Gagal Mendapat Black Berry (BB) Badan Jadi Babak Belur (BB)

Sebagian masyarakat Indonesia sekarang ini mulai “gila” dengan barang-barang mewah. Termasuk  “gila banget”  terhadap handphone. Apa yang terjadi pada  Jumat, 25 November 2011 merupakan peristiwa yang langka karena baru pertama kali orang-orang yang “berkecukupan” secara finansial berdesak-desakan untuk memperoleh handphone Black Berry (BB) Bold tipe 9790 (Bellagio). Maklum harga yang ditawarkan cukup menggiurkan yakni Rp2.400.000,00 (setelah didiskon 50%).

 

Kalau dahulu kita disuguhi tayangan saudara-saudara kita yang belum beruntung secara ekonomi sehingga harus berdesak-desakan untuk mengantri sembako murah tetapi kali ini kita  diberi suguhan pemandangan/tayangan kebalikannya.  Apa yang terjadi pada mereka adalah “terpotongnya” rasionalitas berfikir akibat pola hidup yang mewah. Tidak mau mensukuri (menyukuri) sesuatu yang telah direngkuhnya.

Post Author: Djoko Rahardjo

4 thoughts on “Gagal Mendapat Black Berry (BB) Badan Jadi Babak Belur (BB)

    Haritsah

    (13 Desember 2011 - 13:01)

    Orang2 yg antri tersebut cukup pintar dan berduit tapi mau2nya dibodohin.. Indonesia ini udah dijajah RIM.. bangun server lokal aja gk mau.. malah bangun pabrik di Malaysia

    dahlia

    (12 Desember 2011 - 16:50)

    itu namanyakemaruk gamikir jauh… lata…

    dawud

    (4 Desember 2011 - 05:38)

    Mereka terhinggapi penyakit gila nomor 13 dan nomor 23 , yakni terjajah dan rendah diri. Karena itulah, mereka jadi korban promosi “seolah-olah elite dan gaya”. Dengan pakai BB & piranti komunikasi lain yang mewah, mereka pun merasa menjadi orang mewah. Padahal, semua piranti itu sekedar sarana, bukan isi ….

    ekowahyu

    (29 November 2011 - 09:18)

    Ini namanya sudah kena syndrom lebaynisme tingkat akut.

    Mereka yang kaya tidak lagi malu memiskinkan diri hanya untuk dapat diskon 50%.

    Mereka yang pas-pasan berjuang sekuat tenaga untuk ikut antri supaya bisa tunjukin “ini lho gue punya Blackberry teranyar harga 5 juta” (padahal beli setengah harga).

    Yah.. begitulah…
    Saya hanya bisa berdoa, Ya Allah, bebaskan hambamu dari godaan lebaynisme yang terkutuk…

    ekowahyu
    fs-um

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *