IDE: UM Hemat Rp 236,4 juta Melalui Efisiensi E-Payment

Sejak 15 Juni 2010, UM sudah menggunakan pembayaran elektronik (e-Payment) dengan BRI, BNI, dan BTN melalui Finnet. Pembayaran elektronik ini sangat membantu meningkatkan kecepatan dan keakuratan pembayaran biaya kuliah mahasiswa. Layanan tersebut masih dipakai sampai saat ini.

Untuk keperluan tersebut, UM mengeluarkan biaya (termasuk PPN) sebagai berikut.

  • Biaya transaksi Finnet per tahun sekitar Rp 198 juta.
  • Biaya jaringan pribadi virtual (virtual private network) Telkom per tahun sekitar Rp 38,4 juta.
  • Total biaya per tahun sekitar Rp 236,4 juta.

Apakah yang dapat ditingkatkan efisiensinya dalam pembayaran elektronik ini?

  • Lakukan kerja sama e-payment langsung dengan masing-masing bank dengan demikian biaya transaksi menjadi gratis.
  • Buat jaringan pribadi virtual dalam jaringan internet yang ada saat ini.
  • Total biaya per tahun akan menjadi nol rupiah alias GRATIS.

MAMPUKAH?

Teknisi yang ada mampu membuat software dan mampu membangun jaringan pribadi virtual. Salah satu unsur yang tak kalah pentingnya adalah mampu berkomunikasi dengan bank.

BERAPA LAMA?

Waktu yang diperlukan sekitar 2 bulan.

Selamat bekerja.

 

Malang, 12 April 2012

Johanis Rampisela (Dosen FMIPA)

.

Layanan Bank ke Mahasiswa UM Semakin Meningkat

Kerja sama UM dengan 3 bank untuk menerapkan e-payment (pembayaran elektronik) rupanya membawa semangat baru bagi pihak bank untuk meningkatkan layanannya kepada mahasiswa UM.  Bank semakin kreatif untuk menarik mahasiswa agar membayar biaya pendidikan melalui banknya.

BNI misalnya, berusaha meningkatkan layanannya dengan cara menambah kasir dari 2 orang menjadi 4 orang untuk melayani pembayaran biaya kuliah. Selain itu BNI juga menugaskan 3 karyawan untuk membagikan formulir pembayaran ke mahasiswa di Gedung A2.

BRI juga “unjuk gigi” dengan dukungan teknologi perbankannya. Selain menugaskan 1 karyawan untuk membagikan formulir pembayaran, BRI juga menempatkan mobil BRI di depan Gedung A2. Dengan fasilitas tersebut, 2 karyawan mampu melayani pembayaran biaya kuliah secara online.


Mungkin semester depan, kita akan menyaksikan mobil BRI, BNI, dan BTN berjajar di depan Gedung A2. Atau mungkin lebih nyaman lagi jika karyawan bank menggunakan joglo-joglo di Gedung A2 atau joglo di Sekolah Autis untuk melayani pembayaran biaya kuliah.

UM sebenarnya mengharapkan agar mahasiswa membayar biaya kuliah pada bank yang terdekat dengan tempat tinggalnya. Kebiasaan untuk membayar biaya kuliah di bank dalam kampus UM atau di sekitar kampus UM membawa dampak buruk dengan terciptanya antrian yang panjang. Untuk itu UM berharap agar pihak bank juga melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk di bank yang bersangkutan di daerah asal mahasiswa UM. Jika menggunakan data hasil penjualan PIN SMPDS II maka diperoleh: Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Pasuruan, Lumajang, Mojokerto, Probolinggo, dstnya (lihat selengkapnya di http://berkarya.um.ac.id/?p=3338).

Lebih bagus lagi kalau mahasiswa melakukan pembayaran melalui ATM atau secara otomatis potong tabungan pada tanggal yang ditetapkan.

Terima kasih kepada BRI, BNI, dan BTN yang berusaha meningkatkan layanan ke mahasiswa UM.

Malang, 30 Juli 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

Pembayaran Biaya Pendidikan UM (24 Juli 2010)


Malang, 24 Juli 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

Sebuah Kisah Sebuah Cerita

“Mas…tolong sebutkan NIM!”

“109XXXXXXX.”

“Transaksi sudah selesai…”

“Terimakasih.”

Hari ini kamis 22 Juli 2010, Saya¬† mencoba untuk membayar SPP lewat bank. Sungguh merupakan pengalaman yang luar biasa. UM telah memiliki sistem layanan online. Tidak perlu menghafal nomor rekening, cukup sebut NIM. Maka yang terjadi terjadilah…Saya mendapat kuitansi dalam waktu kurang dari 1 menit

POS: Persiapan E-Payment Mahasiswa Baru

.

Malang, 18 Juli 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

.

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.