REMBULAN TERSENYUM… Bagian Ke-14

REMBULAN TERSENYUM DI LANGIT MELONGOANE

(Bagian Ke-14)

Oleh: Djoko Rahardjo*

Waktu berlalu begitu cepat. Detik demi detik tlah dilaluinya dengan penuh ketegangan. Akankah Sersan Djoko menjemput ajalnya?
“Pak, di sini masih ada bangku yang kosong! Silahkan pindah kesini!” Teriak orang lain di sebelah kiri speed boat itu.
“Hah! Betulkah itu!“  Begitu suara yang meluncur dari mulut Sang Sersan.
Sungguh sangat luar biasa! Sulit untuk dipercayai. Di saat yang sangat kritis muncul suatu keajaiban.
“Alhamdulillah! Ya Allah…! Engkau telah menyelamatkan hambamu ini!”
Rupanya…, pada saat speed boat mogok tadi,  pengemudi telah meminta bantuan pada teman seprofesinya agar segera memberi pertolongan. Sungguh sangat bahagia hati Sang Sersan! Sulit untuk diceritakan dengan kata-kata.
Di dalam menapaki perjalanan hidup ini, dari peristiwa yang satu ke peristiwa yang lain, kadang terasa begitu cepat. Beberapa menit yang lalu…, sersan Djoko mengalami satu peristiwa yang sangat menegangkan! Hampir-hampir menghempaskan semua harapan hidupnya. Tetapi saat ini…, situasinya telah berubah 1800 (seratus delapan puluh derajat),  dari situasi yang sangat menegangkan ke situasi yang sangat santai. Indah…, syahdu… dan menyenangkan.
Ada lima orang penumpang dewasa dan satu anak lelaki kecil  yang berada di dalam speed boat itu. Sambil memandang indahnya Pulau Salibabu yang ada di sebelah selatan, Sang Sersan bersenandung, menyanyikan lagu dari Rod Stewart yang berjudul  “I am Sailing”.

I am sailing, I am sailing,
home again ‘cross the sea.
I am sailing, stormy waters,
to be near you, to be free.

I am flying, I am flying,
like a bird ‘cross the sky.
I am flying, passing high clouds,
to be with you, to be free.

Can you hear me, can you hear me
thro’ the dark night, far away,
I am dying, forever trying,
to be with you, who can say.

Can you hear me, can you hear me,
thro’ the dark night far away.
I am dying, forever trying,
to be with you, who can say.

We are sailing, we are sailing,
home again ‘cross the sea.
We are sailing stormy waters,
to be near you, to be free.

Oh Lord, to be near you, to be free.
Oh Lord, to be near you, to be free,
Oh Lord.

 “Hallo selamat pagi Pak Djoko! Sekarang posisi Bapak dimana?”

BERSAMBUNG …

Melongoane –Talaud – Sulut,  3 Oktober 2012

*) Djoko Rahardjo, Staf Subbag Sarana Akademik  BAKPIK  UM

 

Post Author: Djoko Rahardjo

2 thoughts on “REMBULAN TERSENYUM… Bagian Ke-14

    djoko rahardjo

    (3 November 2012 - 23:12)

    Terima kasih kepada Ibu Dahlia dan Ibu Siti Alawiyah yang telah mengapresiasi tulisan ini.

    dahlia

    (29 Oktober 2012 - 05:44)

    our lord always near and in our heart (lagunya pas pakjoko)

Komentar ditutup.