Seminar dan Lokakarya Nasional PPG dan Kongres APSI II

  • Agenda
    • Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tanggal 5 November 2009
    • Kongres APSI pada tanggal 6 November 2009
  • Tempat
    • Hotel Pelangi Malang
  • Penyelenggara
    • Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM)
    • Asosiasi Pendidik Seni (APSI)
    • Direktorat Jendral Ketenagaan Dikti
  • Ketua APSI: Dr. Cut Kamaril Wardhani, M.Pd (Universitas Negeri Jakarta)
  • Peserta
    • Universitas Negeri Malang
    • Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
    • Universitas Negeri Surabaya
    • Universitas Negeri Semarang
    • Universitas Negeri Jakarta
    • Universitas Trisakti Jakarta
    • Institut Teknologi Bandung
    • Universitas Negeri Padang

Sumber: http://um.ac.id/news/2009/11/260/

Malang, 8 November 2009

Johanis Rampisela

[selesai] PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU: SELAYANG PANDANG

Tulisan Saudara Lucky berjudul PPG, Program Baru UM yang diposting di um.ac.id tanggal 12 Oktober 2009 mendapat tiga tanggapan. Saudara Lucky dan tiga orang pemberi komentar tampaknya perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang PPG itu. Berikut saya tuliskan selayang pandang Program Pendidikan Profesi Guru. Semoga bermanfaat.

PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK, PROFESI, DAN VOKASI

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, program pendidikan di pendidikan tinggi mencakup (1) pendidikan akademik (sarjana, magister, dan doktor), (2) pendidikan profesi/spesialis, dan (3) pendidikan vokasi (diploma). Pendidikan tinggi penyelenggara pendidikan tersebut dapat memberikan gelar akademik (sarjana, magister, dan doktor), gelar profesi/spesialis, dan gelar vokasi.

Berdasarkan rujukan tersebut, berikut gambaran ringkas tentang ketiga jenis progam pendidikan tersebut.

1. Pendidikan Akademik

Pendidikan akademik adalah sistem pendidikan  tinggi yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni tertentu, yang mencakup program pendidikan sarjana, magister, dan doktor.  Lulusannya mendapatkan gelar akademik sarjana, magister, dan doktor.

Sebagai contoh, lulusan pendidikan akademik sarjana ekonomi bergelar S.E., sarjana kedokteran mendapat gelar S.Med., sarjana teknik mendapat gelar S.T., dan sarjana pendidikan bergelar S.Pd.; demikian juga gelar magisternya sesuai dengan bidang atau rumpun ilmu; sedangkan gelar pendidikan doktor sama, yakni Dr.

Lazimnya, pendidikan sarjana diarahkan untuk penerapan  ilmu, pendidikan magister diarahkan untuk pengembangan ilmu, dan pendidikan doktor diarahkan untuk penemuan ilmu.

2. Pendidikan Profesi

Pendidikan profesi adalah sistem pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang menyiapkan peserta didik untuk menguasai keahlian khusus. Lulusan pendidikan profesi mendapatkan gelar profesi.

Sebagai contoh, setelah bergelar S.E, seseorang menempuh pendidikan profesi Akuntan, maka dia bergelar S.E. Ak;  setelah bergelar S.Med., seseorang menempuh pendidikan profesi dokter, maka dia mendapat gelar dr. (dokter) dan seorang yang telah begelar profesi dokter (umum) melanjutkan ke program pendidikan  spesialis (PPDS), dia mendapat gelar spesialis tententu, misalnya, dr. Sp.M (spesialis Mata), dr. Sp.A (spesialis Anak), dr. SpKJ (spesialis Kesehatan Jiwa), dsb.

3. Pendidikan Vokasi

Pendidikan vokasi adalah sistem pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu, yang mencakup program pendidikan diploma I, diploma II, diploma III, dan diploma IV. Lulusan pendidikan vokasi mendapatkan gelar vokasi, misalnya A.Ma (Ahli Madya), A.Md (Ahli Madya).

PENDIDIKAN PROFESI GURU

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, disebutkan bahwa  guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik. Kualifikasi akademik diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana, atau program diploma empat. Kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru dan dosen sebagai tenaga profesional. Sertifikasi pendidik diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Pemerintah.

Pendidikan Profesi Guru ditempuh melalui Sertifikasi Guru dalam Jabatan (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor18 Tahun 2007); dan Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009).

1. Sertifikasi Guru dalam Jabatan

Sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dalam jabatan. Sertifikasi tersebut  dapat diikuti oleh guru yang telah memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV). Sertifikasi tersebut diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional.

Untuk memperoleh sertifkat pendidik, sertifikasi bagi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui uji kompetensi. Uji kompetensi dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio, yakni penilaian sekumpulan dokumen yang mendeskripsikan: (a) kualifikasi akademik, (b) pendidikan dan pelatihan; (c) pengalaman mengajar; (d) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran; (e) penilaian dari atasan dan pengawas; (f) prestasi akademik; (g) karya pengembangan profesi; (h) keikutsertaan dalam forum ilmiah; (i) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial; dan (j) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

Guru yang lulus penilaian portofolio mendapatkan sertifikan pendidik, sedangkan yang tidak lulus penilaian portofolio dapat (a) melakukan kegiatan yang dapat melengkapi portofolio agar mencapai nilai lulus, atau (b) mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG) yang diakhiri dengan ujian.

Ujian PLPG mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru dalam jabatan yang lulus PLPG mendapat sertifikat pendidik.

Menteri Pendidikan Nasional menetapkan jumlah dan kuota peserta sertifikasi bagi guru dalam jabatan setiap tahun.

2. Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan

Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan yang selanjutnya disebut dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Program PPG diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional.

Seleksi penerimaan peserta didik program PPG dilakukan oleh program studi/jurusan di bawah koordinasi LPTK penyelenggara. Hasil seleksi dilaporkan oleh LPTK penyelenggara kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. Kuota jumlah penerimaan peserta didik secara nasional ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional.

Lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang tidak sesuai dengan program PPG yang akan diikuti, harus mengikuti program matrikulasi.

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU YANG DISELENGGARAKAN UM

1. Sertifikasi Guru dalam Jabatan

Sejak tahun 2007 s.d. tahun 2009 ini, UM telah menyelenggarakan sertifikasi guru dalam jabatan. Secara operasional, sertifikasi guru itu diitangani oleh Panitia Sertifikasi Guru Rayon 15 UM yang berkantor di Gedung Sasana Budaya UM. Kegiatan yang diselenggarakan adalah penilaian portofolio para guru dan PLPG bagi guru yang belum lulus penilaian portofolio.

2. Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan

Pada tahun 2009 ini, UM beserta LPTK lain di Indonesia sedang menyusun proposal penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (Program PPG). Sejumlah program studi yang mengajukan proposal telah divisitasi dan proposalnya telah direview pada bulan September 2009. Sampai dengan tulisan ini dibuat (20 Oktober 2009), hasil review itu belum diumumkan.

APA YANG PERLU DILAKUKAN MAHASISWA UM YANG INGIN IKUT PPG?

Program PPG diperuntukkan bagi LULUSAN sarjana kependidikan dan nonkependidikan yang memiliki bakat, minat, dan potensi untuk menjadi guru. Penyelenggara Program PPG adalah Lembaga Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memenuhi syarat. Jumlah dan kuota ditentukan oleh Menteri Pendidikan Nasional.

Atas dasar itu, para mahasiswa yang saat ini belum lulus, tentu belum bisa ikut Program PPG ini. Artinya, bila ingin ikut Program PPG, harus lulus dulu. Lulusan S1 kependidikan yang linear dengan program PPG yang akan diikuti, langsung mengikuti “kurikulum” yang ditentukan sebesar 36—40 sks; sedangkan lulusan S1 kependidikan yang tidak “linear” atau S1/DIV nonkependidikan harus mengikuti matrikulasi lebih dahulu.

Malang, 18 Oktober 2009

Dawud

Aturan Rubrik

Sampaikan pendapat/ide/saran/layanan/kegiatan tentang UM yang sesuai dengan Aturan Rubrik

Komentar Terbaru

  • BAKAL CALON REKTOR (10)
    • Fitria Anike WIdyawati: Calon Rektor UM ke depannya harus bisa menerapkan kepemimpinan visioner dengan kriteria yaitu: 1. Berwawasan ke masa depan Pemimpin yang mempunyai pandangan yang jelas...
    • FITRIANI HAVIVAH: Nilai keunggulan suatu lembaga pendidikan tinggi sangat bergantung pada kepemimpinan visioner yang harus ada pada jiwa seorang Rektor. Hal tersebut jika dikaitkan dengan visi UM...
    • Cerita Lucu: Saya sependapat seperti mas andrew “Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan...
    • Andrey: Siapapun itu semoga yang terbaik. Yang terpilih memang layak untuk memimpin bukan karena sebuah intrik politik. Rektor yang mengerti kebutuhan kampus bukan karena nyari fulus. Rektor yang...
    • Achmad Supriyanto: Universitas Negeri Malang (UM) adalah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang seharusnya bercirikan antara lain religius, ilmiah, edukatif, dan selalu menggunakan pendekatan...
    • Noor Farochi: Betul pak @ekowahyus… utamanya pada poin 2. semakna dengan maksud tulisan saya
    • budiarto: semua yang disampaikan diatas, saya sangat setuju sekali. Rektor seperti apa yang harus jadi Rektor ? adalah Rektor yang tidak lagi menjadi bagian dari golongan-golongan tertentu,...
    • ekowahyus: Menurut saya…. 1. Memang betul, prinsip tidak memberikan jabatan kepada yang meminta adalah pedoman karena boleh jadi MEMINTA karena mengharapkan sesuatu. 2. Konteks PILREK dengan...
    • mujahidin akbar: Rektor mendatang harus berorientasi melayani, meninggalkan kepentingan-kepentingan golongan dalam merumuskan kebijakan yang dapat menguntungkan bersama. Dalam mengemban tugas...
    • andriyan: Menurut saya bakal calon Rektor harus memenuhi kriteria: 1.Beriman dan Beramal Shaleh 2.Niat yang Lurus 3.Tidak Meminta Jabatan 4.Berpegang pada Hukum Allah 5.Memutuskan Perkara Dengan...
  • Mengapa wanita mudah kesurupan? (5)
    • satrio: klo ada yg blg bhw “siapa pun yg mengaku melihat arwah itu dusta”, mk ia telah mendustakan nabi saw yg melihat arwah d siksa dlm kubur lalu memberi pelepah kurma d atas kubur...
  • KHUTBAH JUM’AT: PEWARTA (1)
    • suhartono: Alhamdulillah tidak meleset apa yang disampaikan Pak Dawud,memang zaman sekarangpun tetap marak jangankan yang masih terhitung muda usianya bahkan yang tuapun bila berjalan tak cukup...
  • Dwi Cahyono: Masa Lalu Sebagai Pengalaman Baru (10)
    • Yudi Widodo: Mas Dwi, karena keterbatasan ilmuwan untuk memahami artefak masa lalu, sehingga muncul katagori prasejarah tatkala sandi & simbol tidak dapat difahami sebagai tulisan untuk...
  • Kekacauan Dunia Terjemahan (7)
    • Arul: Kalo untuk universitas Negeri Malang diterjemahkan The state University of Malang, karena Malang adalah nama dari sebuah kota dimana universitas tersebut berada,biasanya diterjemahkan seperti...
  • BAHASA AREMA YANG HAMPIR PUNAH (25)
    • tri wahyu: Salut buat ebes Djoko. menurut saya sekarang ini memang sudah sedikit kera ngalam yang memakai boso walikan. Memang perlu untuk segera dilestarikan, atau kalo perlu dibuatkan kamus boso...
  • Variabel pada Fotografi (1)
    • Lintas Fakta: informasi yang sangat berguna bagi kami yang photographer
  • LEMBUTKAN HATI DI USIA KRITIS (2)
    • kurniawan: ia benar kita harus permaaantap tiang agama,,,!
    • jasmine: usia kritis sebaiknya perbanyak ibadah , lebih baik kl dari usia muda, krn kita tak tahu umur kita :)
  • PERBEDAAN PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF (5)
    • Djarot: Puyeng ah… Gak ada bedanya tuh. Kadang-kadang dalam deskriptif juga memerlukan analisa data kualitatif. Ada yang lebih sederhana?
  • Hymne Universitas Negeri Malang (3)
    • Tiyayu Hanit: buat download mp3 mars dan hymne um dimana ya min? apa versi mp3nya belum ada ?
  • XANTHOSTEMON CHRYSANTHUS, POHON LINDUNG BERBUNGA (14) (1)
    • willy ginanjar: alangkah indahnya ciptaan tuhan ini ,, kita harus menjaganya jangan hanya bisa merusak
  • SEMOGA TIDAK ADA (LAGI) KEKERASAN DALAM PKPT (2)
    • Noor Farochi: Alhamdulillah…tks Pak, semoga berjalan dengan semestinya
    • dawud: PAK NOOR, INILAH BEBERAPA KETENTUAN PKPT UM 2013. DENGAN KETENTUAN INI, MESTINYA TIDAK ADA KEKERASAN DALAM PKPT UM 2013 INI. MARI KITA KAWAL BERSAMA-MASA • Seluruh kegiatan PKPT dilaksanakan...
  • UM JUARA UMUM MTQ MAHASISWA TINGKAT NASIONAL XIII TAHUN 2013 DI PADANG (5)
    • bona: Wooooow kalian keren banget! Selamat yaaa
    • Bona: Wow keren! Selamat buat semuanya!!
    • makanja: Selamat! Anda hebat! teruslah berprestasi, harumkan nama bangsa ini!!
    • Makanja: Selamat kepada para juara. Anda hebat! Teruslah berprestasi!!
    • Syamsi Riyadi: selamat buat UM, smoga bisa dipertahankan !!
  • Jurnal Terakreditasi (23)
    • dawud: Anda bisa hubungi Fakultas Sastra UM 0341567475
    • thresia: bagaimana cara berlangganan jurnal TEFLIN dan JIP bu?
  • CERMIN DIRI (4)
    • Noor Farochi: Hahahaha…. pak Kus, saya sudah mengusulkan untuk diberikan pasangan masing-masing shg nantinya bisa berkeluarga besar.
    • kusfian: Wah, Sebaiknya dua ayam jago yang dikurung di gedung A1 dan A2 di lepas saja pak noor, supaya jagonya juga memperoleh kebebasan dan berdoa yang baik.
    • suhartono: Memang ada yang berfikir seperti apa yang dikatakan Pak Noor, dan yang membuat orang salut adalah dia membuktikan ungkapan perasaannya dengan sering membeli burung murahan (setiap ada...
    • Noor Farochi: Wah… ini artinya mereka yang suka memlihara burung utk menikmati suara merdunya termasuk salah satu yang “membuat kerusakan di muka bumi”. Betapa tidak,…...
  • Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Guru non LPTK (1)
    • Ferry Firridla: Berarti lulusan sarjana hukum bisa jd guru PKn gitu… Atau lulusan prodi Geologi bs jd guru geografi gitu… Atau juga lulusan kedokteran, keperawatan, kebidanan bisa jadi...
  • APRIL ISTIMEWA (6)
    • Noor Farochi: Penerapan sehari tanpa kendarangan bermotor yang digasas Ormawa UM sebenarnya dilaksanakan pada hari bumi 22 April, tetapi karena beberapa hal yang tidak bisa dihindari maka ditunda...
    • Eyang Subur: Kami mewakili jajaran Rumah Tangga UM mengucapkan SELAMAT dan Salut buat adik adik dari Ormawa yang telah membuat gebrakan satu hari tanpa asap kendaraan bermotor, meskipun dalam...
    • siti awaliyah: Rasanya hari ini beda sekali, suasana dalam kampus terasa nyaman dan sejuk. Semua orang yang masuk ruang jurusan membicarakan hal tersebut walaupun agak menggerutu karena harus...
    • suhartono: Kondisi peringatan ini cukup bagus namun masih bersifat mikro karena pelaksanaannya intern di UM saja, tapi kenapa mahasiswa dalam penyikapan atau merefleksikannya terhadap hari bumi...
    • ekowahyus: Bagaimana jika seminggu sekali atau paling tidak sebulan sekali diadakan kegiatan Car Free Day di UM … pasti damai sekali rasanya …. ekowahyu.s FIS-UM
    • kusfian: Ya pak Dawud, andaikan hari ini bisa berjalan terus di UM, betapa sehatnya kampus UM dan akan dicatat sebagai kampus pertama yang bebas polusi. UM sudah memprogram jalur lingkar arus...
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (3) (1)
    • kusfian: Di jln merapi juga banyak pohon yang berbunga warna warni pak noor, di jln Ijen sebelah utara akper masih kecil bunganya bagus.
  • POHON LINDUNG BERBUNGA SUMBANGAN ALUMNI (2)
    • diding: Setahu saya, pemotongan pohon palem di mulai dari jalan Cakrawala (dahulu Gombong). Berlanjut di jalan kembar sebelah Selatan gedung Perpustakaan, dan yang terkini, di halaman gedung...
    • suhartono: Subhanallah, memang indah walau cuma melihat gambarnya, dan itupun masih salah satu dari ciptaan Yang Maha Indah, kalau yang mengakui fenomena langka itu adalah dari hati tentu kita akan...
  • Kurikulum 2013, Antara Fakta dan Opini (6)
    • haikalbiologi: Sedikit masukan untuk Sdr. Ferril, setelah anda menyajikan fakta dan opini macam di atas, lantas ini maunya apa? Tulisan ini arahnya ke mana? Kesimpulannya apa? Kalau ulasan anda...
    • Boniawan: Saya melihat kok tidak ada perubahan fundamental dalam hal filosofi-ideologinya, prinsip, dan konsep antara KTSP-2006 dengan Draft Kur 2013. Perbedaan signifikan justru pada...
    • zulfikar: anda tidak menerima penolakan karena anda belum memahami, misalkan tulisan anda Opini : Kurikulum 2013 dibuat terlalu tergesa-gesa, untuk proyek. (opini saya : mungkin, karena pelaksanaan...
    • teknolog pendidikan: ini sebagai contoh mereka gak mungkin tanpa mikir melakukan aksi seperti ini mesti di pikir karena gak semua kurikulum itu cocok di terapkan di indonesia …...
    • diding: Saya (jelas) bukan pakar bahasa. Juga, bukan pula orang yang berpendidikan, karena saya bukan tamatan kependidikan. Dengan dua keterbatasan tersebut, maaf kalau saya “hanya mampu”...
  • BEASISWA ANUGERAH SOBAT BUMI (1)
    • RISKA: maaf pak/ bu mau tanya, apakah benar proposal yang dimaksud adalah proposal riset skripsi, thesis dan disertasi saja?? berarti beasiswa anugerah sobat bumi ini hanya untuk mahasiswa semester...