Program Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Kominfo Tahun 2014

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Tahun 2014 kembali membuka kesempatan dan menyediakan beasiswa pendidikan S2 di luar negeri bagi PNS di lembaga kementerian dan non-kementerian termasuk PNS TNI/ POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta karyawan/ karyawati swasta yang bekerja di bidang TIK.

Persyaratan : Lulusan sarjana (S1) Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4) Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP)  minimal 570 atau IELTS minimal 6.5 Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550 Mendapat rekomendasi dari pejabat yang berwenang Diutamakan : a. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun;b. Berusia maksimal 35 tahun; c.Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2; d. Memiliki Unconditional Offer dari Universitas sesuai dengan daftar bidang studi yang ditetapkan.

Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 2 Januari 2014 di situs :

http://balitbang.kominfo.go.id/balitbang/beasiswa

dan penyerahan berkas lamaran beasiswa paling lambat tanggal 15 Februari 2014 (cap pos).

Pelamar Program Beasiswa didorong untuk melamar bidang studi di universitas negara tujuan studi sesuai daftar yang ditetapkan oleh Balitbang Kominfo. Daftar bidang studi, universitas dan negara tujuan studi dapat dilihat di : http://balitbang.kominfo.go.id/balitbang/beasiswa/pendaftaran/piliha-universitas-dan-jurusan/.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Beasiswa ini dan formulir pendaftaran dapat di download di website: www.balitbang.kominfo.go.id/beasiswa

Oleh Firman Hidayat – 24 December 2013
Unggahan ini meneruskan unggahan dari laman: http://www.dikti.go.id/?p=12846&lang=id

[SELESAI] BIDIKMISI, Penolong Siswa Miskin yang Berprestasi Akademik

 

BIDIKMISI adalah program bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik.

  • Penerima bantuan diberi biaya bulanan dan dibiayai pendidikannya (8 semester untuk program Diploma IV dan S1, dan 6 semester untuk program Diploma III).
  • Perguruan tinggi pengelola bidik misi ditargetkan menerima mahasiswa bidikmisi sebesar 10% dari mahasiswa barunya.
  • Sumber dana adalah APBN melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Pemrakarsa: Mohammad Nuh.

 

Tahun Mahasiswa Penerima Penerima di UM PTN Bantuan
2010

19.675

450

104

Biaya hidup mahasiswa Rp 500 ribu – 700 ribu/bulan, Biaya pendidikan Rp 800 ribu – Rp 2 juta/semester, Total Rp 5 juta/semester

2011

27.880

530

117

Biaya hidup mahasiswa Rp 600 ribu/bulan, Biaya pendidikan Rp 2,4 juta/semester, Total Rp 6 juta/semester

2012

30.000

550

117

Biaya hidup mahasiswa Rp 600 ribu/bulan, Biaya pendidikan Rp 2,4 juta/semester, Total Rp 6 juta/semester

 

BIDIKMISI ini adalah program yang sangat bermanfaat dan merupakan salah satu sumbangan yang sangat berharga dari Pak Mohammad Nuh bagi dunia pendidikan Indonesia.

 

Malang, 15 Februari 2012

Johanis Rampisela (Dosen UM)

.

.

BERMASALAH: NAMA PENERIMA BEASISWA BERBEDA ANTARA KTP DAN DI DATABASE PENDAFTAR BEASISWA

Sistem baru yang diterapkan pihak pengelola beasiswa tentang pembayaran dana beasiswa via rekening atas nama penerima beasiswa PPA dan BBM menemukan permasalahan baru.  Temuan masalah tersebut tidak diduga sebelumnya oleh pengelola maupun oleh pihak bank mitra UM. Temuan tersebut berupa perbedaan nama mahasiswa yang tertulis pada KTP dengan nama mahasiswa yang tercantum pada Surat Keputusan Rektor tentang penerima beasiswa. Pihak Bank menggunakan KTP sebagai dasar pembukaan rekening (sesuai SOP bank), sedangkan pihak pengelola beasiswa menggunakan data yang terintegrasikan dalam Pusat TIK.

PEMBAYARAN BEASISWA PPA DAN BBM VIA REKENING BANK

Mulai tahun 2010 pembayaran beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dilakukan melalui rekening bank atas nama mahasiswa penerima beasiswa. Kebijakan baru ini ditempuh sebagai upaya memperbaiki sistem layanan dan keamanan dana. Sistem layanan ini menjawab keluhan sebagian penerima beasiswa yang antri pada saat proses pencairan dana, sekaligus mengurangi resiko pencurian apabila dana beasiswa menumpuk di tempat penyimpanan, sementara itu mahasiswa tidak segera mengambil dana. Selain wajib membuka rekening bank atas namanya sendiri, mereka juga wajib menyusun proposal karya ilmiah yang harus diserahkan paling lambat awal Agustus. Proses pencairan beasiswanya direncanakan dalam 3 tahapan. Tahap pertama beasiswa periode Januari s.d. Juni ditransfer pada akhir bulan Juni;  tahap kedua, beasiswa periode Juli s.d. September akan ditransfer pada akhir September,; dan tahap ketiga, beasiswa periode Oktober s.d. Desember akan ditransfer pada bulan Desember 2010. Jadwal pencairan dana tersebut bisa terlaksana tepat waktu, tergantung sepenuhnya dari para penerima beasiswa itu sendiri (syarat dan ketentuan berlaku). Sampai saat ini (tanggal 18 Juni) masih banyak mahasiswa yang belum memenuhi panggilan ke A3 Lt3 untuk memproses pembukaan rekening. Penerima beasiswa diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kemahasiswaan.um.ac.id 

Terima kasih. Salam

Fatmawati, Kabag Kemahasiswaan

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.