Ketika Tak Dapat Membedakan Bau Parfum dengan Kentut

Setiap hari Kamis sore, cucu tercinta, gadis kecil siswi playgroup, yang selalu menemani kami bersantai. Sore itu, dia sedang melihat girls band Indonesia Cherry Bell yang menyanyi di salah satu stasiun TV. Dengan gaya yang lucu, dia menirukan gaya Cherry Belle dengan menari sambil membungkuk, tiba-tiba dari pantatnya yang semok (bulat padat) keluar suara: “Duuut…”, saya dan istri langsung menutup hidung. Ketika Sang Cucu menoleh ke arah kami, sambil bertanya: “Kentut Ave bau, ya Kung (kakek)”? Dengan serentak kami berdua menjawab: “Harum…, hahaha….”

Sambil tertawa, saya ceritakan pada isteri tentang kisah seorang teman yang mampir ke Kantor Subag Sardik UM. Beliau berbicara tentang putranya, alumnus D2 PGSD UM PP3 Blitar yang sedang mengikuti prajabatan CPNS Guru SD di Watukosek. Saat mengikuti prajabatan, yang bersangkutan baru sembuh dari operasi gegar otak. Meskipun sudah sembuh tetapi indra penciumannya tidak berfungsi sehingga “tidak dapat membedakan” antara bau wangi parfum dengan bau kentut. Lho kok bisa jadi begitu?

Operasi otak, trauma kepala, atau pendarahan subarakhonoid dapat menyebabkan regangan, kerusakan atau terpotongnya fila olfaktoria yang halus dan menyebabkan ”anosmia”. Anosmia adalah keadaan ketidakmampuan indra penciuman dalam mendeteksi bau. Jadi, tidak dapat membedakan antara bau wangi parfum dengan bau kentut. “Begitu lho Ti (nenek)!”, jawab penulis. Maka berbahagialah dan bersyukurlah bahwa kita masih dapat membedakan antara bau wangi parfum dengan bau kentut.

Sungguh besar nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt. tetapi manusia tidak pernah puas atas karuniaNya. Oleh sebab itu, Allah swt. menanyakan tentang nikmat yang telah diberikan kepada kita, seperti yang ada di dalam Al-Qur’an Surah ke-55, Ar-Rohman yang diulang-ulang seperti berikut.

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan”?

Malang, 15 Maret 2012
Djoko Rahardjo, Staf Subag Sardik BAAKPSI UM

Post Author: Djoko Rahardjo

1 thought on “Ketika Tak Dapat Membedakan Bau Parfum dengan Kentut

    Sulistyo Wibowo

    (5 April 2012 - 09:29)

    Mungkin para pejabak qta di Jakarta sanna prnah dioperasi macam ini ,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *