Wow Keren!! Visitasi AUN-QA Jadi Ajang Reuni Alumnus UM

Malang. Proses akreditasi instansi biasanya berjalan secara menegangkan. Namun berbeda ketika tim Assesor dari Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) melakukan visitasi ke Universitas Negeri Malang. Visitasi yang dilakukan sejak Selasa (21/5) hingga Kamis (23/5) lalu malah tawa renyah keakraban hadir di ruangan-ruangan rapat gedung rektorat kala assesor menilai komponen kampus. Tidak terkecuali ketika para alumni yang diundang merasa  cukup enjoy menjawab beberapa pertanyaan para assesor dari Malaysia hingga Thaland ini.

Suasana cair ketika dilakukan assesment seperti terlihat di ruang rapat rektorat lantai satu ketika para alumni mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menemui dua assesor untuk mengklarifikasi lulusan prodi  tersebut. Mulai dari pertanyaan kini mereka bekerja dimana hingga pertanyaan program unggulan pun dijawab oleh para alumni dengan mantab. “Alhamdulillah cukup lancar tadi di dalam, kami menjawab apa yang kami alami saat dulu masih berkuliah di sini,” ujar Agel Gara alumnus yang kini mengajar di SMA Surya Buana Malang.

Agel mengaku cukup bersyukur bisa diundang pihak fakultas dan universitas untuk mewakili alumni dalam akreditasi prodi tingkat ASEAN ini. terlebih dengan diundangnya agel dan para alumni lain ini menjadi momen langka. Karena bisa mempertemukan para alumni berbeda angkatan. Mulai dari alumni tahun 2004 hingga 2018. “Momen akreditasi ini juga sebagai momentum kami dalam reoni dan kangen-kangenan bersama teman-teman dan para dosen kami,” terang alumnus lulusan 2014 ini.

Sutriono Hariadi alumnus tertua yang hadir kemarin juga mengaku cukup bangga bisa dipanggil untuk menjelaskan pengalamannya ketika berkuliah di UM tahun 2004 dulu. Terlebih dalam pertemuan dengan asesor menurutnya diskusi hangat terjadi antar alumni. Dia berharap setelah pertemuan dalam momen akreditasi itu hasil diskusi bisa membuahkan hasil yang terbaik untuk  PBSI Fakultas Sastra UM ini. “Saya cukup bangga pernah berkuliah di UM ini, saya akan selalu siap datang ke UM jika dibutuhkan,” ujar pria yang kini mengajar Bahasa Jawa di Probolinggo ini.

Dr. Martutik, M.Pd sekertaris jurusan PBSI menerangkan cukup berterimakasih terhadap beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan visitasi AUN-QA Programme Assessment. Terlebih Kamis siang kemarin pihak asesor juga telah memberikan paparannya terhadap prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menyatakan bahwa secara umum prodi tersebut positif atau baik. “Namun untuk hasil berupa skor menunggu dua bulan lagi. Kami mohon doanya,” tegasnya.

Untuk diketahui tim assesor dari AUN-QA Program pada Selasa hingga Kamis lalu tidak hanya melakukan assesment ke prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra  Indonesia saja. Namun tiga prodi lain di Universitas Negeri Malang juga ikut dilakukan penilaian untuk diakui di tingkat ASEAN. ketiga prodi itu diantaranya dari Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Sastra, Prodi Biologi, dan Fisika Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (MIPA). Dengan dilakukan visitasi tim asesor tersebut semoga keempat prodi tersebut bisa mendapatkan skor yang maksimal untuk kebaikan UM bersama.

Pewarta: Moh. Fikri Zulfikar

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

 

 

 

Post Author: Admin Berkarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *