FORUM UM Ditata Kembali

16-01-2010 10:10 Johanis Rampisela 4 komentar

Forum UM di http://forum.um.ac.id ditata kembali. Luangkan waktu berkunjung ke Forum UM, beberapa forum yang disediakan:

  • Humor: Abunawas, Nasrudin Hoja, Kabayan, dll.
  • Tokoh: Bung Hatta, Gus Dur, Yusuf Kalla, dll.
  • Pandangan hidup (kisah inspiratif yang bisa membawa sudut pandang baru): Gede Prama, Mario Teguh, Andrie Wongso, dll.
  • Beasiswa dan program kreativitas.
  • Teknologi informasi dan komunikasi: Web, Disain Komunikasi Visual, Software & Programming, Hardware & Jaringan, Open Source, Handphone.
  • Teropong: Pendidikan, Sampah, Nasional, Internasional, dll
  • Link ke Website Lain:
    • Pengetahuan: National Geographic Indonesiam National Geographic Kids, Green Peace Indonesia, Mind Map Buzan.
    • Kehidupan: Kick Andy, Oprah Winfrey.
    • Keluarga: Femina, Gadis, Hai, Yahoo Kids.
    • Harian: Kompas, Tempo, Jawa Pos, Surya.
    • Televisi: Metro TV, tvOne, TVRI, Indosiar, RCTI, SCTV, ANTV.
    • Pengasah Otak: Tic Tac Toe, Menara Hanoi, Kapal Perang, Tiang, Sudoku, Tangram, Catur.

    forum-humor

    Beberapa perbaikan:

    • Dipilih beberapa moderator untuk mengurus forum.
    • Partisipasi dalam forum dimungkinkan dengan mendaftar dan tanpa mendaftar.
    • Semua posting tanpa moderasi.
    • Selalu terbuka kemungkinan untuk menambah forum baru.

    Malang, 16 Januari 2010

    Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Kategori:Layanan Tag

Layanan Validasi Pembayaran SPP Ditingkatkan

14-01-2010 08:55 Johanis Rampisela 10 komentar

Belajar dari layanan validasi pembayaran SPP semester lalu yang kurang memuaskan, Subag DRK mengusahakan peningkatan layanan sebagai berikut:

  • Membeli 2 buah barcode scanner untuk membaca NIM dari kartu mahasiswa. Hasilnya kecepatan melayani per mahasiswa menjadi jauh lebih cepat.
  • Mengevaluasi antrian yang terjadi pada hari Jumat 8 Januari 2010 dan mengatur antrian sebagai berikut:
    • Membuka dua loket dan setiap loket melayani 2 mahasiswa sekaligus.
    • Membuat ruang kosong antara mahasiswa yang sedang dilayani di loket dengan mahasiswa belum dilayani kira-kira 1 meter.
    • Mahasiswa yang belum dilayani diatur dalam 2 antrian.
    • Arah antrian diatur dengan menggunakan garis, tanda panah, dan tulisan (laminating) yang ditempelkan di lantai.
    • Membuka loket ke tiga (tanpa barcode scanner) jika antrian sangat panjang.
    • Menggunakan pengeras suara dan 3 satpam untuk mengatur agar antrian tertib, menjaga pintu masuk, dan menjaga pintu keluar.
  • Sejak hari Rabu 13 Januari 2010 ditambahkan kursi lipat sebanyak 80 buah agar mahasiswa bisa antri sambil duduk.
  • Mulai hari Jumat 15 Januari 2010 ditambahkan tenda di  samping gedung untuk menjaga agar mahasiswa tidak kepanasan/kehujanan.

loketsatpam

Hasil pengamatan hari Selasa, Rabu, dan Kamis menunjukkan bahwa:

  1. Semua hasil verifikasi langsung dimasukkan ke basis data sehingga tidak ada kendala sewaktu mahasiswa ke Subag RS. Semester lalu, banyak yang tidak dimasukkan sehingga mahasiswa ditolak di Subag Registrasi dan kembali ke Subag DRK dan semakin menambah antrian.
  2. Jumlah mahasiswa yang dilayani adalah sekitar 1.500 per hari dan antrian sudah berakhir sebelum pk 14.00. Semester lalu, loket terpaksa ditutup pk 15.30 walaupun masih ada antrian.
  3. Petugas bekerja dalam suasana yang sangat tenang dan cukup banyak mahasiswa yang melontarkan komentar “tumben kok cepat ya“.
    Semester yang akan datang, rencananya layanan ini ditiadakan, mahasiswa membayar di bank dan setelah itu melanjutkan dengan pengisian KRS. Jadi tidak perlu lagi ke Subag DRK dan Subag RS.
    Saat ini sedang dipersiapkan kesepakatan dengan pihak penyedia jasa. Untuk semua kemudahan itu direncanakan ada biaya administrasi Rp 2.500. Mudah-mudahan mahasiswa dan semua pihak bisa mengerti dan mendukung hal ini.

    Malang, 14 Januari 2010

    Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Kategori:Layanan Tag

Mengenal Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ)

06-01-2010 15:55 cak imam 2 komentar

Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) merupakan unit baru yang semula bernama Pelaksana Kegiatan Program Pendidikan Tinggi (PKPPT). Unit ini memiliki tugas untuk menyelenggarakan dan mengkoordinasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa di lingkungan Universitas Negeri Malang. Pembentukan ULPBJ berdasarkan Surat Keputusan Rektor UM no: 081/KEP/H32/HK/2008 tanggal 5 Januari tahun 2008. Pelaksanaan pengadaan barang/jasa di lingkungan Universitas Negeri Malang menggunakan dasar Keppres 80/2003 beserta perubahannya. Dengan landasan tersebut tujuan pengadaan yang lebih efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel akan tercapai. ULPBJ juga berperan untuk menjembatani kepentingan pengguna jasa dengan para penyedia jasa. Kepuasan para pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa menjadi salah satu perhatian bagi unit ini.
Dalam menjalankan tugasnya, unit ini selalu melibatkan para penerima manfaat/pengguna, mulai dari tahap pengusulan barang/jasa, pengadaan, serah terima, sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan. Barang yang berkualitas, sesuai dengan spesifikasi, prosedur yang benar, dan pembelanjaan yang efisien merupakan hal yang selalu ditekankan sehingga tidak merugikan negara. Sebagai unit sentral bagi pengadaan di Universitas Negeri Malang, ULPBJ dituntut untuk dapat melayani semua permintaan pengadaan baik yang bersumber dari dana rupiah murni, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), maupun dana hibah. Pengadaan dari dana hibah yang saat ini sedang berjalan antara lain dari program IMHERE, PHKI, PPG, PSG, dan masih banyak lagi program yang lain. Untuk pengadaan yang berupa jasa konstruksi maupun non konstruksi, ULPBJ disamping bertugas menyeleksi calon penyedia jasa (kontraktor pelaksana, konsultan perencana, konsultan pengawas) juga bertindak selaku technical assistance (tim teknis) mulai dari tahap pengusulan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan. Pembangunan gedung kuliah (FIP, FE, FS, dan FT), gedung Poliklinik, gedung Pusat Bisnis, dan masih banyak lagi pembangunan yang bersifat lanjutan, perbaikan, maupun pembangunan baru menjadi wewenang tim teknis yang berada dalam lingkup ULPBJ.
Kendala yang dihadapi dari unit ini adalah keterbatasan jumlah personil yang tidak seimbang dengan beban dan tanggung jawabnya. Saat ini jumlah personil ULPBJ sebanyak 13 (tiga belas) orang. Dari jumlah tersebut baru 7 (tujuh) orang yang memiliki sertifikat tenaga ahli pengadaan barang/jasa dari Bappenas. Secara keseluruhan, jumlah pegawai UM yang telah memiliki sertifikat baru berjumlah 25 (dua puluh lima) orang. Jumlah yang sangat sedikit apabila dibandingkan dengan jumlah pegawai UM maupun dengan banyaknya kontrak pengadaan yang harus diselesaikan. 2 (dua) orang telah mengikuti pelatihan pengadaan secara elektronik (e-procurement). Tuntutan akan kecepatan penyediaan barang dari para pengguna dan kecepatan dalam hal pencairan dana (termin) dari para penyedia jasa kadang terlambat akibat keterbatasan personil. Tugas dan prosedur pengadaan yang harus dijalani yang kurang dipahami para pengguna jasa menjadi kendala tersendiri yang dapat menghambat proses pengadaan. Dengan keluarnya SK Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) no. 002/PRT/KA/VII/2009 tentang Pedoman pembentukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Pemerintah, ULPBJ UM diharapkan segera melakukan penyesuaian.
Kedepan, ULPBJ dituntut untuk menyelenggarakan pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement). Sampai saat ini kesiapan untuk mendukung penyelengaraan e-procurement baik dukungan software (perangkat lunak) maupun hardware (perangkat keras) serta sumber daya manusia masih dalam tahap persiapan. Namun demikian mulai tahun anggaran 2008, ULPBJ sudah melaksanakan pengadaan secara e-announcement (pengumuman secara elektronik) dan aanwijzing (penjelasan pekerjaan) melalui web site Universitas Negeri Malang. Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan bagi pengembangan ULPBJ kedepan.

Kategori:Layanan Tag

Indikator Webometrics Perguruan Tinggi Indonesia (Des 2009)

02-01-2010 17:45 Johanis Rampisela 21 komentar

Indikator Webometrics 2009-12KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT INDIKATOR

Malang, 31 Desember 2009
Johanis Rampisela (http://lcwcu.um.ac.id)

Kategori:Evaluasi Tag

Jurnal Terakreditasi

21-12-2009 11:41 yuni 8 komentar

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional RI, Nomor 110/DIKTI/Kep/2009, tanggal 5 Desember 2009 tentang Hasil Akreditasi Berkala Ilmiah (Periode II Tahun 2009), 2 (dua) jurnal terbitan UM yang diusulkan dalam periode 2 (Oktober 2009) mendapatkan status terakreditasi yaitu:

1. Jurnal Sekolah Dasar yang diterbitkan oleh UPP 1 Program D II PGSD Jurusan KSDP Fakultas Ilmu Pendidikan.

 2. Jurnal Bahasa dan Seni yang diterbitkan Fakultas Sastra.

Selamat kepada Bpk. Muhana dkk dan Bpk. Suyono dkk   yang telah bekerja keras, serta Tim Pengembang Jurnal Berkala yang telah membantu  mempersiapkan berkas usulan akreditasi sehingga berhasil mempertahankan status akreditasi Jurnal Sekolah Dasar dan Jurnal Bahasa dan Seni untuk 3 tahun kedepan (masa berlaku Oktober 2009- Oktober 2012).

Dengan demikian jumlah jurnal yang terakreditasi di UM ada 5 buah yaitu: 1. JIP  diterbitkan oleh LPTK dan ISPI, dikelola Subag SI, BAAKPSI, 2. Jurnal TEFLIN diterbitkan Jurusan Sastra Inggris, 3. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPP) diterbitkan oleh LP3, 4. Jurnal Sekolah Dasar diterbitkan UPP 1 PGSD, FIP,  dan 5. Jurnal Bahasa dan Seni diterbitkan oleh Fakultas Sastra.

Semoga di tahun 2010 akan ada lagi jurnal yang diterbitkan UM memperoleh status terakreditasi dengan pedoman akreditasi yang baru dimana nilai yang dipersyaratkan adalah tidak boleh  kurang dari 85.

Kategori:Prestasi Tag

Tahun 2010: Bandwidth Internet UM 24 Mbps

19-12-2009 05:43 Johanis Rampisela 18 komentar

UM meningkatkan layanan Internet pada tahun 2010 dengan menyediakan

  • 16 Mbps untuk 1 Januari – 30 Juni 2010
  • 24 Mbps untuk 1 Juli – 31 Desember 2010.

Pelelangan bandwidth Internet diadakan tanggal 11 Desember 2009 dan diputuskan pemenangnya pada tanggal 15 Desember 2009. Pemenangnya adalah PT. TELKOM INDONESIA, Tbk. Total biaya Rp 823,9 juta selama 1 tahun. Sumber biaya adalah DIPA Universitas Negeri Malang Tahun Anggaran 2010.

Surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) nomor 2920/D/T/2007 tertanggal 28 September 2007 menyatakan bahwa standar minimum layanan Internet adalah 1 Kbps/mahasiswa. Dengan jumlah mahasiswa 22.112 mahasiswa, UM minimum menyediakan 22.112 x 1 kbps = 21,6 Mbps. Dengan demikian, mulai 1 Juli 2010 standar minimum ini sudah terpenuhi karena UM menyediakan 24 Mbps. Perkembangan bandwidth Internet UM sebagai berikut:

  • 2006 – September 2007: 640 kbps
  • Oktober 2007 – November 2008: 1 Mbps
  • November 2008 – April 2009: 3 Mbps
  • Mei 2009 – Juni 2009: 8 Mbps
  • Juli 2009 – Desember 2009: 10 Mbps
  • Januari 2010 – Juni 2010: 16 Mbps
  • Juli 2010 – Desember 2010: 24 Mbps.

Sekedar catatan, data yang bisa diperoleh dari Internet adalah UI 185 Mbps (8 Agu 2008), UGM 28 Mbps (8 Nov 2009), Brawijaya 28 Mbps (31 Okt 2009). Mudah-mudahan pada tahun 2011, UM bisa meningkatkan bandwidth menjadi 36 – 48 Mbps.

Selamat menikmati dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas UM.

Sumber: http://www.um.ac.id/procurement/2009/12/87/

Malang, 19 Desember 2009

Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

Kategori:Layanan Tag

Perkembangan Poliklinik UM

19-12-2009 04:49 Indri Trisusiyanti 11 komentar

100_9577Poliklinik merupakan fasilitas yang tersedia di Universitas Negeri Malang dalam Bidang Kesehatan. Poliklinik mempunyai fasilitas pelayanan yang diperlukan bagi sesama, baik warga UM maupun luar UM. Berikut ini adalah gambaran tentang Poliklinik UM yang saat ini.

  • Ruangan

Poliklinik mempunyai 4 kamar untuk pasien, yang masing-masing terdapat 2 tempat tidur, 1 kamar untuk periksa gigi, 1 kamar lagi untuk perawat, dan apotek.

100_9559

Foto: Kamar Pasien, saat masih menggunakan bed biasa.

100_9560

Foto: Apotek

Obat-obatan yang bagus dan terjamin. Ada beberapa obat yang gratis karena ada subsidi dari pusat.

  • Tenaga Medis

Tenaga medis yang bertugas di poliklinik adalah 3 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 2 perawat. Dokter umum dan dokter gigi datang setiap hari di poliklinik, khususnya setiap pagi mulai pukul 7.30. Perawat selalu stand-by di poliklinik pukul 7.00 pagi sampai pukul 14.30 sore. Bagi yang datang ke poliklinik untuk periksa kesehatan, Dokter atau perawat memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan memadai.

  • Pasien

Pasien yang datang ke poliklinik adalah pasien yang sakit ringan, misalnya: disminori, flu, pusing, dll. Bu Elok, perawat yang sudah 20 tahun ini di poliklinik, mengatakan bahwa apabila ada pasien yang sakit demam atau sakit yang berat dan harus rawat inap di rumah sakit, tenaga medis poliklinik (perawat) memberikan pertolongan pertama kemudian langsung diantarkan ke rumah sakit, sesuai keinginan pasien mau dirawat di mana.

Pasien yang datang mayoritas dari karyawan UM, dosen UM, dan warga luar UM, sedangkan dari mahasiswa UM yang datang sangat minim. Hal ini karena kurangnya pengetahuan akan fasilitas poliklinik UM.

Data pasien yang datang pada tanggal 3 Desember 2009:

- Periksa ke dokter umum, karyawan UM 6 orang, mahasiswa UM 1 orang, dan warga luar UM 4 orang, dan

- Periksa gigi, karyawan UM/Dosen UM ditambah dengan warga luar UM sebanyak 14 orang.

Mahasiswa yang sering datang ke poliklinik : mahasiswa MIPA dan mahasiswa PJK.

  • Peralatan

Peralatan-peralatan yang ada di poliklinik adalah

1.Stetoskop dan Pengukur tensi,

100_9563

2. Hospital bed, yang baru dikirim pada awal bulan Desember 2009. Terdapat 8 bed, yang akan ditata masing-masing kamar 2 bed.

100_9571

3. Pengukur berat badan,

100_9561

4. Alat check-up, (masih belum ada di poliklinik, dan berada di Jurusan Biologi FMIPA)

Ada 2 alat yaitu Urine-analizer dan Hemo-analizer.

Urine-analizer:

100_9580

Foto: Urine-analizer

Alat ini digunakan untuk menganalisa kandungan pada urine.

Berikut cara menganalisa urine menggunakan Urine Analizer:

a. Sebelum menggunakan alat ini, harus dikalibrasi terlebih dahulu dengan stick pengkalibrasi.

100_9591

b. Untuk menganalisa urine, juga diperlukan ‘Aution stick’

100_9590

c. Stick tersebut dicelupkan ke dalam botol yang sudah terisi urine, kemudian stick akan memiliki bermacam warna, yang merupakan indikator kandungan urine.

100_9588

d. Setelah dicelupkan, stick diletakan di atas urine-analizer.

100_9589

e. Hasilnya berupa kertas termal yang tertulis kandungan-kandungan beserta jumlah kandungannya. Hasil tersebut dibandingkan dengan data normal, sehingga dapat menghitung berapa kelebihan atau kekurangan suatu kandungan yang ada pada urine.

100_9598

Hemo-analizer:

100_9581

Alat ini digunakan untuk menganalisa hemoglobin darah.

Berikut cara menganalisa hemoglobin darah:

a. Darah diambil dari tubuh kurang dari 3 ml, dimasukan ke dalam botol kecil yang ada tutup oranye. Pipet khusus warna biru diletakkan di lubang sebelah kanan botol yang kedua. Perhatian: botol dan pipet hanya digunakan 1 kali.

100_9594

b. Untuk menganalisa darah, alat ini juga memerlukan stick indikator. Stick ada bermacam-macam, tetapi saat ini yang ada masih stick untuk bilirubin dan albumin.

stick

c. Stick diletakkan.

100_9595

d. Kemudian alat menutup, darah di dalam botol diproses. Tutup oranye pada botol akan terbuka, pipet biru mengambil darah dari botol, pipet meneteskan darah tersebut di atas stick. Stick akan berubah warna sesuai dengan kandungan darah.

e. Hasilnya berupa kertas termal yang tertulis jumlah kandungan di dalam darah tersebut.

  • Biaya

Biaya yang dikeluarkan dari kantong untuk periksa kesehatan di poliklinik UM cukup dengan menggunakan uang Rp 500 bagi warga UM, dan Rp 2.500 bagi warga luar UM.

Dengan adanya gambaran seperti di atas, Poliklinik sudah pasti sangat membantu kita, warga UM, untuk meningkatkan kinerja dengan selalu menjaga kesehatan. Optimalkan pemanfaatan Poliklinik!

Kategori:Layanan Tag

DUA MAHASISWA FS UM MENJADI DELEGASI INDONESIA UNTUK MENGIKUTI “WORLD UNIVERSITY DEBATING CHAMPIONSHIP (WUDC) DI ANTALYA-TURKEY”

17-12-2009 07:39 Kusmain 10 komentar

Aprilia Surya Kusuma Dewi dan Prima Wikaningtyas mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti “ World University Debating Championship (WUDC) di Antalya-Turkey pada tanggal 27 Desember 2009 sampai dengan 4 Januari 2010. Berdasarkan surat Direktur Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas nomor 4096/D2.3/2009 tanggal 30 November 2009, delegasi Indonesia berjumlah 13 orang yang terdiri dari 8 peserta ( dua mahasiswa UM, 2 mahasiswa UI, 2 mahasiswa ITB, dan 2 mahasiswa Unika Atmajaya) dan 5 orang pembimbing. Rombongan delegasi Indonesia akan berangkat menuju Antalya-Turkey pada tanggal 25 Desember 2009 s.d. 5 Januari 2010.
Mohon doa restu dari seluruh warga UM semoga delegasi Indonesia dapat meraih juara dan mengharumkan Indonesia di dunia internasional.

Mutasi Tenaga Fungsional Akademik ke FIS

16-12-2009 09:35 Suryonohttp://blog.um.ac.id 4 komentar

Setelah ditetapkannya Dekan FIS, Senat Fakultas, Pembantu Dekan dan Kasubag TU, maka kini gilirannya mutasi tenaga fungsional akademik jurusan PPKn FIP, jurusan Sejarah FS dan jurusan Geografi FMIPA ke FIS UM terhitung mulai tanggal 1 Desember 2009 berdasar Surat Keputusan Rektor UM Nomor 0744/KEP/H32/KP/2009.

Berdasar dari SK tersebut terdapat 22 dosen jurusan PPKn (1 Guru Besar, 13 Lektor Kepala, 6 Lektor dan 2 Asisten Ahli), 26 dosen jurusan Sejarah (1 Guru Besar, 13 Lektor Kepala, 8 Lektor, 3 Asisten Ahli, 1 Tenaga dosen) dan 32 dosen jurusan Geografi (4 Guru Besar, 16 Lektor Kepala, 9 Lektor, 2 Asisten Ahli, 1 Tenaga dosen).

Selamat bertugas di Fakultas baru.

Kategori:Pengembangan Tag

Program Studi Baru

15-12-2009 13:06 yuni 11 komentar

Berdasarkan surat Direktur Akademik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,  No. 4255/D2.2/2009, tanggal 11 Desember 2009, Perihal: Penyerahan SK Ijin Penyelenggaraan Prodi Baru pada Universitas Negeri Malang di Malang, UM diijinkan menyelenggarakan 2 (dua) prodi baru yaitu:

1. Pendidikan Luar Biasa jenjang program Sarjana (S1) di Fakultas Ilmu Pendidikan.

2. Perpustakaan jenjang program Diploma III (DIII) di Fakultas Sastra.

Dalam suratnya Direktur Akademik berpesan agar tetap mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal, menyelenggarakan proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan mentaati penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian sampai dengan saat ini UM memiliki 7 Fakultas, 1 PPS, 26 jurusan dengan  79 prodi ( 56 prodi kependidikan dan 23 prodi nonkependidikan). Terdiri dari jenjang D III: 10 prodi, S1: 45 prodi, S2: 15 prodi, dan S3: 9 prodi.

Saat ini untuk kelengkapan pembukaan  kedua prodi baru tersebut sedang diproses pembuatan dan pengiriman  Surat Pernyataan Pembukaan Program Studi/ Pendirian Perguruan Tinggi ke Direktorat Akademik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pada tahun akademik 2010/2011 sudah dapat menerima mahasiswa baru setelah rencana daya tampung ditetapkan.

Selamat atas turunnya SK Ijin Penyelenggaraan Prodi Pendidikan Luar Biasa dan Perpustakaan yang berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun terhitung sejak tahun akademik pertama setelah ditetapkan pada tanggal 7 Desember 2009.