DHARMA BAKTI KAMPUS ALUMNI (10)

Alumni Jurusan Bahasa Inggris angkatan 1971 dan beberapa dari angkatan 1970 dan 1969 dalam program ‘Dharma Bakti Kampus’ memberikan sumbangan pohon-pohon berbunga ini adalah dalam rangka ikut berpartisipasi memperindah halaman kampus untuk mendukung terwujudnya “Kampus di Dalam Taman”.   Semoga menyusul segera bisa diikuti oleh alumni-alumni yang lain.  Berikut ini adalah lanjutan dari tulisan beberapa pohon sebelumnya.

10.  Saraca Indica (Asoka)

Pohon Saraca Indica (Asoka) ini memiliki banyak nama dalam literatur India.  Beberapa nama untuk pohon Ashoka, (Ashoka adalah bahasa Sansekerta berarti tanpa kesedihan atau penderitaan).  Nama lain dalam bahasa Sansekerta:  Sita-Ashoka, Anganapriya, Ashopalava, Ashoka, Asupala, Apashaka, Ashoka, Hemapushpa, Kankeli, Madhupushpa, Pindapushpa, Pindipushpa, Vanjula, Vishoka, Vichitra.
Bahasa lainnya: Thawgabo, Thawka (Burma), Vand ichitrah, Vanjulam (Hindi), Ashok (Assamese}, Oshok (Bengali), Ashoka (Oriya), Asogam (Tamil), Asokam (Malayalam), Asokamu, Vanjulamu (Telugu), Sokanam (Thailand), Diyaratmal, Diyeratembela (Sinhala), Nikabilissa (Divehi), Achenge, Akshth, Ashanke, Kenkalimara, (Kannada), Gapis, Tengalan (Melayu).
Saraca Indica  adalah anggota dalam keluarga Fabaceae (keluarga kacang-kacangan), dari sekitar tujuh puluh spesies tanaman pohon asli tanah dari benua India, Cina dan Srilanka, ke Malaysia, Kalimantan, dan Sulawesi.  Sekarang telah menyebar lebih jauh dan dapat ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Thailand.  Pohon Ashoka sama-sama dihormati oleh umat Hindu dan Buddha.
Pohon Ashoka adalah pohon hutan hujan yang tumbuh di seluruh India, pohon yang selalu hijau ini ditemukan tumbuh pada ketinggian 750 m, di pegunungan Himalaya, Khasi, Garo, dan bukit Lushai.  Distribusi aslinya adalah di daerah pusat dataran tinggi Deccan, serta bagian tengah dari Ghats Barat di pesisir barat benua India.  Pohon ini termasuk pohon cemara kecil tumbuh lambat dengan daun hijau tua, mencapai ketinggian maksimal 9 meter.  Pohon ashoka dianggap sebagai pohon suci di seluruh benua India, terutama di India dan Sri Lanka.   Di benua India, pohon Asoka adalah tanaman populer dan tanaman kebun, banyak digunakan dalam lansekap.
Saraca indica, telah digunakan untuk mengobati berbagai gangguan sejak berabad-abad.  Kulit, biji, bunga dan buah dari Asoka digunakan untuk tujuan pengobatan.   Pasta dari kulitnya – kulit yang bermanfaat dalam memerangi sakit yang terkait dengan edema atau pembengkakan.  Kulit Pohon Ashoka biasa digunakan untuk pengobatan dan dilaporkan memiliki efek merangsang pada endometrium dan jaringan ovarium dan bermanfaat dalam pengobatan kasus perdarahan uterus yang berlebihan, efektif digunakan pada wanita untuk mengobati berbagai gangguan ginekologi, dismenore – nyeri haid, perdarahan tumpukan, keputihan dan banyak penyakit lainnya.
Saraca asoca dengan mahkota besar bunga oranye-merah yang amat sangat wangi pada malam hari.  Asoka dihargai karena dedaunan yang indah dan penampilan kelimpahan wangi bunganya, dengan musim berbunga adalah sekitar bulan Februari sampai April.  Warna bunga-bunga Ashoka adalah oranye cerah – kuning, dan berubah merah sebelum layu.  Bunga ini memiliki aroma harum dengan setengah benang sari merah yang memberikan cluster bunga penampilan berbulu, bunga Asoka adalah merah dan oranye.

bersambung

Noor Farochi – Kabag UHTBMN

 

POHON BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (9)

Pohon lindung berbunga sumbangan alumni Bahasa Inggris 1970/1971 berikutnya adalah.

