Bersama Korpri Tingkatkan Profesionalisme ASN

NewMalangPos – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50, tepatnya tanggal 29 November 2021.Korpri adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMN dan BUMD, anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa.

Memasuki usianya ke-50 tahun, ibarat usia manusia yang dipandang sudah matang. Pada usianya yang menginjak setengah abad ini HUT Korpri masih dalam balutan masa Pandemi Covid-19, tentu saja dengan tetap mengedepankan kualitas layanan yang terbaik.

Maka tepat sekali jika pada ulang tahun emasnya tahun ini, Korpri memacu diri dalam rangka mengemban Visi PNS sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat memberikan pelayanan publik secara profesional.

Dapat kita evaluasi bahwa secara historis, selama era Orde Baru, Korpri dijadikan sebagai alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa waktu itu. Pusaran politik kekuasaan yang selalu “menjerat” anggota Korpri  yang tidak pernah lepas terutama dalam pemilihan umum daerah atau Pilkada.

Polarisasi pergantian pimpinan, baik Gubernur, Walikota, dan Bupati senantiasa ada  anggota Korpri  yang terjerat dalam pusaran politik. Hal ini membawa konsekuensi berbagai macam dari kehilangan jabatan, maupun pergeseran jabatan dan sebaliknya justru mendapat jabatan baru jika gerbong politiknya menang.

Pusaran politik yang membawa anggota Korpri kepada ranah politik praktis, jika disadari yakni ketika kedua belah pihak, baik anggota Korpri maupun pejabat politis yang  berkeinginan membawa ke dalam aksi dukung mendukung. Bila keduanya ingat dengan aturan sebagai PNS yang harus netral kendati  memiliki hak suara pada Pemilu, hendaknya pejabat yang menduduki jabatan politis tidak membawanya untuk dapat meminta dukungan.

Propaganda prospek “status quo” hadiah menduduki kursi jabatan dan kegalauan kehilangan jabatan telah membawa anggota Korpri dalam posisi ibarat “buah si mala kama”, dalam kondisi serba salah atau “maju kena mundur kena.” Namun kini, Korpri telah menjelma menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu.

ASN yang Profesional

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Korpri akan berubah menjadi organisasi profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga diharapkan lebih berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan profesi anggotanya dan menegakkan sistem merit.

Korpri harus berperan dan mampu memperjuangkan kepentingan anggotanya dalam kebijakan ASN, mendukung sistem merit dalam ASN, dan mempunyai posisi tawar (bargaining position) dengan pemerintah untuk mencegah politisasi birokrasi dan dalam rangka memperkuat profesionalisme profesi ASN khususnya PNS.

Dikeluarkannya UU No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai jawaban untuk menghadapi tantangan pelayanan publik. Oleh karenanya diperlukan ASN yang memiliki integritas tinggi. Artinya penyikapan ASN harus netral, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Tuntutan reformasi birokrasi saat ini jelas bahwa aparat birokrasi harus dapat bersikap dan berperilaku seperti yang diinginkan masyarakat, yaitu pemberian pelayanan publik yang mudah, murah, cepat, tepat waktu, serta tidak berbelit-belit (Dwiyanto, 2006:235).

Untuk membangun ASN yang kompeten, perlu adanya perubahan orientasi, cara berpikir, dan bertindak dari seluruh aparat birokrasi dalam menghadapi perubahan lingkungan internal dan eksternal yang dinamis. Penguatan manajemen sumber daya ASN menjadi tantangan bagi birokrasi modern yang berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu Presiden Joko Widodo pada saat HUT Korpri tahun yang lalu pernah mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat secara virtual sebagaimana ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu, 29 November 2020.        Presiden Jokowi mengapresiasi semangat pengabdian anggota Korpri di tengah pandemi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam melayani masyarakat. Korpri memperingati ulang tahunnya dalam suasana sulit pandemi Covid-19. Diharapkan, pandemi ini tidak menjadi penghambat, tetapi malah menjadi kesempatan untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi serta memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pada Kabinet Indonesia Maju ini, ASN dihadapkan kepada perubahan sosial yang besar karena perkembangan teknologi. Perkembangan informasi dan teknologi mempermudah ASN dan cara kerja birokrasi. Dengan teknologi itu, dapat memfasilitasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dengan mudah dan tuntutan pelayanan yang lebih baik juga meningkat.

Suatu keharusan tanpa syarat atau “conditio sine quanon” bahwa ASN wajib melayani masyarakat dengan kesungguhan, melalui peningkatan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan serta menjaga akuntabilitas. Oleh karena itu ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi pelayanan publik berbasis reformasi birokrasi.

Tuntutan publik yang semakin besar terhadap perbaikan pelayanan publik, memaksa Korpri sebagai ASN untuk segera berbenah diri. Pemerintah perlu selalu melakukan updating terhadap standard kompetensi ASN, karena perubahan lingkungan internal dan eksternal yang dinamis.

Tidak hanya menunggu aturan dari pusat saja sebagai sentralis (top down), setiap ASN juga harus menyiapkan diri dengan melakukan pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi dirinya (bottom up). Pengembangan diri bisa dilakukan secara formal, seperti mengikuti tugas belajar ataupun mengajukan izin belajar, mengikuti diklat teknis maupun fungsional, seminar, lokakarya, dan lain-lain.

Dengan demikian komitmen Korpri jangan pernah berhenti berinovasi, terus memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menciptakan terobosan layanan  publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Perlunya mengembangkan budaya kerja yang mampu mengarahkan untuk selalu berpikir out of the box atau di luar rutinitas guna mengatasi permasalahan organisasi yang dihadapi dan merespon dinamika lingkungan global.

Sudah seharusnya Korpri harus semakin beretika, mempunyai moral yang baik, berkarakter dan menegakkan integritas. Korpri sebagai figur publik harus menjadi teladan dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat.

Profesionalisme ASN sebagai manifestasi dari Korpri harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yaitu pelayanan yang cepat, tepat,  mudah, murah,  dan ramah. “Selamat Hari Korpri 29 November 2021 Semoga ASN Semakin Profesional.” (*)

Post Author: humas admin