Belladonna (Bagian Ke-1)

BELLADONNA

(Bagian Ke-1)

Oh, Belladonna, never knew the pain
Maybe I’m crazy, maybe it’ll drive me insane
The open letter just carelessly placed
And your moving silence, the tea so delicately laced

Out of reach, out of touch
How you’ve learned to hate so much
Out of reach, out of touch
How you’ve learned to hate so much

Came from passion and you gave it a name
The fingers of poison like needles in the drivin’ rain
So smile discreetly as you watch with such grace
Now I must slip away but can you forget my face

(2x)
Out of reach, out of touch
How you’ve learned to hate so much
Out of reach, out of touch
How you’ve learned to hate so much

Hem…, syahdu sekali lagu yang dinyanyikan oleh group band UFO. Meski lagu Belladonna ini terkenal di tahun 1976 ketika aku duduk di bangku kelas II (kelas XI) SMA tetapi saat ini (Rabu, 1 April 2015, pukul 14.40 wib) masih terdengar syahdu. Lebih-lebih lirik lagunya yang begitu menyentuh hati. Sepenggal kalimat yang aku ingat:Now I must slip away but can you forget my face (Kini aku harus pergi tapi bisakah kau lupakan wajahku)”.

Angan-anganku menerawang jauh…, jauh…, jauh sekali. Teringat akan sosok temanku yang sedang duduk di atas meja sambil memainkan gitar—dengan menyanyikan lagu Belladonna. Saat itu sebagian dari teman-temanku sedang beristirahat di dalam kelas–ketika jam istirahat menjelang. Dia adalah Bintang Pelajar SMA Shalahuddin Malang, mulai kelas I sampai dengan kelas III IPA (sampai lulus) selelau menempati ranking I. Dia satu kelas denganku mulai kelas I sampai dengan kelas III.

Temanku ini seorang pemuda yang berwajah tampan. Lahir di Kota Malang pada tahun 1958. Tinggi badannya kurang lebih 170 cm. Ukuran tubuhnya sedang, tidak kurus—tidak gemuk. Kulit kuning langsat. Rambutnya panjang sebahu, memang anak-anak laki-laki di SMA saat itu—rata-rata rambutnya panjang sebahu. Busana yang dikenakan sama dengan pakaian para cowok masa itu: celana komprang, baju lengan panjang yang dilipat, sepatu hak tinggi sekitar 10—15 cm.

Bersambung…

Post Author: Djoko Rahardjo

3 thoughts on “Belladonna (Bagian Ke-1)

    Lirik

    (20 Agustus 2018 - 20:07)

    Selera musiknya emang mantap. salam

    stafaband

    (16 Agustus 2018 - 01:05)

    great

    Mega Setiani

    (14 Maret 2018 - 11:50)

    wah lagu jadul sekali ya pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *