Pokja IT mulai menata halaman depan dan memperbarui isi website UM. Rincian yang dikerjakan: Mengubah link PELELANGAN menjadi LOWONGAN KERJA. Menata urutan menu Fakultas dan Pascasarjana. Mengubah menu Jurusan dan Vokasi menjadi Jurusan, Vokasi, dan Sertifikasi. Memindahkan link Panitia Sertifikasi Guru Rayon 15 ke menu Jurusan, Vokasi, dan Sertifikasi. Menambahkan GARIS di bagian atas pengumuman […]
Author: humas admin
Jika dia Cinta
Membayangkan pelukan matahari Jika dia cinta Aku pasti tidak dihanguskannya Membayangkan dansa rembulan Jika dia cinta Aku pasti bahagia menari bersamanya Jika cinta, Sungguh sungguh cinta Bahkan Tuhan, Akan mengecilkan potensi hebat di dalam dirinya Agar yang dicintainya Bisa merasakan kehadirannya Bukannya tenggelam Tertutupi Apalagi hangus karena pengaruh kehadirannya Itu sebabnya, suami tidak boleh berteriak […]
BEBERAPA LARANGAN DALAM BERTRANSAKSI ELEKTRONIK
Tulisan Pak Johanis Rampisela di Suara Kita berjudul Layanan Suara Kita: Tulisan dan Komentar Langsung Tampil mendapat tanggapan banyak pihak. Di antara tanggapan itu adalah tentang perlunya aturan yang jelas dalam menulis dan mengomentari di Berkarya dan Suara Kita. Menarik sekali interaksi komentar Mas Eko Wahyu Setiawan dengan Pak Yoyok Adisetio Laksono tentang hal tersebut. […]
Titik Balik Basukarna
Basukarna berhenti di sebuah sungai. Ia memutuskan untuk memandangi aliran sungai yang jernih. Dilihatnya kepakan burung-burung diiringi kicauannya menghiasi langit. Sekarang basukarna membasuh mukanya. Diselingi interupsi dari gemricik air, Basukarna berdoa menghadap penguasa jagad alam. Ia sedang mengingat penguasa jagad raya. Ia mulai mengadu pada penguasa alam semesta Wahai penguasa alam semesta, tidak adakah jalan […]
Prolog: Antara Bumi dan Langit
Mungkin sudah takdir menjadi seorang anak kusir kereta. Itulah yang dirasakan oleh Basukarna. Tidak ada harapan lagi untuk menuntut ilmu di padepokan milik para ilmuan dan pendekar panah di istana. Padepokan itu khusus untuk para pembesar istana. Hanya mereka, yang punya uang dan berkedudukan di Istana, yang berhak untuk menuntut ilmu di padepokan itu. “Maafkan […]
