PEMBELAJARAN LITERASI DIGITAL BAGI GURU, ORANG TUA DAN PESERTA DIDIK UNTUK MEMBANGUN GENERASI CERDAS DAN BERKARAKTER DI ERA DIGITAL

Masyarakat pedesaan di Desa Kasembon Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang memiliki budaya melek teknologi yang masih rendah. Tanda-tanda rendahnya tradisi literasi begitu tampak dalam kehidupan sehari-hari, seperti: rendahnya minat membaca dan menulis di kalangan masyarakat. Masyarakat lebih senang menonton TV dan mendengarkan musik, dll. Dalam era gadget dan internet seperti sekarang ini, rendahnya budaya literasi dapat merongrong jati diri sebagai manusia.

Rendahnya budaya literasi dapat menyebabkan kegagapan dalam menghadapi teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang luar biasa pada hari ini. Masyarakat mudah mengakses dan menyebarkan berita-berita atau informasi hoax. Tak sedikit kasus bullying, penipuan, dan pornografi/aksi yang berawal dari kurang cerdasnya berliterasi, baik yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Masyarakat yang tidak memiliki kesiapan dalam menerapkan teknologi informasi, dan juga yang tidak melek terhadap informasi yang dibawa media menimbulkan berbagai permasalahan. Bagi anak-anak, tidak melek media mengakibatkan mulai dari kecanduan menonton tayangan televisi, bermain games online, chatting melalui social media, konten pornografi internet, infotainment, hingga berita kriminal. Bagi remaja, tidak melek media  mengakibatkan perilaku konsumtif (terhadap pulsa internet), konten sinetron, musik, dan reality show. Remaja menganggap bahwa citra yang muncul di televisi adalah sesuatu hal yang nyata, sehingga mereka mencitrakan diri sebagai tokoh-tokoh sinetron dan penyanyi, mulai dari gaya berpakaian, potongan rambut, hingga perilaku sehari-hari. Bagi ibu-ibu, selain menjadi konsumtif, tidak melek media dapat mencontohkan perilaku kecanduan konten media pada anak, sampai dengan menyerahkan pengasuhan anak pada televisi. Kegagapan dalam teknologi informasi ini menyebabkan beberapa peristiwa naas terjadi. Kasus penyebaran video porno siswa yang berakhir dengan hilangnya masa depan juga terjadi.

Solusi yang ditawarkan tim pengabdian dosen UM Andi Asari,SIP,S.Kom,M.A. Taufiq Kurniawan, SIP,M.IP dan Sokhibul Ansor,S.Sos,M.Hum beserta tim pembantu yang lain yaitu pelatihan pembelajaran literasi digital, anti hoax, anti bullying dan strategi filterisasi informasi bagi para ibu, anak didik dan Guru perlu dilakukan guna meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan karakter demi mewujudkan generasi cerdas di era millenal.

Target dari kegiatan ini antara lain adalah tingkat kritis para ibu, anak dan guru terhadap teknologi informasi dan media digital meningkat. Hal ini tampak dari semakin jeli dan telitinya terhadap penggunaan teknologi informasi, khususnya penggunaan gawai oleh anak. Para orang tua dan guru semakin sadar pentingnya bijak dan cerdas dalam memilih media digital untuk media pembelajaran anak.

Kedua, partisipasi para orang tua dan guru dalam pendampingan anak berteknologi informasi secara baik dan benar. Para ibu tidak hanya sadar untuk turut menentukan media atau program untuk anak, tetapi juga bisa melakukan kontrol dengan melakukan pengaturan tertentu dalam gadget atau komputer yang biasa digunakan anak, misalnya dengan menggunakan google kids, youtube kids, dan lain sebagainya.

Ketiga, masyarakat khususnya para ibu dan guru, mampu berinternet secara positif, hingga mampu mendukung tumbuh kembang karakter anak secara baik. Peserta pelatihan semakin tergugah untuk memanfaatkan media digital dengan lebih positif dan produktif. Misalnya, mengoptimalkan fitur media sosial untuk menstimulus kreasi anak dengan membuat online shop, online learning, dan lain sebagainya.

Kegiatan ini didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM melalui pendanaan PNBP Universitas Negeri Malang pada Tahun Anggaran 2019. Kegiatan ini terdiri dari persiapan dan pelaksanaan kegiatan yang dimulai dari observasi, sosialisasi, dan pelatihan yang dilakukan pada bulan Juli—Agustus 2019. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini permasalahan mitra pengabdian di yayasan LP Ma’arif NU Nurun Nabawi Desa Kasembon Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang dapat teratasi. Sehingga mewujudkan generasi anak yang cerdas dan berkarakter, dan peningkatan kualitas SDM Guru dan orang tua yang cakap dan bijak dalam penggunaan teknologi informasi dan media digital.

 

Pewarta: Andi Asari, SIP, S.Kom, M.A., Taufiq Kurniawan, SIP, M.IP dan Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum

Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan

Jurusan Sastra Indonesia, FS

Post Author: Admin Berkarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *