ANDAKAH PENCIPTANYA?

Ketika kita sedang melaksanakan sholat di masjid tiba-tiba mendengar suara hand phone berbunyi, kira-kira konsentrasi kita bagaimana? Hal seperti ini sering kita alami. Lalu bagaimana solusinya? Sejujurnya saya awam sekali terhadap perkembangan teknologi elektronika. Hanya saja saya pernah membaca sekilas tentang POCKET HANDPHONE JAMMER.

POCKET HANDPHONE JAMMER adalah alat untuk mematikan signal handphone dengan berukuran POCKET sehingga mudah dapat dibawa kemana-mana. Dapat mematikan signal handphone beradius -/+10 meter. Memiliki battery recharge internal. Alat ini berguna untuk mengcounter alat sadap berbasis handphone : GSM maupun CDMA. Jika anda meeting dengan seseorang dan tidak ingin disadap dengan handphone maka alat ini sangat cocok. Alat +/- sebesar kotak rokok. Cocok buat CDMA, GSM dan 3G

Untuk keperluan kelengkpan masjid, apakah alat tersebut dapat dimodifikasi? Sehingga kita tidak terganggu ketika sedang melaksanakan sholat atau mendengarkan khotbah Jumat. Bukankah di UM ini banyak dosen dan mahasiswa yang memiliki kompetensi di bidang elektronika? Saya percaya bahwa salah satu dari Anda tertarik untuk menciptakan alat tersebut agar kita tidak selalu dihimbau oleh takmir masjid untuk menonaktifkan hp kita.

Trima kasih.

Djoko Rahardjo, Pembantu Pimpinan pada Subbag Sarana Pendidikan BAAKPSI UM

Post Author: Djoko Rahardjo

9 thoughts on “ANDAKAH PENCIPTANYA?

    bambangtko

    (31 Mei 2011 - 20:20)

    Anda takut kendaraan anda dilacak istri anda ? Bos anda mungkin memasang GPS Tracker di kendaraan anda ? BOSAN dipantau sama orang tua ?? Kesal dengan orang yang sering terima telpon terus ?? Jangan takut lagi. Dengan alat anti GPS Tracker ini maka GPS Tracker atau handphone yang dipasang dekat anda (radius 10 meter) akan diblok/tidak berfungsi sama sekali. Jadi anda akan AMAN ….karena tidak terdeteksi. Ukurannya yang mini membuatnya mudah dibawa dan disembunyikan. Sudah dilengkapi dengan baterai charge sehingga tidak membutuhkan baterai tambahan.
    * Range Frekuensi:
    CDMA GSM: 850-960MHz
    DCS, GSM 1800, GSM 1900: 1805-1990MHz
    GPS: 1500-1600MHz
    * Radius: Sampai dengan 10 meter
    * Kontrol
    -ON/OFF
    * Sumber daya: Listrik, Adapter mobil, baterai charge (sudah termasuk dalam paket)
    -Daya tahan: 2-3 jam dipakai terus menerus, 300 jam standby
    * Ukuran: 97 x 47 x 18 mm (L x W x D)

    Untuk beli bisa hub. 085240934620

    Gilang

    (27 Februari 2011 - 20:40)

    Info yang perlu disebarluaskan pak… bermanfaat sekali alat tersebut demi ketenangan beribadah.

    Faul

    (24 Januari 2011 - 11:57)

    HP apa yang paling bagus?
    HP yang penggunanya tahu etika berkomunikasi via HP.
    Rapat? Seminar? Beribadah?
    Ya, mode “silent” lah! agar tidak mengganggu orang lain.
    Saya sering menjumpai pada pertemuan/rapat tertentu tiba-tiba menjadi Counter HP dadakan, satu bunyi suara ayam, sebentar kemudian tit..tit.., dan nada-nada HP lainnya, sehingga yang menyampaikan pendapat jadi terganggu kosentrasinya, yang paling parah adalah ternyata yang memimpin rapat juga menyusul suara kukuruyuk! Apa sopan?

    Fa’ul, FS

    M. Guntur Waseso

    (24 Januari 2011 - 10:29)

    @ Pak Jo
    Terima kasih, pak Jo. Informasi yang sangat berharga ini pasti sangat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya Takmir atau Yayasan Masjid Al-Hikmah Universitas Negeri Malang. Mudah-mudahan beliau-beliau membaca pesan ini.
    Sekali lagi, terima kasih pak Jo.

    Johanis Rampisela

    (23 Januari 2011 - 16:55)

    @M. Guntur Waseso
    Alat tersebut bisa diaktifkan dan dinonaktifkan sewaktu-waktu (ada tombol hidup/mati).

    Bapak Prasetyo Wibowo (Ketua Dewan Paroki Gereja Katedral Ijen) menyampaikan bahwa dapat dibeli di
    Toko El-Tech Electronics
    ITC Surabaya Mega Grosir Lt.2 blok D3A no.1-2, Surabaya Tel.(031) 374 3035
    DTC Wonokromo Lt.3 blok B no.05B-06 Surabaya Tel.(031) 7098 8972
    Pasar Genteng Lt.2 blok E1-E2,Surabaya Tel.(031) 531 6320, 546 3008
    Fax.(031) 355 0175
    E-mail: eltech@indosat.net.id
    Website:http://www.eltech.co.id

    M. Guntur Waseso

    (21 Januari 2011 - 09:27)

    Semoga takmir/yayasan Masjid Al-Hikmah berkenan meminta informasi ke Gereja Ijen mengenai alat itu, untuk kemudian takmir/yayasan mengusahakan terpasangnya HANDPHONE JAMMER itu di masjid kita.

    @Pak Jo (terima kasih sebelumnya), mungkin bisa beri info apakah alat itu juga bisa dinon-aktifkan sewaktu-waktu? Jika bisa, saya kira alat itu mungkin juga diperlukan di Aula A3 agar dapat diaktifkan sewaktu ada event “sakral” seperti pengukuhan guru besar, misalnya.

    andy binor

    (21 Januari 2011 - 09:22)

    salut

    djoko rahardjo

    (21 Januari 2011 - 07:20)

    Trima kasih Pak Jo atas informasinya. Andai semua dosen, mahasiswa dan karyawan di UM ini memiliki kepedulian dan semangat berkarya seperti Pak Jo, “bukan mustahil” UM ini akan menjadi universitas yang terkenal di dunia seperti Barcley, Oxford dll. Ayo ini ada tantangan. Jawablah!

    Johanis Rampisela

    (20 Januari 2011 - 19:46)

    @Djoko Rahardjo

    Alat tersebut sudah lama beredar di Indonesia. Gereja Ijen sudah memakai alat tersebut sejak 2-3 tahunan.

    Sejak munculnya BlackBerry, sepertinya alat tersebut perlu diperbarui lagi karena masih muncul bunyi dari handphone BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *