Pengaruh Variasi Kuat Arus dan Wire Feed Rate pada Baja Karbon Rendah Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan GMAW

Tiga mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali hadir dengan karya inovatif dan kreatif. Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Taufik Hardiansyah, M. Rofi Imron, dan Johan Handoko berhasil melakukan penelitian terkait pengaruh variasi kuat arus dan Wire Feed Rate pada baja karbon rendah.

 

Penelitian karya mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin tersebut bekerja dengan cara pembuatan percobaan pengaturan parameter-parameter pengelasan seperti pengaturan kuat arus. Dalam hal ini Wire Feed Rate berfungsi untuk mendapatkan hasil pengelasan yang bermutu dan kekuatan tarik yang tinggi. Secara teoritis penelitian yang dibimbing oleh Drs. H. Solichin, S.T., M.Kes. tersebut ditujukan untuk dunia pendidikan (khususnya SMK) atau lembaga dan secara praktis untuk dunia industri.

Hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat, baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis hasil penelitian bemanfaat bagi lembaga pendidikan sebagai pengembangan ilmu pengelasan untuk diajarkan kepada siswa tentang langkah-langkah mendapatkan hasil pengelasan yang bermutu sesuai dengan parameter pengelasan yang benar. Secara praktis penelitian ini bermanfaat bagi industri pengelasan untuk memilih dan menghasilkan produk pengelasan yang bermutu seperti dalam pembuatan rangka jembatan, lambung kapal, kontruksi bangunan, dan bejana tekan. Infografis selengkapnya mengenai penelitian ini dapat diakses melalui akun Instagram @analisyswelding dan YouTube Analisys Welding.

 

Penulis: Andita Eka Wahyuni

 

Post Author: Andita Eka Wahyuni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *