Pimpinan UM atau Pemimpin UM?

Beberapa bulan lalu, saya membaca artikel Sujiwo Tejo di majalah mingguan Tempo tentang pimpinan atau pemimpin. Berikut ini intinya.

  • Bandingkan dengan asuhan dan pengasuh. Asuhan berarti orang yang diasuh, pengasuh berarti orang yang mengasuh.
  • Bandingkan dengan bimbingan dan pembimbing. Bimbingan berarti orang yang dibimbing, pembimbing berarti orang yang membimbing.

Jika dianalogikan dengan contoh di atas maka seharusnya kata yang digunakan adalah “pemimpin UM”, bukan “pimpinan UM”.

Sejak membaca tulisan tersebut, saya mulai membiasakan diri menggunakan pemimpin UM, pemimpin Pusat TIK, pemimpin fakultas. Bagaimana menyingkat rapat pemimpin? Kalau mengikuti pola lama berarti “rapem”, agak aneh kedengarannya, kalau mengambil huruf 1, 4,5 dari pemimpin maka jadinya tetap “rapim”. Bagaimana pendapat pembaca?

Malang, 1 Oktober 2009

Johanis Rampisela (Pencinta Bahasa Indonesia)

Post Author: humas admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *