: layanan ini sudah dipakai.
  2. Pada tanggal 24 Februari 2012, UM menetapkan PT Telkom sebagai penyedia bandwidth 32 Mbps internasional dengan nilai kontrak Rp 484 juta/tahun. Kondisi: masih akan diadakan kontrak. [Atas arahan Rektor Prof. Suparno dan Pembantu Rektor II Prof. Rofi’uddin, sanggahan banding PT Telkom berhasil diselesaikan sesuai prosedur dan menghasilkan keputusan yang tepat]

 

MASALAH YANG DIHADAPI UM

  • Jika pengadaan kedua dibuatkan kontrak tanpa perubahan maka UM akan mengalami kerugian. Mengapa? Secara teknis, dengan kondisi UM saat ini, tidak mungkin untuk memfungsikan sepenuhnya bandwidth campuran dan bandwidth internasional secara serempak. Yang akan terjadi adalah hanya kemampuan domestik dari bandwidth campuran (pengadaan pertama) dan bandwidth internasional (pengadaan kedua) yang akan berfungsi.
    • Jika UM hanya menggunakan kemampuan domestik dari bandwidth campuran ini berarti UM tidak menggunakan kemampuan internasionalnya berarti merugi 70% dari nilai kontrak bandwidth campuran yaitu 70% x Rp 660 juta = Rp 462 juta per tahun.

 

SARAN

  • Ubah bandwidth campuran ke bandwidth internasional. Berdasarkan pertimbangan: harga bandwidth internasional semakin rendah dan biaya sewa bandwidth total Rp 660 juta + RpĀ  484 juta = Rp 1,14 M per tahun, maka total bandwidth campuran yang layak diperoleh adalah 100 Mbps. Dengan demikian pengadaan bandwidth yang kedua harus diubah menjadi 100 – 32 = 68 Mbps campuran.
  • Jika pengubahan berhasil dilakukan maka jaringan distribusi (terutama jaringan dari Pusat TIK ke unit-unit) diperlancar dan hotspot ditambah sehingga warga UM dapat menikmati peningkatan bandwidth yang sangat drastis ini (dari 32 Mbps menjadi 100 Mbps).
  • Segera tetapkan kuota maksimum bandwidth fakultas berdasarkan perbandingan jumlah mahasiswa. Untuk unit selain fakultas, dapat ditetapkan berdasarkan jumlah karyawannya.

 

Mudah-mudahan kita segera menikmati

layanan internet campuran 100 Mbps

Semoga UM dapat mencapai kontrak yang terbaik dalam penyediaan jasa bandwidth internet.

 

Malang, 27 Februari 2012

Johanis Rampisela (Dosen FMIPA UM)

.

“Jejak Digital” Kita di Website UM

Kita dapat menggunakan fasilitas pencarian Google untuk mencari jejak digital kita di dunia maya. Misalkan, kita ingin mengetahui berapa banyak nama “johanis rampisela” atau “johanis a rampisela” atau “johanis agustinus rampisela” yang ada di website UM. Masuk ke Google lalu beri perintah berikut:

“johanis rampisela” OR “johanis a rampisela” site:um.ac.id

maka diperoleh angka 15.500. Jadi Google mencatat ada 15.500 jejak digital yang mengandung nama “johanis rampisela” atau “johanis a rampisela” di dalam website um.ac.id. Jika nama lebih dari satu kata maka harus diapit oleh tanda petik.

Beberapa jejak digital lainnya:

  • dawud: 6.850
  • hendyat: 5.390
  • “aminarti siti wahyuni”: 3.700
  • “noor farochi”: 3.550
  • “djoko rahardjo”: 3.470
  • “Prof. Suparno” OR “H. Suparno” OR “Dr. Suparno”: 2.340
  • rofi’uddin: 2.230
  • “dedi mukhlas”: 2.230
  • “bambang banu”: 2.220
  • kusmintardjo: 1.930
  • “Kadim Masjkur” OR “Kadim Masykur: 1.850
  • “ferril irham”: 1.450
  • dsatyananda: 1.420
  • “toto nusantara”: 1.170
  • isnandar: 1.160

Selamat mencoba.

.

Malang, 24 Februari 2012

Johanis Rampisela (Dosen UM)

.

.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.