Yudisium dan Pelepasan Peserta PPG UM Angkatan Ke-2


YUDISIUM DAN PELEPASAN PESERTA PPG UM ANGKATAN KE-2

 

Yudisium dan Pelepasan Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UM, Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan Terluar dan Tertinggal (SM-3T) Angkatan Ke-2 Tahun 2015, dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 20 Februari 2015, pukul 13.00 wib., tempat Aula Utama Gedung A3 UM lantai 2.

LULUSANTERBAIK

KESAN DAN PESAN WAKIL PESERTA YUDISIUM

Arum Setyaningsih, S.Pd Gr, Prodi Pendidikan Kimia, mewakili para peserta yang berasal dari alumni sarjana pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dalam sambutannya mengatakan bahwa kesan selama mengikuti Program SM-3T selama dua tahun yang penuh suka dan duka telah dilaluinya. Berawal dari tempat pengabdian hingga puncaknya, yaitu pada tanggal 20 Februari 2015, saat pelaksanaan yudisium.

Kesan dari para peserta adalah bahwa para pembimbing di UM yang terdiri dari para pejabat, para dosen dan para tenaga kependidikan/karyawan mendampinginya dengan kesabaran dan kegigihan. Merupakan kebahagiaan bagi para peserta bahwa mereka telah menerima ilmu dari Para Dosen UM yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil ujian tulis nasional secara online dengan angka kelulusan yang mencapai 100%.

Pesan dari para peserta bahwa mereka berharap penyelenggaraan program PPG di UM kwalitasnya ditingkatkan lagi. Informasi dalam bentuk apa pun dari UM sangat diperlukan oleh Alumni Program PPG UM yang ada di daerah masing-masing. Kunjungan secara berkala dari para pembimbing, khususnya para dosen pembina matakuliah sangat diharapkan agar keberadaannya sebagai guru yang profesional dapat terjaga.

SAMBUTAN REKTOR UM

Prof. Dr. Ahmad Rofi’uddin, M.Pd, Rektor UM dalam sambutannya mangatakan bahwa beliau sempat bertanya kepada Wakil Rektor I UM: Apakah angka kelulusan 100% bagi Peserta Program PPG UM dapat dibanggakan atau tidak? Pertanyaan ini muncul karena selama ini kelulusan di SMA adalah 100%. Hal itu (kelulusan bagi Peserta Program PPG UM) patut dipertanyakan. Jawaban dari Wakil Rektor I UM bahwa pelaksanaan ujian tulis nasional secara online di UM diawasi dengan sangat ketat. Kecurangan sekecil apa pun akan diurus. Setelah menerima jawaban yang meyakinkan maka Rektor UM mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas prestasi yang telah dicapainya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau mencoba mengingat kembali saat menerima tugas dari LP3 UM dua tahun yang lalu, untuk mendampingi dan memfasilitasi para guru yang tergabung dalam Program SM-3T di daerah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Beliau mengetahui persis betapa berat medan tempat mereka mengajar. Tidak ada jembatan untuk menyeberangi sungai, mobil pun terpaksa harus diangkat bersama-sama untuk menyeberangi sungai. Lebar jalan sangat sempit—berkelok-kelok mengular dengan tanjakan dan turunan yang tajam. Pengemudi mobil harus berhati-hati ketika berpapasan dengan mobil lain karena tepi jalan berbatasan dengan jurang yang dalam. Menurut para pejabat yang ditugasi ke daerah lain menyatakan bahwa medan yang dihadapi oleh Peserta SM-3T sama beratnya dengan di daerah NTT.

Pengalaman hidup di daerah terdepan, terluar dan terpencil adalah sesuatu yang berharga bagi Alumni PPG UM Angkatan Ke-2 untuk menempa diri. Inilah sebenarnya yang diharapkan Indonesia tampil ke depan, tampil unggul di dunia karena peran para gurunya. Mengapa ada progam PPG? Mengapa ada program SM-3T? Hal itu ada kaitannya dengan keberadaan, keutuhan dan kemajuan NKRI.

Dahulu sistem pengangkatan CPNS sebagai guru adalah terpusat sehingga pada saat lulus dari universitas/Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) langsung menerima SK CPNS sebagi Guru. Saat ini, sistem pengangkatan CPNS sebagai guru, kewenangannya ada pada otonomi daerah (otada) maka Para Alumni PPG UM dan alumni perguruan tinggi lain harus mengikuti tes CPNS di daerah masing-masing. Sepengetahuan beliau (Rektor UM), fihak kementerian dan kampus akan terus memotivasi daerah, pemkot dan pemkab untuk secepatnya mendayagunakan, memanfaatkan program pemerintah.

PESERTA PROGRAM PPG UM YANG BERPRESTASI

Dr. Sulton, M.Pd, Ketua LP3 UM mengumumkan peserta program PPG UM yang berprestasi seperti berikut.

Tingkat Program Studi:
1. Pendidikan Bahasa Indonesia diraih oleh Anandita Rahmaning Yusi: NK = 93,43
2. Pendidikan Bahasa Inggris diraih oleh Idul Manafa Damai: NK = 93,59
3. Pendidikan Matematika diraih oleh Devi Norma Listanti: NK = 91,75
4. Pendidikan Fisika diraih oleh Ardina Lukita Sari: NK= 92,95
5. Pendidikan Kimia diraih oleh Luh Murniasih: NK = 91,50
6. Pendidikan Biologi diraih oleh Sri Wahyuni: NK = 94,70
7. Pendidikan Ekonomi diraih oleh Oky Sofyan Ardiansyah: NK = 92,83

Tingkat Universitas diraih oleh Sri Wahyuni: NK = 94,70 dari Program Studi Pendidikan Biologi

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.