9.  Xanthostemon Chrysanthus

Nama Xanthostemon chrysanthus, spesies berasal dari kata Yunani Kuno xanthos – kuning, dan stemon – benang atau benang sari. CHRYSOS “emas”, dan “anthos” “bunga”.
Xanthostemon chrysanthus adalah tanaman kebun populer dengan mekar kuning mencolok, umumnya dikenal sebagai pohon Penda Emas, yaitu spesies pohon yang ditemukan tumbuh begitu saja (endemik).  Penda Emas adalah pohon hutan terbuka atau hutan tadah hujan ditemukan di pesisir utara Queensland utara dari Townsville ke Cape York, sering di sepanjang tepi atau anak sungai.
Xanthostemon chrysanthus adalah pohon berukuran sedang dengan mahkota menyebar sebagai pohon di alam liar, dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 20 meter tetapi dalam budidaya biasanya lebih kecil, mungkin hanya mencapai antara 5 — 10 m.
Oleh pengusaha pembibitan tanaman, dibudidayakan sebagai tanaman hias, untuk digunakan di kebun dan taman lansekap.  Pembibitan pohon ini dapat diperbanyak dengan stek atau biji, tapi perkecambahan mungkin lambat.
Xanthostemon chrysanthus, dikenal sebagai “pohon hias yang sangat menarik” tetapi cukup sulit untuk menemukannya.  Tanaman ini cukup kuat, mentolerir tanah kering, untuk kondisi panas lebih suka iklim hangat dalam posisi cerah dan kondisi lembab.
Pohon Penda Emas ini memiliki respons yang baik dengan pemangkasan dan dapat dengan mudah dibentuk menjadi semak, pagar atau layar dengan pemangkasan rutin dan hampir tidak memerlukan penyiraman setelah dibentuk, namun akan berkembang dalam tanah berdrainase baik.
Pertumbuhan daun yang pada awalnya berwarna kemerahan tembaga kontras indah dengan yang lebih tua.  Selanjutnya setelah dewasa daunnya kaku berbentuk ujung tombak, hijau tua mengkilap di atas dan pucat di bagian bawah dengan panjang daun sekitar 15 cm.
Di daerah sub-tropis dan tropis pembungaan dapat diandalkan, bunga-bunga terjadi dalam kelompok dekat ujung cabang.  Diantara bunga-bunga sering terdengar suara berdengung dari lebah yang mengumpulkan nektar.  Pembungaan biasanya terjadi di sini di akhir musim panas dan musim gugur menampilkan pemandangan yang menakjubkan saat bunga mekar penuh.  Benang sari adalah fitur utama dari bunga berbulu muncul di ujung cabang, nampak seolah-olah ada ratusan laba-laba di dalam bunga-bunga mekar kuning keemasan.
Pembungaan muncul pada setiap saat sepanjang tahun terjadi di musim panas dan musim gugur, berbunga berlimpah kuning cerah yang mencolok membentang di ujung cabang, sangat menarik.

Insyaallah, kira-kira seperti inilah nanti kalau bisa tumbuh dengan baik.

 

 … bersambung….

 Noor Farochi – Kabag UHTBMN

 

Cara Aman Pendaftaran SBMPTN 2013

Tips dan Trik Aman Pendaftaran SBMPTN 2013 – Halooo, semua calon mahasiswa Perguruan Tinggi Indonesia. Wa tidak terasa ini sudah bulan ke-5 2013, he..he… baru sadar kalau sudah semester 8 juga saya. Ups… maaf mau kasih Tips dan Trik Aman Pendaftaran SBMPTN 2013 kok malah curhat. He…he.. Oke, jadi pada treat ini saya akan berbagi riset mengenai Cara Aman Pendaftaran SBMPTN 2013 yang marak dengan aksi nipu.

WASPADA!! WEBSITE PALSU SBMPTN 2013!!

Cara Aman Pendaftaran SBMPTN 2013 sebenarnya sudah di jelaskan pada website resmi: http://www.sbmptn.or.id/ namun mungkin beberapa orang yang sulit dalam memahaminya akan saya jelaskan sebagai berikut, menggenai Cara Aman Pendaftaran SBMPTN 2013 agar Anda terhindar dari aksi nipu-nipu dan bisa menjalankan tugas masuk PT dengan aman. Oke, ini Cara Aman Pendaftaran SBMPTN 2013:

  • Cara pertama Anda harus bisa mengoperasikan komputer dan mengenal lumayan banyak menggenai dunia internet seperti, 1) Email, 2) Cetak Dokumen, 3) Isi Form, 4) Upload Dokumen*, 5) Transfer Rekening, 6) Facebook*, dan 7) No. HP
  • Wow banyak banget syaratnya?? Tenang itu untuk kelengkapan saja, he..he..
  • Secara jelas di atas bahwa WEBSITE RESMI hanya di: http://www.sbmptn.or.id/ BUKAN YANG LAINNYA !!!
  • Kemudian pada halaman website resmi memiliki tampilan
    http://berkarya.um.ac.id/2013/05/14/cara-aman-pendaftaran-sbmptn-2013/
  • Website RESMI TIDAK AKAN MENCANTUMKAN NOMOR REKENING. Ini pernyataan resminya
    http://berkarya.um.ac.id/2013/05/14/cara-aman-pendaftaran-sbmptn-2013/
  • Soal syarat dan ketentuannya, sebagai berikut
    http://berkarya.um.ac.id/2013/05/14/cara-aman-pendaftaran-sbmptn-2013/
  • Download Manual Ebook Transfernya Internet, SMS, Mandiri, dll: VIA FACEBOOK | DROPBOX
  • Ini Media Sosial RESMInya PANITIA SNMPTN 2013
    http://berkarya.um.ac.id/2013/05/14/cara-aman-pendaftaran-sbmptn-2013/

Na uda ngak binggung kan?? Oke, semoga bermanfaat dan sukses dengan aman dan lancar ya ^_^ kalau ada yang kurang jelas dan ingin tanya atau nambah teman silahkan

Catatan:
Maaf link download saya matikan karena di larang oleh admin dalam memberikan link 🙂

Kontak Penulis:
Dedi Mukhlas | 209121419493 | dedimukhlas@gmail.com

POHON BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (8)

selanjutnya….

8.  Dillenia philippinensis

Nama Ilmiah: Dillenia philippinensis, [Melayu – Simpoh Filipina], Filipina Catmon, Katman, Palali.
Ini adalah spesies pohon kecil yang memiliki bunga putih dan buahnya berdaging ditanam sebagai pohon hias di taman-taman dan tepi jalan, berbunga pada ketinggian 3 m, dengan tinggi maksimum sekitar 15 m dan diameter yang jarang melebihi 20 cm.
Dalam perdagangan internasional kayunya dikenal dengan nama simpoh, sedangkan menurut daftar kayu komersial di Indonesia tercatat sebagai simpur. Kayu simpoh tergolong kayu menengah hingga berat, dengan kerapatan kayu (pada kadar air 15%) antara 560 – 930 kg/m3.
Serat-seratnya lurus atau berpadu; teksturnya kasar dan merata. Kayu simpoh agak sukar dikeringkan karena mudah melenting, melintir, melengkung, serta pecah-pecah di ujung dan di permukaan kayu apabila pengeringannya dilakukan secara kurang hati-hati.
Kayu simpoh biasa dipakai untuk utilitas umum, cocok digunakan untuk konstruksi, tiang-tiang, pekerjaan interior, furniture, papan, pintu-jendela serta kusennya, panil-panil dekoratif, lantai, furnitur, rangka dan lantai perahu, venir serta kayu lapis, dan kayu artikel.  Banyak jenis sempur yang menghasilkan kayu pertukangan yang baik, beberapa jenis kayu sempur juga baik untuk dijadikan arang.  Dari kulit kayu bisa diperoleh pewarna merah.
Meskipun keawetan kayu ini tergolong rendah hingga sedang, kayu simpoh mudah diawetkan dengan kreosot atau bahan pengawet lain. Simpoh juga rentan terhadap serangan rayap kayu-kering, dan jamur perusak kayu.
Buah dari beberapa jenis dapat dimakan, baik dalam keadaan segar ataupun setelah diproses, dijadikan asinan atau dimasukkan dalam masakan. Buah jenis sempur tertentu juga baik dipakai untuk pecuci rambut (keramas), untuk membasmi kutu kepala, atau untuk mencuci pakaian.  Sebagai bahan obat tradisional, pernah dianjurkan untuk mengatasi sariawan, sariawan usus, dan peradangan pada gusi.
 

… bersambung….

 Noor Farochi – Kabag UHTBMN

 

POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (7)

berikutnya….

7.  Cassia fistula

Nama umum pohon Cassia fistula adalah Golden Shower, dikenal sebagai pohon mandi emas, Amaltaas, Laburnum (India), Pohon Pipa Pudding, Trengguli, kayu raja, bobondelan, kolobur, tilai, bubuni, ketoka, kluwang, ladao, limbalo.
Pohon mandi emas berukuran pohon sedang, dapat tumbuh tinggi 10-20 meter dengan pertumbuhan yang cepat tumbuh dengan baik di daerah beriklim kering, yang terbaik di bawah sinar matahari penuh, memiliki mahkota terbuka dan tidak teratur.   Dalam keadaan musim kering berkepanjangan akan mekar lebih baik di mana ada perbedaan antara suhu musim panas dan musim dingin, semua pohon merontokkan daunnya dengan bunga berkelompok berwarna kuning keemasan dan menggantung.
Pohon lindung berbunga yang populer sebagai tanaman untuk properti hias yang teduh juga merupakan obat herbal Ini adalah tanaman berbunga spesies asli dari  benua India dan wilayah yang berdekatan Asia Tenggara.
Cassia fistula secara luas ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis ini adalah merupakan pohon nasional Thailand, dengan bunganya  adalah bunga nasional Thailand.
Pohon ini memiliki kayu yang kuat dan sangat tahan lama, berbunga berlimpah berkali-kali dengan hampir terlihat tidak ada daun, pohon-pohonnya ditutupi dengan bunga kuning.  Bunga pohon ini mekar di akhir musim semi, biasa ditanam di kebun dan di sepanjang pinggir jalan.

  BERSAMBUNG…

Noor Farochi – Kabag UHTBMN

 

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.