UM Ikut Berkontribusi dalam “Garuda”

UM ikut berkontribusi dalam Garba Rujukan Digital Indonesia (Garuda).

1. Tentang Garuda

  • Disediakan panduan pengguna dalam bentuk PDF.
  • Disediakan panduan kontributor dalam bentuk PDF.
  • Disediakan contoh metadata format CSV.

  • Manajemen Portal


2. Kontributor UM

  • UM sudah menjadi kontributor Garuda melalui UPT Perpustakaan.

  • Belum ada fasilitas untuk mengukur jumlah artikel yang berasal dari http://um.ac.id.
  • Artikel UM di Garuda berisi informasi judul, pengarang, subyek, permalink. Abstrak masih kosong.
  • Jika link ke website UM (http://mulok.library.um.ac.id) diklik maka Perpustakaan UM menampilkan judul. Perpustakaan UI menampilkan judul, abstrak dan file.

3. Yahoo Inlink

Yahoo inlink adalah link ke suatu website yang dicatat oleh Yahoo. Yahoo inlink adalah indikator yang digunakan dalam pemeringkatan Webometrics (Januari 2010 peringkat 6) dan 4ICU (Juli 2010 peringkat 10). Pada tanggal 12 Juli 2010, Yahoo inlink ke UM (um.ac.id) dari Garuda (garuda.dikti.go.id) masih 0.

Malang, 13 Juli 2010

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak)

Post Author: Johanis Rampisela

1 thought on “UM Ikut Berkontribusi dalam “Garuda”

    Admin Perpus UM

    (13 Juli 2010 - 11:41)

    Perpustakaan UM mulai bergabung dengan portal Garuda secara intens sejak akhir tahun 2009, hal ini dilandasi dari risalah dan pertemuan berbagai forum diskusi pustakawan se Indonesia khususnya tetang maraknya plagiatisme karya ilmiah (skripsi, tesis dan disertasi) di Indonesia. Pengelolalaan data base karya ilmiah di Perpustakaan UM pada awalnya dikhususkan untuk membantu mahasiswa dalam mencari informasi dan bersifat indikatif belum dilengkapi abstrak. Sejak tahun 2007/2008 perpustakaan mulai melengkapi dengan abstrak setelah diatur mekanismenya melalui Buku Pedoman Pendidikan Universitas. Contoh karya ilmiah oleh Umi Sahidah dengan DDC: Rs 372.623 SAH p, dan coba di cari melalui GOOGLE key words nama atau nomor DDC tersebut. Scanning abstrak tahun sebelumnya sedang dikerjakan dengan prioritas karya tesis dan disertasi. Kedepan informasi yang disajikan bisa secara fulltext dengan memperhatikan aspek HAKI dan tentunya perlu mendapat dukungan kebijakan dari universitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *