Tempat Khusus Hotspot-an

Di tengah arus besar perkembangan teknologi informasi fasilitas internet menjadi suatu kebutuhan yang tak dapat dihindarkan lagi. Hampir semua mahasiswa punya e-mail dan akun Facebook, kebutuhan untuk mengakses internet menjadi sangat penting ketika mahasiswa dihujani dengan tugas-tugas kuliah yang menggunung maka internet menjadi solusi penyelamat. Di kampus UM, alhamdulillah sudah banyak gedung yang menyediakan fasilitas wireless, namun fasilitas ini belum dibarengi dengan fasilitas infrastruktur lainnya misalnya, bangku dan meja. Di beberapa gedung fasilitas wireless tidak banyak dimanfaatkan karena tidak ada fasilitas penunjang, biasanya mahasiswa hanya lesehan di lantai di halaman kampus yang tentunya kotor. Ditambah lagi tidak adanya fasilitas stop kontak yang memadai. Kalau hal ini terus dibiarkan fasilitas wireless hanya menjadi fasilita yang tak berguna karena mahasiswa kurang nyaman untuk menggunakan.

Coba misalnya ada fasilitas ruangan yang khusus untuk hotspotan dengan fasilitas kursi, meja, dan stop kontak di tiap meja pasti akan banyak mahasiswa yang akan menggunakannya. Karena biasanya kalau harus mengisi baterai laptop di rumah dulu akan sangat merepotkan mahasiswa, berbeda kalau ada fasilitas stop kontaknya, kapan saja mahasiswa akan dapat memanfaatkan fasilitas wireless ini. Semoga saran ini bermanfaat.

Post Author: Fahmi

17 thoughts on “Tempat Khusus Hotspot-an

    ham

    (30 September 2010 - 06:07)

    mungkin terlalu jauh membandingkan perpustakaan UI deng UM. tp perlu didiskusikan bahwa perpustakaan UM sudah kurang layak. kkekuranglayakan tersebut bisa diperhatikan dari fasilitas yang ada dan ketersediaan buku yang sudah tidak relevan lagi. mushalla di lt 3 sudah pluhan thn mungkin karpetnya tidak diganti n jarang dibersihkan oleh petugas (sejak sy kul 2002, meja baca di lesehan terlalu tinggi, dll. dari ketersediaan buku, kalau dipolling pasti mayoritas mehasiswa akan mengatakan sudah tidak mengikuti perkembanga. yg tersedia hanya buku2 luuuaaaaama2 saja. yang semestinya sudah di museumkan atau paling tidak dgantilah (dicopy) supaya mahasiswa tidak batuk2 ketika membaca….

    untuk yang berwenang, mohon diberi tanggapan….
    (spesial untuk Bapak2 dekan yang tercinta, mohon masalah ini jg diperhatikan, karena ini kebutuhan dasar mahasiswa untuk semua fakultas)

    norman

    (15 Maret 2010 - 07:50)

    Sabar… subur…, ditunggu saja.. nanti pada saatnya kan datang juga.

    Jova

    (12 Maret 2010 - 03:33)

    iya , fasilitas wifi nya krng me2nuhi . Wlaupun pki proxy tp te2p aja lemot so bwt nyri tugas susah . Ktanya di perpus bs bwt hotspotan , tp mn buktinya ?? sya mncoba brlngkali te2p gak bsa. Mohon , diperbarui jrngan wifix .
    trima kasih !!!

    Mhsiswa Teknik

    Muladi

    (11 Maret 2010 - 10:16)

    @ghost
    Akses wifi di kampus UM termasuk sangat longgar karena hanya dikontrol oleh proxy. Coba anda bandingkan dengan kampus-kampus lain yang harus menggunakan sistem portal (authentication) sehingga setiap pengguna harus mendaftar dan mempunyai password sendiri. Pusat TIK berencana menggunakan sistem portal untuk akses jaringan (intranet dan internet) mulai bulan Mei 2010. Jika tidak ada kontrol terhadap akses wifi maka kampus UM akan menjadi sebuah INTERNET CAFE gratis atau INTERNET ZONE gratis, boleh akses internet sepuasnya tanpa berbelanja sesuatupun. Pengguna di luar sivitas akademika UM akan dengan leluasa memanfaatkan fasilitas yang dibeayai oleh UM dengan dana yang berasal dari sivitas akademika. Penggunaan proxy tidak ada kaitannya dengan pelit tetapi untuk alasan keamanan akses dan pengamanan fasilitas.
    Segala sesuatu pastilah ada aturan-aturan untuk membatasi hak-hak dan kewajiban. Pembatasan download dan pembatasan akses merupakan bagian dari aturan dalam penggunaan fasilitas jaringan internet di UM.
    Akses poin tidak dipasang disetiap tempat tetapi hanya pada tempat-tempat tertentu sesuai dengan kebutuhan. Pada bulan Nopember 2008, Pusat TIK telah memasang akses poin di setiap jurusan untuk penyediaan akses internet. Ketika jumlah tersebut tidak memadai maka beberapa jurusan/fakultas/unit kerja mengadakan sendiri perangkat tersebut.
    Taman Wifi sedang kami rintis dan untuk sementara kami akan segera menyediakan power outlet dan tempat duduk di depan gedung G1 Pusat TIK. Silahkan dimanfaatkan.

    Terimakasih.
    Muladi – Kepala Pusat TIK

    ghost

    (10 Maret 2010 - 15:26)

    kampusnya pelit masak wifi aja ada proksinya truz buat download aja tidak bisa ,,,,fasilitas apaan itu!!!!!!!!!!!!!padahal kampus masak gak kuat bayarin wifi…….apa perlu sumbangan tuk wifi juga ya

    mahasiswa mesin

    dav

    (10 Maret 2010 - 15:22)

    Menurut saya Taman Wifi merupakan solusi bagus
    masalah kawasannya sebaiknya di daerah yang strategis seperti di dpn pusat Tik
    atau di sekitar Perpus yang Tempatnya nyaman. kl bsa di sediakan tmpt parkir kendaraan supaya mhs yg membawa kendaraan tidak bingung

    Trims
    mhs Teknik mesin

    arek UM

    (10 Maret 2010 - 12:29)

    @Johanis Rampisela
    maaf mnrt kami sbg mayoritas mahasiswa….
    emg d UM ada fasilitas wifi, tp sarana tsb msh krg dpt d manfaatkan karena lemotnya jaringan.
    ya moga2 wifi d UM selanjutnya dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa.
    kalo bisa tanpa proxy juga!
    kan lebih cepat tanpa setting2 segala,kasihan mahasiswa yg ga tau proxy2 nya!!
    thanks!

    Johanis Rampisela

    (10 Maret 2010 - 00:11)

    @arek UM
    Data:
    SPP “kampus yg d dpannya” paling tinggi Rp 2,4 juta dengan bandwidth Internet 28 Mbps (info 31 Okt 2009).
    SPP UM paling tinggi Rp 1,55 juta dengan bandwidth Internet 16 Mbs (1 Juli 2010: 24 Mbps).

    Informasi lain, pada tanggal 2 Juni 2008, bandwidth Internet UM 1 Mbps, 1 Juli 2010 nanti akan menjadi 24 Mbps.

    arek UM

    (9 Maret 2010 - 21:56)

    halah,fasilitas wifi aja masih pelitt….
    ga kaya kampus yg d dpannya!!!

    Dyah SP

    (8 Maret 2010 - 20:53)

    ya fasilitas penunjang hot spot jg penting.tp lebih penting n utama fasilitas hot spotnya dlu yg dipasang.kapan PP III Blitar da area hot spotnya?kami juga mahasiswa UM lho! kami membutuhkan secepatnya pa lgi dah mau skripsi. tlong lah lbih diperhatikan fasilitas dPP III.

    terimakasih dan kami tunggu realisasinya.

    Dyah SP
    Mahasiswa UPP III Blitar.

    Johanis Rampisela

    (8 Maret 2010 - 07:49)

    @wrong way
    Silahkan ditunjukkan dulu prestasinya dengan merawat blog-nya (sementara ini akses Internet melalui fakultas).
    Ada prestasi, fasilitas menyusul.

    wrong way

    (7 Maret 2010 - 11:01)

    yap semua itu betul
    tapi lebih baik lagi kalau di area UKM di beri network biar lebih bisa mengembangkan bakat karna jaman sekarang informasi itu harus update kl nggak bisa ketinggalan

    thanks
    wrong way
    mahasiswa

    rian

    (5 Maret 2010 - 12:45)

    Rian, Mahasiswa BK.

    Di C1 sudah ada stop kontak yang bisa diakses para penggemar hotspotan…. hanya saja, gedungnya di tutup jam 6 sore, jd untuk hotspotan malem, gak bisa….
    tapi kali pagi-sore, bagi yang ingin hotspotan tapi batreinya habis, bisa masuk ke gedung C1 (BKP).. disana ada stop kontaknya

    roziqi

    (5 Maret 2010 - 09:11)

    begitulah pak keluhan dari kami, stop kontak terutama harus ditaruh di tempat yg strategis, kayak pasca, perpus, C1 jdi klw malem anak2 bisa terus ngenet

    Devid Haryalesmana

    (4 Maret 2010 - 18:25)

    Hemm..klo tempat yang cocok sepertinya di depan Pusat TIK itu bagus pak, sekalian para mahasiswa biar lebih akrab dengan Pusat TIK. Hehehe… Di taman2 Pasca Sarjana yang baru itu sebenarnya juga sudah cukup nyaman, hanya saja stop kontaknya yang belum ada. Dimana lagi ya?

    Darmono

    (4 Maret 2010 - 10:18)

    Salam
    Bung Fahmi dan Pak Muladi, Perpustakaan Pusat UM sudah tiga tahun lebih menyediakan fasiltas WIFI kepada sivitas akademika lengkap dengan fasiltas meja, kursi duduk dan stop kontak untuk sumber listrik sebanyak lebih 40 titik stop kontak. Mulai dari joglo Perpustakaan sampai di dalam ruang Perpustakaan (lantai I dan lantai II) merupakan Hotspot Area dengan segala keterbatasan yang ada. Bagi sivitas akademika yang akan memanfaatan layanan WIFI silahkan datang ke perpustakaan.
    Jika TIK akan mengembangkan TAMAN WIFI, perpustakaan pusat bisa dipertimbangkan menjadi salah satu pilihan Pak. Apabila hal ini terwujud akan sangat menunjang layanan E-Jurnal yang dilanggan perpustakaan yang masih perlu dioptimalkan pemanfatannya.
    Terima kasih kami tunggu pak Mul program Taman WIFI-nya.

    Darmono
    Kepala Perpustakaan

    Muladi

    (4 Maret 2010 - 07:47)

    Salam,
    Layanan wifi atau hotspot sudah kami rancang sedemikian rupa sehingga setiap tempat aktifitas sivitas akademika dapat dilayani. Saat ini memang baru beberapa tempat yang menyediakan akses hotspot bagi mahasiswa atau bagi umum (baca bagi sivitas akademika). Layanan hotspot terpusat sedang disiapkan dan kami berharap pada Juni mendatang rencana tersebut sudah terealisasi. Salah satu yang sedang kami siapkan adalah WIFI PARK atau TAMAN WIFI. Karakteristiknya sama seperti yang Saudara Fahmi uraikan diatas yaitu hotspot, sumber listrik, kursi dan meja taman, dan kanopi atau atap pelindung dari sinar matahari dan hujan.
    Saat ini kami sedang survei kawasan mana yang layak/cocok/sesuai untuk dibangun TAMAN WIFI tersebut. Saran dan masukan sangat kami harapkan dan kami akan koordinasikan dengan unit pengelola sarana dan prasarana.

    Terimakasih dan kami tunggu saran/masukannya.
    Muladi
    Kepala Pusat TIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *