Tim Pengabdian UM Ciptakan Branding Maskot UKM di Kampung Tempe Sanan Kota Malang

Tampilan grafis desain maskot yang telah dibuat dengan berbagai aktivitas
(belajar, berkebaya membawa bendera dan bermain)

Malang. Pandemi covid-19 yang saat ini terjadi dan belum diketahui kapan berakhirnya memaksa agar banyak tatanan kehidupan dilakukan berbasis digital, tidak terkecuali adalah bisnis yang dilakukan oleh UKM. Selain kegiatan pemasaran dan penjualan yang dilakukan secara online, penting pula untuk menciptakan sebuah branding maskot untuk kepentingan bisnis digital.

Maskot adalah suatu benda atau bentuk yang memiliki ciri khas tertentu dan memiliki representasi keceriaan dan kesukaan sebuah organisasi/perusahaan/event/dll. Kehadiran maskot untuk UKM mampu meningkatkan kesan menarik bagi konsumen sehingga menjadi jembatan pengenalan produk kepada konsumen.

Dr. Agung Winarno, M.M saat menjelaskan materi seputar maskot
untuk kepentingan pomosi digital

Adanya maskot juga memudahkan konsumen dalam mengingat suatu produk maupun pelaku bisnis. Kampung Tempe Sanan Kota Malang merupakan tujuan wisata belanja yang sudah tidak asing, namun di kondisi pandemi covid-19 dimana terdapat pengurangan aktivitas keluar rumah, terjadi pengurangan transaksi jual-beli secara langsung. Hal ini mengakibatkan pendapatan yang menurun cukup drastis.

Berdasarkan hal ini, Tim Pengabdian dari Jurusan Manajemen FE UM yang diketuai oleh Dr. Agung Winarno, MM dan beranggotakan Yuli Agustina, SE., MM  mengadakan kegiatan bertajuk, “Pelatihan Branding Maskot UKM Berbasis Elektronik untuk Penguatan Daya Tahan Bisnis Masa Pandemi Covid-19 di Kampung Tempe Sanan Kota Malang”.

Yuli Agustina, S.E., M.M saat memaparkan materi berkaitan dengan pentingnya maskot dan branding sebuah UMKM

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan pelaku UKM yang ada di sekitar Kampung Tempe Sanan Kota Malang dan berjumlah sekitar 60-an orang. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Mereka banyak melakukan diskusi dua arah bersama pemateri untuk membahas bagaimana cara mengangkat branding bisnis digital di situasi pandemi covid-19 melalui kehadiran maskot yang telah diciptakan oleh tim pengabdian.

Nantinya maskot yang telah diciptakan ini dapat digunakan sebagai karakter ketika melakukan promosi digital. Misalnya dengan membuat poster yang menarik dan kekinian, membuat meme hingga membuat video edukasi belanja online di Kampung Tempe Sanan Kota Malang selama situasi pandemi covid-19.

Antusiasme peserta ketika mengikuti sesi ice breaking selama kegiatan pengabdian

Acara yang diselenggarakan empat kali dan yang paling terakhir dilaksanakan pada 11 September 2020 ini berjalan dengan sukses. Adapun pendampingan lanjutan dilakukan sampai pada hari Sabtu, 19 September 2020. Setelah acara selesai, peserta sangat antusias dan segera ingin menggunakan maskot sebagai sarana promosi digital.

Pelaksanaan acara ini pun dilakukan dengan melakukan protokol kesehatan dalam situasi pandemi covid-19 yang cukup ketat. Adapun tempat acara diselenggarakan di Ruang Pertemuan Koperasi Bumi Usaha, Kampung Wisata Sanan, RW XV Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Redaktur: Filianti, S.Pd (Alumni S1 PADP Jurusan Manajemen FE-UM)

Post Author: Admin Berkarya