REMBULAN TERSENYUM… Bagian Ke-10

REMBULAN TERSENYUM DI LANGIT MELONGOANE

(Bagian Ke-10)

Oleh: Djoko Rahardjo*

Sersan Djoko meminta maaf kepada para pembaca. Pembicaraan  dengan Pak Dwi Haryoto sempat terputus karena di belakang tempat berdiri banyak lalu-lalang para wanita yang menuju ke kamar mandi. Pagi itu, mereka harus mengantri cukup panjang sebab hanya tersedia empat kamar mandi. Suasana di lantai satu kapal mirip dengan tempat penampungan “para pengungsi” di Pulau Galang. Dan di antara para wanita yang mengantri itu, ada wajah-wajah yang sempat kukenali semalam. Wajahnya kok berubah, ya? Semula kelihatan cantik tetapi sekarang…,ada yang kelihatan mowol-mowol (acak-acakan).
O ya…, pembicaraan Pak Dwi dengan Sersan Djoko tadi, sudah sampai dimana? Eee…, kalau tidak keliru…, sudah sampai pada pembicaraan tentang waktu tempuh dari Pelabuhan Lirung ke Pelabuhan Melongoane yang memakan waktu 20 (dua puluh) menit tetapi sayang…. Begitu, kan? Naaah…, inilah yang menjadi persoalan. Mengapa? Ternyata…, waktu yang diperlukan oleh ABK untuk “bongkar-muat” barang di Pelabuhan Lirung memerlukan waktu 2 (dua) jam lagi. Waduh…, perut lapar yang bersimbiose dengan sakit gigi, plus masuk angin sudah pada klimaksnya. Tubuh Sersan Djoko sudah tak tahan menerima kesabaran. Akhirnya tercetuslah ide untuk menyewa speed boat.
“Pak Dwi…, tiga puluh menit lagi kapal ini akan berlabuh. Bagaimana kalau kita menyewa speed boat dari Lirung ke Melong?” Begitu kata yang terucap dari mulut yang sedang sakit gigi.
“Saya setuju saja…. Asalkan yang lain juga setuju…”, begitu jawaban Pak Dwi.
Segera kukampanyekan ide ini kepada Pak Heri Suwignyo, Pak Erry Hidayanto, Pak Amin Sidiq dan  Bang Ali Rohmad. Ternyata ide ini disetujui secara bulat, 100% (seratus persen). Sebagai seorang Sersan Kopasus (singakatan dari serius tapi santai ketika sedang meminum kopi panas, susu sapi)—yang sudah terbiasa bertugas di medan yang berat—hanya dalam hitungan “detik”—tidak perlu dengan hitungan menit—mengambil komando pendaratan pasukan. Bagaimana? Apakah pendaratan pasukan tersebut berjalan dengan selamat? Ikuti kisah berikutnya!

BERSAMBUNG …

Melongoane – Talaud – Sulut,  3 Oktober 2012

*) Djoko Rahardjo, Staf Subbag Sarana Akademik  BAKPIK  UM

Komentar ditutup.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.