BAAKPSI Merencanakan NIM Baru

Kamis, 14 Januari 2010,  ada undangan via telepon dari Bu Mimin Kabag PK untuk menyiapkan PMDK Online sekaligus merencanakan NIM baru. Diskusi dihadiri oleh Pak Amin Sidiq (Ka BAAKPSI), Bu Mimin (Kabag PK), Pak Noor Farochi (Kasubag RS), Pak Dwi (Kasubag PE), Pak Jo (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK) , dan Mas Rijal (Staf Pusat TIK). Disain perubahan NIM dimulai dengan paparan Pak Noor Farochi kemudian ditanggapi oleh peserta lainnya. Dalam suasana diskusi yang bersemangat dan menyenangkan berhasil dicapai kesepakatan sebagai berikut:

NIM mahasiswa terdiri dari TT-FFJPJ-UUUUU

  • TT: dua digit untuk tahun masuk
  • FF: dua digit untuk kode fakultas
  • J: digit pertama untuk kode jurusan
  • P: satu digit untuk kode prodi
  • J: satu digit untuk jenjang
  • UUUUU: 5 digit untuk nomor urut di universitas (akan direset ke nomor 00001 setiap awal tahun ajaran).

Perubahan NIM ini perlu segera ditindaklanjuti dengan membuat aplikasi-aplikasi baru dalam sistem informasi akademik.  Waktu yang tersedia sangat singkat hanya bulan Februari sampai dengan Juni 2010.

Post Author: Johanis Rampisela

13 thoughts on “BAAKPSI Merencanakan NIM Baru

    webmaster

    (4 Februari 2010 - 14:41)

    Nufus

    (4 Februari 2010 - 14:36)

    Assalamualaikum……….

    pak, untuk pendaftaran beasiswa bidik misi……apakah pakai biaya?

    dan terakhir pendaftaran kapan?terima kasih………..

    Johanis Rampisela

    (23 Januari 2010 - 09:40)

    @Eny Erawati
    Soal menetapkan NIM bergantung pada pengalaman dan kemauan administrator. Program studi biasanya masuk NIM. Jenjang bisa saja tidak dimasukkan, saat ini UM memilih dimasukkan.

    NIM mau panjang atau pendek boleh saja, kalau pendek berarti perlu menyimpan informasi di luar NIM, kalau panjang berarti semua informasi ada di NIM, tinggal pilih mana yang diinginkan.

    Johanis Rampisela

    (23 Januari 2010 - 09:32)

    Johanis Rampisela

    (23 Januari 2010 - 09:29)

    @febria cahaya widyaiswara
    Mahasiswa lama mengikuti aturan lama.

    Eny Erawati

    (23 Januari 2010 - 09:05)

    maaf, saya eny erawati DKV seni & desain 2009

    berarti, ganti jenjang maksud saya meneruskan pendidikan, atau ganti prodi, harus ganti kartu mahasiswa ya?

    (membayangkan keriuhan divisi arsip)

    terima kasih

    Eny Erawati

    (23 Januari 2010 - 08:59)

    yang masih mahasiswa dan tidak terbiasa berurusan dengan ribuan orang, mungkin tak mengerti kebutuhan sistem ini pak.
    saya, bukannya sok tahu, sangat menyukainya.
    makin gamblang sistemnya, pasti makin mudah pengarsipannya.
    makin mudah saya menoleh teman sebelah, nomor mu berapa?
    untuk segera memetakan kepentingan antar individu dalam berkomunikasi (tugas kelompokan misalnya)
    saya sendiri belum berkepentingan melintas antar fakultas. tugas atau bekerja sama dengan mahasiswa fak lain. tapi pasti banyak yang berkegiatan dengan teman dari fak lain.

    mohon,
    root nya saja (TT, FF, J … dst) yang mohon di pampangkan di papan pengumuman dengan lebih jelas, agar mahasiswanya mudah mengingat.

    terima kasih

    Noor Farochi

    (21 Januari 2010 - 07:18)

    @febria cahaya widyaiswara
    Sementara untuk saat ini ketentuan nim baru berlaku hanya untuk mahasiswa angkatan 2010, sedangkan untuk mahasiswa angkatan 2009 dan sebelumnya, sabar dulu, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Mungkin karena ini berkaitan juga dengan biaya per kartu dikalikan dengan jumlah mahasiswa angkatan 2009 dan sebelumnya (+- 21rb mhs)

    nuyan saroni

    (20 Januari 2010 - 21:29)

    apapun bentuk nim saya kira bukan hal yang bgtu penting..yang penting kualitas kita bagus dan bisa bersaing dengan universitas lain… mari bersama-sama membangun UM tercinta ini….

    febria cahaya widyaiswara

    (20 Januari 2010 - 09:26)

    dari mahasiswa Fak.Ekonomi
    saya setuju dengan NIM baru agar lebih jelas namun bagaimana dengan mahasiswa lama khususnya yang mengambil double degree?apa ganti nim lagi atau tetap??

    Ani Suryani

    (19 Januari 2010 - 12:33)

    Ini dia yang ditunggu-tunggu
    Alhamdulillah klo memang sudah akan terealisasi jadi akan dengan mudahnya membedakan mahasiswa dr NIMnya
    Setuju dengan P Noor, mungkin perlu jika dipertimbangkan penambahan digit karena ada kemungkinan pengembangan jurusan

    Dosen FE UM

    Denny Tulus Saputra

    (19 Januari 2010 - 11:13)

    Semoga dengan NIM baru ini akan lebih memudahkan bagi warga UM (mahasiswa, dosen, petugas registrasi, dan lain-lain) terutama menyangkut proses registrasi dan identitas mahasiswa. Amin.
    Untuk bapak yang bertugas, semoga lancar pak, semoga sukses!
    Terus berkarya demi kemajuan….
    Terima kasih.

    Denny Tulus Saputra
    Mahasiswa Geo UM

    Noor Farochi

    (18 Januari 2010 - 07:09)

    Kemungkinan yang akan muncul adalah apabila dikemudian hari dalam satu fakultas ada lebih dari 9 jurusan atau dalam satu jurusan ada lebih dari 9 program studi, adakah kemungkinan itu?. Jika ada kemungkinan ada maka pemberian kode untuk JP perlu dipertimbangkan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *