Berkreasi dengan Flip Chart dan Cetakan Digital

FlipchartSejak Februari 2009, saya mencoba menggunakan flip chart yang dikombinasikan dengan cetakan digital untuk menyebarkan informasi tanpa memakan banyak tempat. Sebuah flip chart dapat menampung puluhan lembar cetakan digital.

Apa yang dimaksud dengan flip chart? Flip chart adalah papan berkaki yang pada bagian atasnya bisa menjepit lembaran. Umumnya berkaki tiga yang bisa diatur tinggi rendahnya. Flipchart yang saya pakai, merek GM (terbaik yang pernah saya lihat),  papan berukuran 90 cm x 120 cm. Harga Rp 947.000 (belum termasuk pajak) dapat dibeli di toko Royal ATK (Jalan Ciliwung) atau di toko Pasific (Jalan S. Wiryopranoto).

Untuk membuat satu lembar cetakan digital berukuran 90 cm x 120 cm diperlukan dana sekitar Rp 25.000 untuk kualitas yang biasa (outdoor). Untuk kualitas super (indoor + mesin Jepang) dibutuhkan dana Rp 162.000 (Rp 15/cm2), kualitas cetakan terbaik saya peroleh di fotokopi Angkasa di Jl. Brigjen Slamet Riadi.  Semuanya itu belum termasuk ongkos desain.

Bagan (chart) yang sudah dicetak:

  1. Perkembangan Bandwidth Internet UM
  2. Seluk Beluk Pemeringkatan Webometrics
  3. Hasil Pemeringkatan Webometrics Edisi Juli dan Januari 2009.
  4. Jalur Seleksi Mahasiswa Baru UM.
  5. Tampilan subdomain-subdomain situs UM.

Saat ini ada tiga tempat yang memakai hal ini (1) Ruang Kaca Rektorat (cetakan outdoor), (2) Pintu Masuk Pusat TIK (cetakan outdoor), (3) Ruang Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK (cetakan indoor).

MARI MENCOBA, MENGUSAHAKAN YANG TERBAIK UNTUK UM.

Malang, 28 Oktober 2009

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Post Author: Johanis Rampisela

2 thoughts on “Berkreasi dengan Flip Chart dan Cetakan Digital

    muladi

    (2 November 2009 - 08:39)

    Data dalam sistem komputer hanya dapat dibaca dan dimanfaatkan ketika tersedia komputer dan perangkat pendukung aksesnya. Media komunikasi ini diperlukan utamanya untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat offline.

    Dimas A. Nugroho

    (1 November 2009 - 10:58)

    Dengan adanya mesin ini, UM bisa menjadi kampus yang informatif. Yang nantinya akan meningkatkan kualitas layanan. Dengan begitu pihak yang berkepentingan akan merasa puas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *