SMARTCOM (Smart Composter) Mesin Komposter Cepat Dengan Sistem Kendali Android

Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menginovasikan sebuah teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat. Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Fauzi Andi Finzaqi dari Pendidikan Teknik Elektro dan Ayik Bela Saputra, Imam Muhtarom, Risky Kristianto serta Ahmad Syafi’i dari Pendidikan Teknik Mesin berhasil menciptakan sebuah inovasi yang bernama Smartcom (Smart Composter). Smartcom merupakan mesin pembuat kompos cepat 1 x 24 jam otomatis bertenaga listrik yang ramah lingkungan. Mesin ini bekerja berdasarkan prinsip pembuatan kompos secara aerob yakni pembuatan kompos yang memanfaatkan oksigen dalam proses dekomposisinya. Sampah organik berupa sayuran dan bahan organik lain dimasukkan ke dalam hopper pencacah yang digerakkan oleh motor listrik. Hasil cacahan akan langsung masuk ke dalam tabung penampung dan jet spray menyemprot cairan molases yang berguna sebagai bahan makanan bakteri aerob ketika di tanah. Tabung penampung diselimuti plat pemanas yang dilengkapi dengan pengaduk spiral yang berfungsi mempercepat proses pengeringan. Untuk memastikan kompos telah siap diambil, mesin dilengkapi dengan lampu indikator yang diintegrasikan dengan timer dan sensor suhu serta dipasang pada bagian bak penampung kompos. Selain itu Smartcom juga menggunakan sistem Android yang memungkinkan pengguna mengontrol mesin Smartcom dengan ponsel pintar mereka.

Karya penelitian lima mahasiswa Fakultas Teknik UM tersebut telah beberapa kali termuat dalam media baik cetak maupun online, seperti Surya Malang, Malang Today, Mahasiswa Jatim, Anak Teknik Indonesia, dan Event Mahasiswa. Smartcom dapat dikomersialkan dan bermanfaat untuk membantu mitra seperti sasaran yang ditujukan oleh kelima mahasiswa tersebut, yaitu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pakisaji Malang. Harapannya Smartcom dapat berkembang menjadi sebuah mesin komposter yang lebih efisien sehingga mampu mengatasi defisit sampah dan meningkatkan produktivitas kompos di TPST Pakisaji Malang.

 

Penulis: Fierda Nursitasari Amaliya – Internship Humas UM

Post Author: Admin Berkarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *