Pak Kusnadi, Satpam UM

Mengabdi untuk UM

Pak Kusnadi-01Pak Kusnadi adalah salah satu satpam UM yang telah mengabdi selama 21 tahun. Ramah dan cekatan adalah salah satu pribadinya yang pantas dijadikan tauladan. Kemarin, (Kamis, 27 Agustus 2009) sosok UM berhasil mewawancarai Pak Kusnadi di sela-sela kesibukannya mengendalikan area parkir mobil di belakang gedung A2. Berikut liputannya:

Sosok: “Selamat siang Pak Kusnadi!”
Pak Kusnadi: “Selamat siang Mbak.”
Sosok: “Bisa minta waktunya untuk wawancara sebentar ya Pak?”
Pak Kusnadi: “Ya Mbak, bisa.”
Sosok: “Sejak kapan Bapak bekerja di UM?”
Pak Kusnadi: “Wah, sudah lama Mbak. Sejak tahun 1988. Tapi dulu saya tidak langsung menjadi satpam. Saya diterima di sini sebagai tenaga honorer selama 2 tahun. Kemudian saya ikut tes CPNS, alhamdulillah diterima, akhirnya ditempatkan sebagai satpam.”
Sosok: “Lama juga ya Pak. Apa suka dukanya selama menjadi satpam Pak?”
Pak Kusnadi: “Banyak Mbak. Kalau sukanya saya senang kalau bisa menangkap pencuri, akhirnya saya mendapat nama baik. Tapi dukanya, kalau saya kecurian, wah, pastinya nama baik saya menjadi tercoreng.”
Pak Kusnadi-02Sosok: “Memangnya banyak ya Pak pencuri di UM ini?”
Pak Kusnadi: “Kalau dulu banyak Mbak. Sekitar tahun 1990-an, sering sekali terjadi pencurian. Tapi sejak zaman reformasi, pemerintahan berganti, keadaan semakin aman, tingkat pencurian semakin menurun.”
Sosok: “Ooo…begitu ya Pak. Bapak sudah lama ditugaskan mengendalikan area parkir di sini?”
Pak Kusnadi: “Sekitar 6 tahunan Mbak. Kalau di sini saya kesel kalau ada pengemudi yang kurang lihai mengendarai mobil, karena kadang dia malah menyerempet mobil lain. Akhirnya saya juga terkena masalah.”

Pak Kusnadi-03Sosok: “Ya Pak. Pertanyaan terakhir saya Pak, apa harapan Bapak untuk UM?”

Pak Kusnadi: “Kalau harapan saya sih, saya nurut saja sama yang di atas Mbak. Pokoknya saya akan selalu melaksanakan semua tugas yang diberikan kepada saya dengan baik. Kalau boleh sih, saya minta agar lahan parkir mobil di belakang A2 ini diperbesar. Masalahnya area ini hanya mampu menampung 96 mobil. Saya sangat kerepotan untuk mengatur tempatnya.”

Sosok: “Baik kalau begitu Pak. Terima kasih atas waktunya ya Pak. Semoga harapan Bapak dikabulkan.”

Pak Kusnadi: “Ya Mbak. Sama-sama. Terima kasih”

Demikian hasil wawancara kami dengan Pak Kusnadi. Bagaimanapun, tanpa adanya kerja keras dari satpam seperti Pak Kusnadi, tentu kampus UM kita tercinta ini tidak akan terasa aman. Terus semangat ya Pak!

Post Author: Anida

7 thoughts on “Pak Kusnadi, Satpam UM

    ekowahyu

    (28 April 2010 - 08:41)

    semangat pak …

    sering ketemu di Balok pas sarapan he he he he

    (ekowahyu-fs um)

    fira

    (27 April 2010 - 23:55)

    hai p.kusnadi meski tgl tua jangan suka bolos dong kacian teman2 yg di siaga ujung2nya ganti tugas p.kusnadi coba tgl muda biarpun sakit tetep dtg juga,tul juga tu kata p.jo berhenti merokok kan lagi tugas berikan cth kpd junior2 p.kusnadi mending di kmr mandi aja klau merokok.oke trims

    kusandi

    (23 Januari 2010 - 20:23)

    kerja yang semangat y pak kusnadi…?

    sotros2006

    (1 Oktober 2009 - 13:36)

    selamat bertugas pak Kus semoga bapak tetap sabar dan tidak bosan dalam melayani warga um yang sedang parkirkan mobilnya

    surbasko

    (1 September 2009 - 13:43)

    Pak Kus, tiap hari bapak di lapangan terbuka, tidak pernah masuk angin malahan tambah gemuk resepnya apa pak, bagi donk

    bob arrio teguh

    (30 Agustus 2009 - 23:02)

    wah tempat parkirnya, kata orang malang, pancet, eh aku dulu pake Ceqitet, N4863 kalo qurban tempat ini jadi tempat pemotongan asik banget.. kenangan lama, met kerja ya pak kus…

    Johanis Rampisela

    (30 Agustus 2009 - 14:11)

    Ayo Pak, berhenti merokok ya … agar lebih sehat dan lingkungan bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *