De Micle: Solusi untuk Amankan Sepeda Motormu!

Malang-Pada tahun 2017, jumlah kasus pencurian sepeda motor di Indonesia mencapai angka 28.623. Bahkan pada tahun sebelumnya jumlah kasus serupa mencapai angka 34.755. Banyak usaha yang telah dilakukan untuk menanggulanginya mulai dari cara sederhana hingga penggunaan teknologi canggih, namun masih saja belum menemui titik terang justru jumlah kasus bertambah setiap harinya. Hingga saat ini berbagai pihak terus mencari solusi yang paling tepat untuk mengatasi kasus tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam Tim De Micle atau Detector of Missing Vehicle. Tim De Micle ini dipimpin oleh Yetti Aprilia Utami dengan anggota Juarendra Ramadhani dan Tismen Yoga Pradana.

“Banyak berita pencurian sepeda motor, bahkan sampai dilingkungan kampus. teman sendiri sudah banyak yang mengalami.” Ungkap Yetti selaku ketua tim. “Kita membuat teknologi pendeteksi yang hemat energi. Teknologi ini dipasang pada sepeda motor dan diintegrasikan dengan ponsel pemilik kendaraan, sehingga pemilik kendaraan dapat memantau lokasi kendaraannya setiap waktu,” tambahnya.

Perbedaan teknologi De Micle ini dibandingkan dengan alat pengaman lain sebelumnya adalah terletak pada kompenen yang ditambahkan yaitu sensor magnet elektrik, dimana komponen tersebut yang dimanfaatkan sebagai sensor pendeteksi. lalu dihubungkan dengan saklar otomatis yang membuat alat ini hemat daya yang ada disepeda motor karena sistem on off nya. selain itu alat ini juga dilengkapi dengan komponen lain diantaranya modul HP GSM dan GPS serta microcontroller ATMega 16.

Penggunaan teknologi De Micle ini cukup sederhana. Terdapat 2 kabel pada alat ini dan kemudian dihubungkan ke aki motor, kemudian SIM card dimasukkan ke dalam alat. De Micle siap digunakan.

“Secara umum, cara kerja dari alat ini adalah ketika sepeda motor bergerak berdasar batas yang telah ditentukan, De Micle akan mengirimkan informasi kepada ponsel melalui sms . Ketika diparkir dan berpindah posisi maka posisi yang terbaru akan dikirimkan informasinya melalui sms juga. Jadi pemilik sepeda motor bisa memantau lokasi saat motor berpindah,” jelas Juju, panggilan Juarendra.

Tim yang mengemban tugas dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang karsa cipta tahun 2018 tersebut mengungkapkan, bahwa nantinya kegiatan ini tidak saja berhenti pada capaian dalam bentuk buku dan software, namun juga diharapkan mampu menjadi bekerjasama dengan pihak investor untuk dikomersilkan.

Penulis: Yetti Aprilia

Post Author: Admin Berkarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *