Kompetensi Berbahasa

Apa itu kompetensi berbahasa?

  • Kompetensi berbahasa adalah penguasaan seseorang terhadap konten yang termaktub dalam bahasa yang dipelajari (secara sadar ataupun bawah sadar).

Kandungan kompetensi berbahasa apa saja?

Canale dan Swain (1983) dan Murcia, Dorney and Thurrel (1995)

  • Linguistik: Kemampuan produksi unsur-unsur mikro bahasa mulai dari level fonetis, morphemik, sintaksis dan semantik.
  • Sosio-linguistik: Kemampuan mengenali norma-norma sosial yang terkandung di masyarakat pemakai bahasa.
  • Tindak tutur (Speech Acts): Kemampuan mengenali bahasa tutur dan bahasa non-tuturan (gerak mata, ekspresi wajah, dst) saat menggunakan bahasa.
  • Tindak latar (Speech Sets): Kemampuan mengenali keaadaan lingkungan saat memakai bahasa.
  • Strategi: Kemampuan seseorang mengolah tuturan sehingga bisa menyampaikan maksud kepada penerima tanpa menyinggung.
  • Kesemua unsur diatas menjadi bangunan proposisi (tiang penyangga) untuk membangun wacana dalam ragam tutur tulis dan ragam tutur lisan.

Bedanya dengan keterampilan berbahasa?

  • Keterampilan berbahasa adalah jembatan kita sebagai manusia dengan dunia luar.

Maksudnya?

  • Ada keterampilan reseptif (menerima) berupa:
    • Menyimak (menerima tuturan lisan)
    • Membaca (menerima tuturan tulis dalam aksara yang berterima)
    • Keterampilan produktif (memproduksi) berupa:
      • Berbicara (produksi tuturan lisan)
      • Menulis (produksi tutran aksara)

Hubungan keduanya?

  • Tanpa kompetensi berbahasa keterampilan berbahasa kita menjadi tidak teratur. Manusia hanya mampu memproduksi ujaran-ujaran dalam bentuk tuturan dan aksara level fonetis (bunyi-bunyian) tanpa makna seperti hewan.

Post Author: ferril