Energi Cinta

ENERGI CINTA

Setiap hari kita selalu disibukkan oleh aktivitas yang hampir tak pernah berkesudahan. Entah sebagai seorang mahasiswa, dosen, karyawan atau yang lainnya. Tidak ada salahnya bila kita menyisihkan waktu…, walau hanya sejenak, untuk berbincang-bincang tentang energi cinta. Apa itu energi cinta? Pembaca yang budiman, dan yang teramat khusus—sahabat muda yang belum pernah merasakan jatuh cinta. Jatuh yang paling nikmat itu adalah jatuh cinta, dan sakit yang paling sakit adalah sakit hati atau patah yang paling sulit untuk disambung adalah patah hati. Untuk itu, wahai sahabat muda waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!

 

Memang sudah banyak orang yang berusaha mendefinisikan cinta tetapi ternyata cinta itu sulit untuk didefinisikan. Cinta itu bukanlah matematika sehingga sulit untuk mengukur seberapa luas, seberapa dalam dan seberapa berat. Cinta itu misteri Illahi. Manusia hanya memiliki hak pakai saja (HPS) tetapi tidak pernah akan memiliki hak milik (HM). Meski seseorang telah menikah secara resmi, dan telah memiliki surat nikah, hal itu bukan berarti seseorang sudah memiliki surat hak milik (SHM) atas nama cinta.

 

Terus terang saja penulis terinspirasi oleh syair/lirik lagu Arjit Singh yang berjudul TUM HI HO seperti berikut.

 

“…Tere liye hi jiyaa main

Khud ko jo yoon de diya hai

Teri wafaa ne mujh ko sambhaalaa…”.

 

“…Hidupku hanya untukmu

aku telah memberikan hidupku untukmu

kesetiaanmulah yang telah menjagaku…”.

 

Dalam mencari energi cinta, penulis menangkap “Teri wafaa ne mujh ko sambhaalaa” sebagai rambu-rambu atau penunjuk jalan. Dengan kesetiaan itulah maka energi cinta akan kita dapatkan. Sudah cukup jelas bahwa kesetiaanlah yang akan menjaga cinta kita. Sehebat apapun cinta kita kepada sang pacar, kepada sang suami atau kepada sang isteri bila tidak memiliki kesetiaan maka akan terjadi turbolensi atau loss power. Bagaikan pesawat terbang yang terbang tinggi…, tiba-tiba mesinnya mati. Apa yang akan terjadi kemudian? Hancur berkeping-keping!

Post Author: Djoko Rahardjo

2 thoughts on “Energi Cinta

    Rizky

    (2 Juni 2018 - 21:30)

    Energi cinta… energi yang abadi 😀

    Mega Setiani

    (14 Maret 2018 - 09:03)

    pada dasarnya cinta tidak memilki definisi, definisi cinta sangatlah banyak karena setiap orang yang merasakan cinta memilki definisnya sendiri sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *