Cara Cerdas Registrasi Administrasi

.

Malang, 27 Juli 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

Peningkatan Layanan: SPP Online, Registrasi, KRS Online

UM meningkatkan layanan untuk mahasiswa sebagai berikut:

  • UM mengadakan kerjasama dengan Telkom, BNI, BRI, dan BTN untuk membuat SPP online yaitu bank bisa mengakses tabel pembayaran yang ada di database UM dan setelah mahasiswa membayar maka langsung dicatat di database UM. Mahasiswa bisa bebas memilih bank yang akan digunakan dan bisa menggunakan fasilitas pembayaran melalui kasir atau ATM (semester ini, BTN hanya bisa melalui kasir).

Pembayaran SPP melalui ATM BNI. Kode untuk UM adalah 7009

Pembayaran SPP melalui ATM BRI

  • Sistem tersebut akan menghapuskan proses validasi keuangan. Jadi mahasiswa tidak perlu ke Subag DRK untuk melakukan validasi keuangan.
  • Mahasiswa bisa langsung ke Subag RS. Semester depan akan diusahakan agar proses ini bisa dihapus.
  • Mahasiswa melakukan KRS online via internet mulai hari Sabtu. Proses KRS via internet yang dimulai hari Sabtu-Minggu-Senin-Selasa-Rabu diharapkan akan menghapus antrian di fakultas/jurusan. Mahasiswa bisa menggunakan hotspot di jurusan masing-masing, teras loket Subag RS dan PE, teras gedung Pusat TIK.
  • KRS online ditutup Rabu dan petugas mencetak Daftar Hadir Kuliah (DHK) pada hari Kamis, dan mengedarkan ke kotak dosen pada hari Jumat. Dengan demikian diharapkan kuliah hari pertama sudah dilengkapi dengan DHK.

Teras loket di BAAKPSI (Gedung A3) baik di Subag RS maupun Subag PE akan ditambah lampu dan stop kontak untuk mendukung KRS Online.

Semoga layanan ini berguna bagi mahasiswa.

Malang, 24 Juni 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

IDE: Hapus Antrian di Bank

Akhir-akhir ini saya beberapa kali berkunjung ke Bank BTN dan melihat begitu banyak mahasiswa yang antri. Bagaimana kalau pembayaran SPP dilakukan melalui mekanisme potong tabungan mahasiswa? Bukankah dengan demikian tidak ada antrian?

Bu Fatmawati (Kabag Kemahasiswaan) menyampaikan pengalamannya dalam meminta mahasiswa membuka tabungan di bank untuk keperluan transfer uang beasiswa. Mahasiswa keberatan dengan biaya administrasi tabungan. Biasanya bank memerlukan biaya administrasi karena adanya fasilitas ATM. Kalau begitu mengapa tidak membicarakan dengan bank tentang tabungan tanpa biaya administrasi?

Jumat 29 Januari 2010, sore hari, saya mencoba menanyakan kepada Pak Taufiq (staf BTN Malang), ternyata BTN punya tabungan yang bebas biaya administrasi, setoran pertama Rp 50 ribu dan saldo minimum Rp 10 ribu. Nah, tinggal menanyakan kepada bank-bank lain tentang produk serupa.

Jika mahasiwa baru 2010 diwajibkan memiliki tabungan maka pembayaran SPP akan dilakukan melalui pemotongan tabungan dari tanggal sekian sampai dengan tanggal sekian. Nah antrian akan habis dan tidak akan ada lagi uang masuk dari mahasiswa yang tidak jelas penyetornya.

Efisiensi yang luar biasa: tidak ada biaya transpor, tidak ada antrian, tidak ada biaya parkir, waktu libur yang lebih panjang, semua penyetor jelas. Apalagi jika dikombinasikan dengan otomatisasi data bank ke UM melalui pihak switcher. Mari kita bersama mewujudkan hal ini dalam semester Ganjil 2010/2011.

Malang, 30 januari 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

Saran untuk Biaya Pendidikan Mahasiswa UM

Biaya pendidikan Mahasiswa UM Angkatan 2009 sebagai berikut.

  • Jalur PMDK Mandiri
    • Semester I : Rp 5.289.500 — 7.789.500
    • Semester II dan seterusnya: Rp 1.050.000 — 1.550.000
  • Jalur PMDK Reguler
    • Semester I : Rp 4.539.500 — 5.889.500
    • Semester II dan seterusnya: Rp 550.000 — 600.000
  • Jalur Mandiri (I dan II)
    • Semester I: Rp 5.289.500 — 7.789.500
    • Semester II dan seterusnya: Rp 1.050.000 — 1.550.000
  • Jalur SNMPTN
    • Semester I : Rp 4.539.500 — 5.889.500
    • Semester II dan seterusnya: Rp 500.000 — 600.000
  • Jalur Non-SMTA (Reguler/Mandiri, UM/Luar UM)
    • Semester I: Rp 2.765.000 — 6.414.500
    • Semester II dan seterusnya: Rp 550.000 — 1.550.000

Saran untuk angkatan 2010

  1. Biayanya dibulatkan ke ratusan ribu terdekat.
  2. Biaya PMDK Reguler disamakan saja dengan biaya SNMPTN.
  3. Biaya per jurusan (tidak tampak di tulisan ini) yang selisihnya kecil disamakan saja.

Malang, 26 Oktober 2009
Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.