Mahasiswa UM Ciptakan GATA-Fisika: Pembelajaran Interaktif dengan Teknologi Digital

Oleh:

Badi’atus Sholihah, Rani Wahyu Andani, dan Izzatun Navis

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang (FMIPA UM)

 

Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Malang (UM), yaitu Badi’atus Sholihah, Rani Wahyu Andani, dan Izzatun Navis mengkreasikan model pembelajaran baru yaitu Creative Educational Game. Model pembelajaran itu diintegrasikan dengan teknologi digital untuk pembelajaran Fisika di sekolah menengah atas (SMA). Serangkaian model pembelajaran tersebut diberi nama GATA-Fisika.

Awal mula munculnya ide untuk membuat model pembelajaran ini adalah berangkat dari pengalaman pribadi tentang pembelajaran fisika yang kurang menyenangkan. Selain itu, berdasarkan pengamatan tim saat tugas observasi ke sekolah siswa acapkali merasa tegang dan bosan saat pembelajaran terlebih karena pada pembelajaran fisika banyak rumus yang harus dihapalkan. “Dari dulu pembelajaran fisika kan selalu monoton dan membuat kita selaku siswa tegang saat pembelajaran maupun ujian berlangsung” tutur Rani, salah satu anggota tim.

GATA-Fisika sendiri menggunakan pendekatan permainan tradisional engklek yang dikemas secara menarik, dilengkapi dengan fenomena yang disajikan dalam bentuk Macromedia Flash.  Tidak hanya melatih berhitung, pada GATA-Fisika juga menekankan pemahaman konsep serta penumbuhan kerja ilmiah. Sehingga, tidak hanya ranah kognitif yang meningkat, namun afektif dan psikomotorik siswa pun juga akan meningkat.

Keunggulan lain dari GATA-Fisika adalah membantu guru agar dapat memberikan feedback langsung kepada siswa, sehingga materi bisa tersampaikan secara langsung dan utuh. Selain itu GATA-Fisika menekankan pada pentingnya arti kerjasama sebuah tim yang berguna untuk melatih budaya gotong royong antar siswa.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwasanya GATA-Fisika menggunakan pendekatan permainan tradisional engklek. Pemilihan permainan engklek juga sebagai upaya tim melestarikan kembali kearifan lokal Indonesia yang nampaknya mulai dilupakan siswa zaman sekarang.

Untuk saat ini GATA-Fisika difokuskan pada materi Gerak Harmonis Sederhana (GHS). Namun tidak menutup kemungkikan GATA-Fisika juga bisa diterapkan pada materi-materi lainnya. Model pembelajaran ini sudah diterapkan di SMA Negeri 9 Malang dan rencananya akan diimplementasikan lebih luas untuk sekolah-sekolah di Indonesia.

Editor: Arvendo Mahrdika

Post Author: Admin Berkarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *