KPRI Menyelenggarakan RAT

Hari ini KPRI UM yang sudah berbadan hukum sejak tahun 1982 menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan di Gedung Aula Utama UM dengan  acara inti: Laporan Pengurus KPRI Tahun Bakti 2009, Laporan Pengawas KPRI Tahun Bakti 2009, Pemilihan dan Pelantikan Pengurus periode 2010-2013, Pemilihan dan Pelantikan satu orang Pengawas KPRI.

Dalam kata pengantar laporan pengurus tercantum pendapatan SHU sebesar Rp 2.605.885.000,-, setelah dikurangi pajak dan cadangan gedung SHU yang akan dibagikan kepada semua anggota sejumlah Rp 1.083.765.723,-.  SHU itu diperoleh dari beberapa usaha al. : unit usaha simpan pinjam, unit usaha toko, unit usaha tanah dan perumahan, unit sewa kendaraan dan unit usaha lain-lain.

Sedang modal yang dimiliki sebesar Rp 39.582.902.999,- yang terdiri dari modal sendiri Rp 9.112.388.778 dan hutang lancar Rp 26,327 milyard

Anggota KPRI pada akhir tahun 2009 sejumlah  1984 orang terdiri 1630 PNS, dan 354 anggota luar biasa (pensiunan, tenaga hononer dan karyawan KPRI)

Post Author: Humas PTIK UM

3 thoughts on “KPRI Menyelenggarakan RAT

    Agus (Alumni)

    (3 Maret 2010 - 13:36)

    Apakah benar bahwa terjadi pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dalam pemilihan Ketua KPRI UM?

    Informasi yang beredar adalah AD/ART membatasi ketua untuk dua kali periode. Ketua lama sudah menjabat dua kali periode dan sekarang terpilih untuk ketigakalinya? Apakah benar demikian?

    nur yasin

    (2 Maret 2010 - 15:50)

    Pak. Ton tolong daftar SHU dimasukkan ke website, supaya bisa diupload seluruh anggota, gunakan fasilitas ini untuk menyampaikan informasi-informasi terbaru yang dimiliki KPRI, termasuk tarif mobil baru yaaaaaaa …! thanks

    nur yasin

    (2 Maret 2010 - 15:19)

    Kami sebagai anggota KPRI mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya kengurusan baru tahun anggaran 2010-2013, semoga amanah yang diberikan anggota dapat dijalankan dengan penuh kejujuran dan transparan. Dan bagi pengurus yang tidak menjadi lagi tolong dukung dan berikan pemikiran-pemikiran yang baik yang bersifat membangun, jangan menjadi antipati dengan kpri alias leeeegooowoooooo ….!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *