LENGSER KEPRABON MADEP PANDITO RATU

Lengser keprabon madep pandito ratu adalah suatu ungkapan bahasa Jawa yang memiliki arti bahwa setiap pemimpin atau penguasa—yang sudah mengakhiri masa kekuasaannya—diharapkan banyak beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa—untuk bertobat.

Dalam kisah Mahabarata versi Wayang Purwa/Wayang Jawa, lelakon/lelaku/perilaku semacam itu, salah satunya dicontohkan oleh Begawan Abiyoso kakek Pendawa dan Kurawa. Setelah menyelesaikan tugas dan menyerahkan tahta Kerajaan Hastina Pura kepada Raden Pandu Dewanata, putra ke-2 nya, beliau meninggalkan istana dan bermukim di pertapaan.

Perilaku yang dilakukan oleh Begawan Abiyoso patut untuk ditiru. Memang hal itu hanya terjadi dalam suatu cerita pewayangan. Bukankah itu suatu lelaku yang bijaksana? Apakah tidak mungkin hal seperti itu terjadi juga di dunia nyata?

Bila kita saksikan suksesi kepemimpinan di Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini, kadang terasa aneh. Bagaimana tidak aneh? Setelah dua kali menjadi walikota—dan tidak mungkin akan dipilih untuk yang ketiga kalinya—yang bersangkutan mencalonkan diri untuk menjadi wakil walikota. Anehnya dalam pilwali yang bersangkutan terpilih menjadi wakil walikota.

Masih banyak keanehan-keanehan lain yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bila diibaratkan seorang petinju maka sebagian pemimpin kita adalah termasuk petinju “kelas penjelajah”. Suatu saat dia menjadi petinju kelas welter, dan tidak malu-malu pada suatu kesempatan yang lain, dia akan menurunkan berat badannya untuk menjadi petinju kelas bantam. Yang penting jadi juara! Yang penting dapat uang! Hemmm….

Bagaimana dengan para punggawa kerajaan atau para menteri? Ini agak berbeda dengan raja. Seorang punggawa kerajaan yang sudah tidak lagi menjabat maka yang bersangkutan dapat kembali ke habitatnya semula. Bila dia seorang dosen maka kampusnyalah menjadi medan pengabdiannya. Bila dia seorang kyai maka pondok pesantrennyalah menjadi medan pengabdiannya, dan sebagainya.

*) Staf Subag Umum LP3 UM

Komentar ditutup.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.