Kenalkan Bertanam Pada Anak-Anak Melalui Media Tanam Kekinian

Oleh Ayik Bela Saputra (S-1 Pendidikan Teknik Mesin), Imam Muhtarom (S-1 Pendidikan Teknik Mesin), Ardhana Iswari Citra Padmi (S-1 Pendidikan Teknik Elektro), dan Ni’matul Rochmaniyah (S-1 Teknik Elektro)

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melakukan inovasi media tanam kekinian. Produk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang digawangi oleh Ika Rahmawati, mahasiswa Jurusan Akuntansi UM ini diberi judul “Cintai Lingkungan, POBNUS hadir sebagai Media Tanam Berteknologi Kekinian”. Selain Ika, ada empat mahasiswa lain yang turut mengembangkan POBNUS yaitu Ayik Bela Saputra (S-1 Pendidikan Teknik Mesin), Imam Muhtarom (S-1 Pendidikan Teknik Mesin), Ardhana Iswari Citra Padmi (S-1 Pendidikan Teknik Elektro), dan Ni’matul Rochmaniyah (S-1 Teknik Elektro).

POBNUS merupakan terobosan media tanam yang berasal dari cocopeat dan limbah bunga pinus. Produk ini dikemas dengan berbagai macam karakter lucu dan unik sekaligus dilengkapi dengan Program Augmented Reality. Prosedur pemesanannya dimulai dengan pelanggan memilih produk sesuai dengan karakter yang disukai. Selanjutnya, pelanggan akan diberikan jenis bunga sesuai dengan keinginan yang akan ditanam dan marker dari program jenis AR. Pelanggan kemudian mendownload aplikasi yang telah disediakan dan POBNUS siap digunakan.

POBNUS menyasar berbagai kalangan seperti siswa kelas 4 SD, siswa SMP dan SMA, sekolah dengan Program Adiwiyata, dan kampung wisata ekologis hutan Pinus. Ika menuturkan bahwa dirinya beserta tim berharap hasil produk ini dapat memberikan keuntungan ekonomis sekaligus menguasai pangsa pasar pot.

“ Harapan kami, produk ini juga mampu meningkatkan minat bertanam di kalangan anak-anak serta meningkatkan hasil belajar siswa pada matapelajaran Biologi di sekolah menengah pertama”, ujar Ika. Sejauh ini, POBNUS dapat dijumpai di beberapa media sosial.

“ Akun Instagram kami bernama “Pobnus”, Facebook kami “Bunga Pinus”, terus Email kami “pobnus@gmail.com”, tutup Ika.

Editor: Inrillian Handriar Fitralino

Post Author: Arvendo Mahardika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *