APRIL ISTIMEWA

20 APRIL: HARI KONSUMEN

Tanggal 20 April merupakan Hari Konsumen internasional. Peringatan hari konsumen berujutan mendukung atas hak-hak konsumen.

Di Indonesia, hak-hak konsume dilindungan dalam Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

Hak konsumen adalah:

a.     

hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;

b.     

hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;

c.     

hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai konsidi dan jaminan barang dan/atau jasa;

d.    

hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;

e.     

hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;

f.      

hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;

g.     

hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;

h.     

hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;

i.       

hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

 

21 APRIL: HARI KARTINI

Setiap 21 April, bangsa Indonesia memperingati hari kelahiran Raden Adjeng Kartini sebagai Hari Kartini. Hari Kartini merupakan hari kebangkitan wanita Indonesia dalam berpartisipasi dalam membangun bangsa. Wanita berkedudukan setara dengan pria dalam mengisi pembangnan bangsa: level keluarga, masyarakat, dan bangsa.

 

22 APRIL: HARI BUMI

Tanggal 22 April merupakan Hari Bumi. Hari Bumi diperingati sebagai dukungan atas pentingnya perlindungan lingkungan hidup. Hari bumi pertama kali dirayakan pada 22 April 1970. Saat ini, perigatan hari bumi dikoordinasikan oleh Erth Day Network dan diperingati lebih dari 192 negara tiap tahun.

Hari ini, UM menyelenggarakan peringatan Hari Bumi dengan menerapan sehari saja tanpa kendarangan bermotor yang dimotori oleh Ormawa UM. Tujuannya agar udara UM bersih dari polusi CO2 hasil pembakaran kendaraan bermotor. Tentu saja, terbebas dari polusi suara hasil raungan knalpot kendaraan bermotor.

Rasanya nikmat sekali tanpa asap dan tanpa raungan sura knalpot kendaraan bermotor. Saya pun dapat menikmati masuk ke kampus menggunakan sepeda listrik yang tanpa polusi. Juga ketika berjalan ke kantor Pusat TIK terasa udara segar, terdengar suara burung berkicau merdu, terdengar suara “gareng pung” pertanda musim akan berubah kemarau, terdengar suara anak-anak SMA yang sedang menyanyikan lagu saat ikut lomba yang diselenggarakan oleh Ormawa Fakultas Sastra.

Andai suasana seperti ini dipertahankan, setidaknya, bukan hanya sekali dalam setahun–munkin dua hari sekali, mungkin seminggu sekali, atau sebulan sekali: BETAPA SEHATNYA UDARA DI UM TERCINTA INI.

6 comments to APRIL ISTIMEWA

  • Noor Farochi

    Penerapan sehari tanpa kendarangan bermotor yang digasas Ormawa UM sebenarnya dilaksanakan pada hari bumi 22 April, tetapi karena beberapa hal yang tidak bisa dihindari maka ditunda pada hari kamis, 25 april.
    Keinginan agar udara UM bersih dari polusi CO2 hasil pembakaran kendaraan bermotor sebenarnya sudah lama dilontarkan para pimpinan. Dari beberapa laporan yang masuk, nampaknya sebagian besar mendukung kegiatan ini walaupun dipintu-pintu masuk tidak sedikit para panitia ormawa dibantu jajaran keamanan yang mendapat cacian dan umpatan, tetap sabaar, salut.
    Program jalur lingkar kampus untuk arus kendaraan bukannya belum menjadikan program prioritas. Misal di bekas rumah-rumah dinas simpang ambarawa saat ini sudah diratakan, rencananya akan dipaving dan dipakai untuk tempat parkir kendaraan. Hambatan utama tentu karena anggaran yang belum turun.
    Kalau dukungan semakin banyak, bukan tidak mungkin segera diterapkan lingkungan kampus terbebas dari polusi suara hasil raungan knalpot kendaraan bermotor. Selain di jalur lingkar kampus dan jalan-jalan menuju kantong-kantong parkir yang telah ditentukan.
    Masalahnya mungkin pada bagian kebersihan halaman harus mendapat perkecualian karena harus membersihkan dan mengangkut sampah di sekitar kampus.

  • Kami mewakili jajaran Rumah Tangga UM mengucapkan SELAMAT dan Salut buat adik adik dari Ormawa yang telah membuat gebrakan satu hari tanpa asap kendaraan bermotor, meskipun dalam melaksanakan program tersebut banyak sekali umpatan yang tidak mengenakan di telinga jangan gentar jalan terus. Yang jelas saya sendiri banyak mendengar dari sebagaian besar mahasisiwa, Dosen,karyawan relatif menyambut gembira dan menginginkan hal tersebut bisa menjadi agenda rutin. kalau bisa satu bulan sekali atau satu minggu sekali lebih bagus

  • Rasanya hari ini beda sekali, suasana dalam kampus terasa nyaman dan sejuk. Semua orang yang masuk ruang jurusan membicarakan hal tersebut walaupun agak menggerutu karena harus berjalan cukup jauh dari tempat parkir. Seandainya para pimpinan kemana-mana berjalan kaki dan ketika ketemu dengan anak buah di jalan menebarkan senyumnya yang manis, pasti indah sekali. Hal ini akan melahirkan hubungan yang baik antara pimpinan dengan bawahan. Rasa saling menghormati dan menghargai akan tumbuh jika saling mengenal, peribahasanya Pak Dawud “tak kenal maka tak sayang”, bagaimana bisa sayang dan bekerjasama dengan baik jika ketemu saja tidak pernah. Pasti bekerja akan lebih semangat jika ada pimpinan yang perhatian kepada bawahannya. Jadi jika tidak ada kendaraan di dalam kampus akan membuka peluang lahirnya keakraban antara pimpinan, dosen (bukan pimpinan), pegawai, dan mahasiswa. Insyaallah UM akan menjadi satu keluarga besar yang harmonis. AMIN.

    Siti Awaliyah
    Dosen Hukum dan Kewarganegaraan

  • Kondisi peringatan ini cukup bagus namun masih bersifat mikro karena pelaksanaannya intern di UM saja, tapi kenapa mahasiswa dalam penyikapan atau merefleksikannya terhadap hari bumi tidak tepat waktunya yang semestinya hari bumi jatuh pada hari senin 22 April sebagai peringatan hari bumi sedunia, dan seyogyanya intelektual (mudah mudahan bisa berfikir yang lebih makro) untuk menyikapi kerusakan lingkungan didalam negeri maupun luar negeri…….

  • ekowahyus

    Bagaimana jika seminggu sekali atau paling tidak sebulan sekali diadakan kegiatan Car Free Day di UM … pasti damai sekali rasanya ….

    ekowahyu.s
    FIS-UM

  • kusfian

    Ya pak Dawud, andaikan hari ini bisa berjalan terus di UM, betapa sehatnya kampus UM dan akan dicatat sebagai kampus pertama yang bebas polusi. UM sudah memprogram jalur lingkar arus kendaraan namun nampaknya belum menjadikan program prioritas. Andaikan mulai hari ini diprioritaskan maka dalam waktu tiga bulan akan rampung, paling lambat tahun 2014 sudah terealisasi. Salut untuk Ormawa UM.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.